
Langit yang mulai senja, dan kegelapan juga turut hadir membuat kamar putri astin serasa tidak ada lagi kehidupan, dengan cepat yue sang pelayan menyalakan semua lilin agar ruangan terang dan duduk sambil melihat sang putri yang sudah berisila selama 5 jam untuk meningkatkan spiritnya.
yue hanya berfikir kenapa sang putri berbeda dari biasanya yang dulunya setiap malam selalu menagis tapi sekarang dia seolah olah menjadi orang lain dan lebih tegar juga berkarisma lebih dari biasanya, dan tanpa sadar yue tertidur sampai pagi.
"yue bangun sudah pagi, ayo ikut denganku berkeliling kota " putri yang sudah bersiap kekota.
"iya tuan putri, tapi putri bukannya anda tidak pernah keluar dari kediaman jendral, bagaimana anda sekarang akan keluar ? " yue kaget karna baru pertama kali putri ingin keluar, tapi sebelum melanjutkan ucapannya putri pertama mei dan putri ketiga karen sudah berada di depan kamar putri astin untuk menghadang dan menyiksa putri astin.
"adik kedua kemana kamu akan pergi? " putri mei bertanya dengan suara seakan mengejek,
__ADS_1
" alah kakak pertama, palingan dia akan pergi menggali tanah dengan tangannya dan mengusap ke wajahnya " dengan wajah sinis putri karen menghina putri astin.
" kalian tidak boleh menghina tuan putriku! " saut yue sang pelayan, " kamu pelayan berani menantangku " putri mei hampir menampar yue tapi langsung dihadang oleh putri astin.
"kakak pertama, adik ketiga, hati-hati dengan perkataan kalian, oh ya dan ingat satu hal kalian hanyalah anak seorang selir jadi sudah sepatutnya kalian hormat kepadaku yang anak sah dari jendral " dengan wajah marah putri astin menatap tajam kedua saudaranya itu.
" woooooooow lihatlah yue, sudah lama aku tidak keluar dan ternyata dunia ini semakin ramai tidak seperti dulu " .
"lihatlah tuan putri, banyak makanan yang enak dan baju yang bagus, andaikan nyonya selir tidak jahat maka kita akan bisa bersenang senang dengan semua ini " mereka hanya bisa berkeliling melihat tanpa bisa merasakan.
__ADS_1
" benar sekali kita tidak punya uang, apa itu yue? " sambil menunjuk arena pertandingan dengan kekuatan monster spirit dan sesak karena banyak yang menonton
" apakah anda tidak tau tuan putri, didunia yang sekarang kekuatan adalah segalanya, yang kuat akan dihormati sedangkan yang lemah akan dibuang seperti sampah, mereka menggunakan monster spirit yang mereka peroleh dari buruan dan mereka akan melakukan kontrak dan semakin kuat monsternya maka semakin kuat orang tersebut. "
" jadi kalau boleh tau, apakah kamu tau tentang ratu monster " tuan putri yang masih penasaran terus bertanya,
" ya siapa yang tidak tau, dia sang ratu yang bisa memerintahkan monster hanya dengan ucapannya serta menjadi ratu yang bijaksana bagi rakyatnya dan yang terkuat, tapi siapa yang menyangka dia akan mati karena diserang oleh monster itu sendiri setelah kematiannya semua monster marah dan menyerang manusia, untung saat itu tunangan sang ratu sigap dan membuat monster pergi dari kerajaan"
"tidak ! semuanya bohong " putri astin langsung menyela pembicaraan yue
__ADS_1