renkarnasi ratu monster

renkarnasi ratu monster
rasa penasaran


__ADS_3

" peti mayat? untuk apa peti itu, atau mungkin dia sudah mempersiapkan peti matinya sendiri " pikir putri astin yang berjalan sambil menahan tawanya.


karna buru-buru putri astin lupa kearah mana ia berjalan sampai xuyin memegang bahunya dan tersenyum ,


" apa kau tersesat, dan apakah kamu tadi melihat apa yang ada diruangan itu "


" hahaha iya aku tersesat, ja... jadi.. aku tidak sengaja melihat master agung diruangan itu, tapi aku tidak melihat apapun " ucap putri astin mengelak,


" ohh begitu, kalau begitu akan aku antar kamu keruangan utama dan menyuruh penjaga mengantarmu pulang, maaf karna sepertinya ada hal yang harus aku lakukan " ucap xuyin mengantar putri astin.


" kalau begitu saya pamit dulu" ucap putri astin sambil memberi salam,


" hati-hati, Semoga berhasil dipertandingan " ucap xuyin melambaikan tangan,


" palayan!! coba cari tahu masa lalu putri astin " perintah xuyin kepada pelayannya,


sedangkan putri astin yang berada didalam kereta masih memikirkan semua yang ia lihat,

__ADS_1


" apa mungkin yang didalam peti mayat itu adalah selir yu, karna waktu itu pangeran han bilang bahwa awan hitam yang membawa selir yu adalah milik xuyin " semakin putri astin berfikir semakin penuh otaknya dengan rahasia dan rasa penasaran.


setibanya didepan sekolah, putri astin melihat gerak gerik kepala sekolah yang sangat aneh , kepala sekolah yang menunduk lalu mengendap dengan pelan dan membawa sesuatu ditangannya.


" kepala sekolah? " ucap putri astin


kyaaaaaaaaa


" oh ternyata kamu " ucap kepala sekolah dengan lega,


" ooh ini.. hahahaha... ini cuman barangku yang terjatuh dan aku memungutnya" ucap kepala sekolah dengan keringat dingin


" master chen mencarimu, cepat dia sangat marah karna kamu bolos " kepala sekolah yang membalik pembicaraan langsung pergi meninggalkan putri astin dengan tergesa.


" memang aneh, master chen tidak mungkin mencariku " putri astin hanya bisa menggelengkan kepala dan pergi ketempat master chen,


ditempat Biasa master chen beristirahat terlihat pangeran han, shin dan master chen sedang tertawa dan menikmati teh sambil berbincang tidak jelas, karna penasaran putri astin pergi untuk mendengarkan apa yang mereka bicarakan karena penasaran.

__ADS_1


" aku bukannya ingin menguping, tapi ini untuk masa depanku nanti " guman putri astin yang sedang menajamkan telinganya kearah mereka bertiga.


" hahahaha dulu shin waktu kecil selalu memeluk kakiku dan enggan melepaskannya lalu karena menagis ia kencing dicelanaku "


" pangeran , jangan ingatkan aku lagi, aku sangat malu "


" tapi yang lebih parah itu adalah pangeran han, saat dia mabuk dia pernah mengatakan bahwa ketika dia sudah menikah dengan putri astin dia akan memukul bokongnya karena pangeran selalu dimarahi putri, hahahaha " ucap master chen


" kau.. chibi diam saja, jangan sampai didengar putri astin, kalau tidak dia akan mebunuhku tanpa menarik nafas " ucap pangeran han.


"Hahahaha tidak apa-apa dia tidak ada disini, dia sedang berada disarang harimau, pasti sekarang putri astin sedang menahan amarahnya atau sudah memporak porandakan instana bunga " ucap master chen yang tertawa lepas sambil meminum tehnya.


" oooooooooh, jadi bagaimana kalau kalian saat ini aku musnahkan semuanya tanpa melihat haaaaah!! " ucap putri astin yang sudah berada dibelakang shin.


" aku ada rapat " ucap master chen


" semuanya jangan ada yang bergerak " ucap putri astin duduk diantara mereka

__ADS_1


__ADS_2