
hampir di setiap perjalanan mereka diserang oleh monster cacing besi dan masuk lagi kedalam tanah hingga putri astin dan bulfi kerepotan, monster cacing besi itu hanya dua ekor dan terlihat gampang dihabisi tapi membuat putri astin sangat kesal tidak bisa menangkap mereka.
"apa tidak ada cara yang lain agar bisa membunuh cacing tengik itu" ucap putri astin dengan kesal,
" hahaha ratu, aku tidak bisa menolongmu karena aku tidak ingin mengotori bajuku" ucap baihuang sambil menertawakan putri astin.
"aaaah, aku sudah tidak tahan, aku ingin memakan mereka tapi saat ini aku berada ditubuh yue" ucap bulfi menendang batu,
"baiklah, cacing keparat itu sangat senang mempermainkanku, hari ini aku tidak akan mengampunimu" ucap bulfi yang menunggu cacing-cacing itu keluar.
setelah satu cacing keluar bulfi segera menyemburkan api birunya tapi balik diserang oleh cacing itu,
"kenapa cacing ini sangat lincah" tanya putri astin
__ADS_1
"itu karena api yang ia terima telalu panas dan membuat dia sedikit liar " jawab baihuang
"jadi apa kamu tidak bisa membunuhnya untukku" pinta manis dari sang ratu
"kalau kau mau bersamaku seumur hidupmu, akan aku pertimbangkan "jawab baihuang tertawa kecil.
"kau tidak pernah berubah " ucap putri astin kembali melihat bulfi yang dengan semangat membara masih bertarung dengan cacing besi itu,
"hah, kau burung bodoh, hanya tau mengambil alih tubuhku, dan membuat tubuhku lelah karna cacing jelek ini" ucap yue dengan memegang pinggangnya seperti laki-laki.
"ternyata kepribadian bulfi juga akan berdampak pada yue, awas kau bulfi sekali lagi bersikap kasar aku akan membuatmu jadu burung bakar, Kembalikan sifat yueku yang lemah lembut " teriak putri astin dan membuat yue yang sudah kembali diganti lagi oleh bulfi.
"putri, kau tahu sendiri kalau monster spirit indah sepertiku dan sebagai raja burung harus selalu berwibawa " ucap bulfi yang herab juga kagum melihat hasil pertarungan yue dan membuat satu cacing tercincang.
__ADS_1
"baiklah satu cacing lagi" ucap bulfi kembali menunggu cacing itu keluar,
"kalau kau ingin bermain dengan cacing itu, aku tidak akan mengganggumu, aku akan terus berjalan bersama baihuang untuk mengambil bunga api" putri astin kembali berjalan dan mengikuti baihuang.
"putri tunggu aku" bulfi segera mengejar sang ratu dan tidak lagi menghiraukan lagi cacing yang satunya,
"didalam gua ini adalah tempat dimana bunga itu ada, tapi sebelum itu karna tubuh kalian hanya tubuh manusia, aku akan memberikan kalian perlindungan " ucap baihuang sambil mengeluarkan kekuatannya dan membuat pelindung tubuh pada putri astin dan yue.
"pelindung tubuh emas, ternyata kemampuan mu semakin meningkat " putri astin memuji baihuang hingga pipi baihuang sedikit memerah .
"kalian harus mengikuti dimana tempat aku meletakkan kakiku, kalau tidak kalian akan membuat api menyembur kearah kita" ucap baihuang sambil menunjukkan jalan yang merah panas dan hanya terdapat sedikit batu lompatan yang jika salah menginjak maka semburan api tidak akan terelakkan lagi.
sedangkan pangeran han yang berada dikota tua, sudah mendapat kabar dari master chen bahwa putri astin pergi ke lereng gunung.
__ADS_1