
Kota ming adalah salah satu kota besar dikerajaan xuyin dan dipimpin oleh jendral yang sekaligus ayah putri astin serta menjadi kota yang mempunyai banyak petarung kuat terletak diwilayah barat laut dari kerajaan xuyin.
" putri kenapa kita kembali kekota sedangkan kita tidak mempunyai uang sedikitpun? " yue yang sedari seminggu lalu selalu kebingungan dengan tingkah aneh sang putri selalu bertanya dan bertanya.
" yueeeeeee, dengar yaaa sekarang kita tidak akan pernah mengemis meminta uang kepada ayahku yang terhormat itu, kita akan menghasilkan uang sendiri dan kamu lihat saja apa yang bisa aku lakukan, ok " dengan semangat putri astin membawa yue ke arena pertarungan, " putri, kita tidak seharusnya ada disini tuan putri ataupun saya tidak punya kekuatan untuk bertarung" dengan menuh cemas yue memohon kepada sang putri.
" tidak yueee, coba lihat dan tonton aku "
" tapi putri "
__ADS_1
"huuussstt, jangan bicara lagi " putri segera mendaftar untuk bertanding ,walaupun ingin bertanding tapi putri astin tidak mempunyai uang untuk mendaftar dan ada sesosok laki-laki meminjamkan uang kepada putri astin, tanpa pikir panjang putri menerima dan langsung naik ke arena pertandingan.
" heeey kalian, apakah tidak ada yang berani menantangku hingga menyuruh gadis cantik yang rapuh ini menantangku berkelahi hah " denga sombong seorang pemain yang menjadi pemenang duakali berturut meremehkan putri astin dan membuat penonton yang lain tertawa.
" kenapa tidak tuan, aku yang rapuh ini mungkin akan membuatmu tidak dapat nyombongkan diri lagi, jangan banyak bicara ayo kita mulai saja bagaimana? "
" ciiih dasar gadis tidak tahu diri " dengan cepat sipemain itu menggerakkan tangan secepat kilat mengelilingi tuan putri dengan jurus seribu tinjunya dan menggerakan badannya yang besar menuju putri.
"oh ternyata beda zaman maka akan beda cara bertarung, ok aku akan mengingat ini " denga santai tuan putri menghadang dan menagkap tangan pemain itu lalu melemparnya keluar arena,
"hebat "
__ADS_1
"ah dia kalah dengan seorang gadis"
tepuk seru penonton semakin memeriahkan pertandingan. tapi tidak lama setelah itu sipemain yang tidak rela dikalahkan oleh seorang gadis mulai marah hingga mengeluarkan monster spiritnya yang berusia 400 tahun dan mencoba menyerang tuan putri dari belakang tapi saat ingin menyerang monster spirit itu tiba-tiba gemetaran dan kembali tanpa sebab, sontak semua yang berada diarena heran sekaligus bingung.
" kalian tangkap pemain yang menyerang tadi" ucap salah seorang laki-laki disela penonton,
"sekaraaang semuanyaa kita sambut pemenang baru kita, nona astin " setalah di umumkan tuan putri sangat senang dan yue yang dari tadi cemas akhirnya bisa bernafas lega karna sang putri tidak terluka.
" yue akhirnya kita menang, dan sekarang kita bisa membeli baju yang bagus, kau tau bajuku ini tidak lebih baik dari seorang pelayan dan bajumu juga begitu sekarang mari kita belanja sepuasnya, besok kita kembali kesini lagi dan betanding lagi hahaha"
" baik putri, ap.. apa besok lagiii " yue kebali kaget dan pusing dengan kelakuan tuan putrinya.
__ADS_1
" benar sekali, oh yaa aku melupakan sesuatu aku harus mengembalika uang yang telah aku pinjam, tapi dia dimana? " putri astin bingung mencari laki-laki yang tadi meminjamkan uang kepadanya.
"hmmm besok, mungkin besok dia ada, sekarang ayo kita berbelanjaaa" dengan senang putri mengajak yue kearah pasar.