renkarnasi ratu monster

renkarnasi ratu monster
marahnya sang putri


__ADS_3

setelah cukup lama, maka masuklah saat yue beradu tanding dengan xiaomei ,


"semangat yue " ucap putri astin mendukung yue,


"putri, biarkan hari ini saya menguji kekuatan saya pada wanita sombong itu" yue sudah siap dan melemaskan tangannya.


"kau pelayan sebaiknya terima nasib burukmu hari ini, mencoba sederajat dengan kita, jangan mimpi!!! " , xiaomei mengerutkan dahi dan mulai berjalan dan melihat pergerakan yue yang mulai memperlihatkan jurusnya.


disaat waktu yang sama, yue yang melihat xiaomei mulai waspada membuat yue terlihat bersemangat, dengan pelan tapi pasti yue berputar dan mengeluarkan jurusnya kearah xiaomei tapi masih bisa dihadang olehnya.


sementara itu xiaomei langsung memanggil monster spiritnya yang berbentuk laba-laba dan mulai menyerang yue hingga yue terlihat sedikit kerepotan, karna xiaomei sudah terlihat senang , yue juga memanggil monster spiritnya dan membuat yang lainnya sedikit tercengang melihat raja burung yang langka itu berada ditangan seorang pelayan.

__ADS_1


"hah! jangan karna monstermu hebat kamu bisa mengalahkanku, jangan harap " xiaomei mulai mengeluarkan jaring laba-laba yang lengket tapi phoenix yue melawannya dengan api dan mereka hampir seri.


"ternyata kau hebat juga, nona sombong " balas yue mengeluarkan api biru dan mengelilingi xiaomei dengan api tersebut.


"dasat pelayan, terima ini!!! " xiaomei kembali menyerang tapi belum bisa keluar dari api biru milik yue dan disaat itulah yue menghampiri xiaomei lalu menangkap tangannya dan melemparkan xiaomei keluar arena hingga ia terjatuh dan kalah.


"baiklah cukup, pemenangnya yue"


rasa senang menyelimuti yue dan melihat sang putri yang tersenyum lebar,


melihat seseorang yang sangat berharga bagi putri jatuh tidak jauh dihadapannya membuat emosi sang ratu monster itu naik dan menyerang xiaomei dengan sekali serang hingga membuat xiaomei terluka parah dan merediannya rusak total hingga tidak dapat menggunakan spirit lagi.

__ADS_1


"kau wanita tidak tahu diri, sekali kali aku melihat wajahmu, sekalipun keluargamu tidak aku ampuni", putri astin yang tidak terima masih ingin melukai xiaomei tapi langsung dihadang oleh pangeran han walaupun putri astin masih memberonta tapi pangeran han semakin erat memeluk putri astin hingga ia menangis dipelukan pangeran han.


"sudahlah, yue baik-baik saja tidak perlu khawatir " ucap pangeran han menenangkan,


tidak lama setelah itu, xiaomei dibawa pergi untuk diobati begitu pula dengan yue.


"yue bangun... maaf aku tidak bisa melindungimu.. yuee" putri yang sudah sedikit tenang masih menggenggam erat tangan yue yang masih tidak sadarkan diri dan hanya bisa berdoa kepada dewa.


"tenang saja putri astin, luka yue tidak begitu parah, yang aku takutkan sekarang adalah ayah xiaomei yang mengetahui anaknya luka pasti tidak akan melepaskanmu" pangeran han yang ikut menemani, sangat khawatir dengan putri astin walaupun tidak bisa mengekspresikannya.


"jadi kenapa kamu bisa ada disini" tanya putri astin yang melihat pangeran han mendadak ada didepannya saat itu.

__ADS_1


"aaah itu, aku pernah bilang waktu itu bahwa aku akan menemuimu disini, jadi tadi aku menonton dari kejauhan dan aku segara datang saat melihat yue diserang"


ucap pangeran han dengan wajahnya yang merah karna mengingat kejadian tadi.


__ADS_2