
"haaaaah seharunya kalian balajar dulu sebelum kesini, tapi tidak apa-apa nanti kalian juga akan dikasih tau, kalau begitu ayo kita jalan" belum sempat melangkah pangeran keempat sudah lari bersembuyi lagi dibelakang putri astin karna melihat pangeran han yang datang.
"huuusssttt kakak cantik kalau ada yang datang mencariku bilang saja aku tidak ada" dengan cepat pangeran keempat menunduk dipunggung putri astin, tapi ia merasa pangeran han terus menuju kearahnya.
pangeran han yang melihatnya sengaja tidak menghiraukannya dan menyapa putri astin
"sepertinya pekerjaan dikediamanmu sudah sedikit berkurang " tanya pangeran han dengan senyum mengejek.
"hebat sekali sang pangeran bisa langsung mengetahuinya, seharusnya kabar itu baru sampai minggu depan atau jangan jangan kau menyuruh orang mengintaiku" balas putri astin.
"dan kau anak kecil apa yang kau lakukan disini" pangeran han yang sudah mulai kesal melihat kelakuan adiknya,
"oh anak ini tadi dikerjar monster spirit yang kerasukan jadi kami kebetulan lewat saja" terang putri astin,
"kakak han apa kau kenal dengan kakak cantik ini? " tanya pangeran keempat dan mulai mendekati pangeran han,
__ADS_1
"dia adalah calon kakak iparmu " jawab pangeran han,
"jadi dia adalah wanita yang sudah ditinggal kakak ega itu, aku kira dia jelek dan bau hahaha jadi ternyata kakak cantik ini yang sudah membuat kak ega menyesal" ucapan pangeran keempat sempat membuat putri astin merasa diejek.
"jadi karna kamu sudah disini, shin bawa pangeran fei ke putra mahkota dan bilang kita sudah menangkapnya" pangeran han menarik baju pangeran fei dan menyuruh shin membawanya.
"maaf adikku sedikit nakal, kalau begitu aku akan membawamu kepenginapan".
sesampainya dipenginapan putri astin langsung berbicara keintinya,
"pertama tama aku ingin kamu dan pelayanmu lolos seleksi dulu baru aku beritahu rencananya, setelah kalian sudah lolos maka aku akan langsung bisa bersama kalian menjalankan rencanaku" tegas pangeran han.
"tapi aku tidak mau melakukan sesuatu yang tidak ada untungnya denganku, apa kau mengerti " putri astin yang sedari tadi mengeluarkan banda dan memberikannya kepada pangeran han.
"pegang itu dan aku bisa mempercayaimu, kalau begitu sampai besok" ucap putri astin
__ADS_1
keesokan harinya putri astin dan yue pergi kependaftaran.
"aaauuwww kamu punya mata gak sih" ucap salah seorang wanita yang terlihat sombong,
"dasar miskin, beraninya kamu menabrak tuan putri kami" sela pelayan yang disamping wanita sombong itu.
"kalian yang buta, jalan sebesar ini tapi masih menyenggol tuan putriku" jawab yue dengan lantang,
"dasar pelayan rendahan, kamu belum tahu siapa aku, aku xiaomei anak menteri kerajaan ," xiaomei langsung menampar yue.
putri astin yang melihat hampir menampar xiaomei karena marah,
"tidak tuan putri sebaiknya kita tidak mencari masalah dulu disini, ayo kita pergi" yue memegang tangan sang putri dan membuat sang putri tenang.
"nona xiaomei, aku akan ingat wajahmu oh dan yaa rawat baik-baik tangan dan wajahmu Sepertinya mereka semua terlihat kasar tidak terawat , aku ingatkan lagi, rawat baik-baik tanganmu" dengan tatapan yang tajam putri astin meninggalkan mereka dan mendaftar untuk seleksi.
__ADS_1
"ingat yue nanti saat mengukur tingkat kekuatan jangan memakai seluruh kekuatanmu, kita akan membuat diri kita tidak menonjol, paling tidak nilai kita harus naik sedikit diatas standar"