
putri astin yang mendengar itu langsung lari menuju kamar dan melihat tidak ada seorang penjagapun disitu, putri astin yang kaget dan jatuh berlutut menyesali kenapa ia meninggalkankan yue sendiri.
tidak lama kemudian pangeran han datang dan memberitahu bahwa yue baik-baik saja,
"kenapa kamu bisa tahu" tanya putri astin yang curiga terhadap pangeran han.
"aku dan shin tadi pergi untuk melihat keadaan dikota, saat itu aku melihat yue dibawa seseorang dan aku menyuruh shin untuk mengikutinya"
"kau bilang itu baik!!" putri astin segera pergi mengejar yue tapi pangeran han menghentikannya,
"kenapa, cepat minggir"
"tidak putri, kita akan pergi bersama"
pangeran han yang takut putri astin melakukan hal yang membahayakan ikut bersama putri astin.
__ADS_1
"nona astin, tunggu dulu aku akan ikut bersama kalian" yin mulai mengikuti mereka dari belakang,
sesampainya ditempat yue diculik, mereka melihat shin sedang berkelahi dengan seseorang, lalu shin terjatuh dan pangeran han langsung membantunya, hanya dengan satu tangan pangeran han melukai orang itu hingga terpental dan meninggal.
yue yang sudah sadar dengan kain dimulutnya menangis dan putri astin berlari menyelamatkan yue,
"mereka adalah anak buah menteri kerajaan " ucap pangeran han sambil membantu shin berdiri,
"oh sangat mengejutkan, sepertinya keajaiban memang ada untuk sepasang kekasih " yin mengucapkan kata-kata aneh yang membuat putri astin merasa ingin memukul kepalanya.
"putri, aku mulai sekarang akan mengabdi kepadamu, aku sudah berjanji dan aku akan menceritakan siapa aku sebenarnya" yin yang saat itu sangat tulus ingin mengabdi untuk putri astin membuat putri astin sedikit percaya.
"baiklah aku akan percaya untuk sekarang "
"putri, siapa dia? " tanya pangeran han yang menatap tajam yin,
"dia hanyalah seorang sampah tak berguna" jawab putri astin sambil menggenggam tangan yue dan berjalan,
__ADS_1
"pangeran han, aku ingin bertanya apakah kamu pernah mati sekali? " pertanyaan yin membuat semuanya berhenti,
"apa yang kamu maksud? " tanya shin
"tidak ada hanya saja semua orang yang dulunya hebat sekarang mulai mengeluarkan taringnya, walaupun sudah ratusan tahun ternyata keajaiban itu masih tetap ada" lontaran kata yang dikeluarkan yin membuat putri astin penasaran dan melihat kearah pangeran han.
"untuk apa orang asing mengatakan hal tidak berguna seperti itu dan kenapa juga aku harus menjawabnya " pangeran han berjalan lagi dan mengabaikan perkataan yin.
"kau jika masih berbicara, aku akan melemparmu" ucap putri astin menatap tajam yin.
"dan pangeran han, lebih baik jangan membuat aku penasaran denganmu apalagi kamu mengeluarkan jurus seperti tadi, aku merasa tidak nyaman karnanya" ucapan tajam putri astin kepada pangeran han membuat pangeran han tersenyum.
"apakah itu mengingatkanmu pada sesuatu " tanya pangeran han
"dunia ini sudah dipenuhi rahasia, rahasia kecilmu itu tidak membuatku merasa takut atau merasa tidak nyaman karna aku disini hanya untuk membantumu dan juga untuk menjalankan rencanaku, jadi kita disini hanya saling memanfaatkan " walaupun ucapan putri astin sangat kejam tapi putri merasakan sakit dihatinya jika seseorang yang dipikirannya benar-benar pangeran han.
setelah berbicara berapa lama mereka melanjutkan jalan menuju sekolah spirit dan didepan gerbang sudah ada beberapa orang menanti putri astin.
__ADS_1