renkarnasi ratu monster

renkarnasi ratu monster
makan malam


__ADS_3

malam hari pesta di istana dipenuhi oleh keluarga kerajaan, bangsawan dan para tetua,


putri astin yang datang bersama pangeran han masih ragu untuk masuk, bagaimana tidak istana yang dulunya tempat semua manusia dan monster spirit berada serta masa-masa indah dan pahit yang ratu monster rasakan, sudah sekian ratus tahun kembali menginjakkan kakinya bukan sebagai ratu tetapi hanya tunangan dari seorang pangeran.


" pangeran, apakah kamu gugup " tanya putri astin memegang erat bajunya,


"kenapa harus gugup di istana kita sendiri" jawab pangeran han


" pangeran han dataang " ucap penjaga pintu istana,


semua orang yang melihat terperangah dengan ketampanan dan kecantikan dari pangeran han dan putri astin, mereka mulai memasuki ruangan dan menyapa para tamu serta memberi hormat kepada semua tetua.


" ehem, lama tidak berjumpa putri astin " ucap putra mahkota


"salam putra mahkota "


" kakak cantik, dimana yue " tanya pangeran fei

__ADS_1


" dia tidak datang karna masih latihan bersama master mu " ucap putri astin dengan sopan


"baiklah, karna raja dan permaisuri sudah datang maka tamu diharap duduk ditempatnya dan mendengar kata sambutan dari raja" ucap seorang dari atas tangga,


semua orang lalu duduk, putri astin dan para pangeran duduk disatu tempat.


" semuanya, terima kasih karna telah datang di jamuan makan malam ini, tapi malam ini kita kedatangan tamu istimewa yaitu pendiri kerajaan ini, master agung xuyin" ucap raja dan xuyin keluar lalu menuruni tangga dengan anggun lalu menatap lembut semua tamu,


putri astin yang melihat menggigit keras bibirnya menahan amarah hingga berdarah lalu pangeran han memegang tangannya dan menenangkan putri astin.


para tamu yang datang antusias melihat manusia pertama yang dapat hidup lama dan mempunyai kekuatan yang terkuat, lalu memandang ke putri astin dan membuat putri astin kaget.


"berdirilah dan beri hormat kepada master agung " ucap putra mahkota kepada putri astin dan pangeran han,


"salam mas..master angung " putri astin memaksakan dirinya tersenyum dan menundukan kepalanya agar xuyin tidak curiga kepadanya.


xuyin yang menatap pangeran han dan tersenyum lalu menemuinya,

__ADS_1


" kau sangat tampan pangeran walaupun dulu kamu berada ditengah kebakaran, tapi tidak ada bekas terbakar sedikitpun" ucap xuyin membelai wajah pangeran han.


" maaf master, lukaku berada di punggungku dan itu pastinya tidak bisa dilihat" ucap pangeran han menangkis tangan xuyin,


" apa yang kau lalukan! " ucap raja


" tidak apa-apa raja, aku yang tidak sopan memegang wajah pria yang sudah bertunangan, bukankah begitu putri? " tanya xuyin kepada putri astin


" aa? hahahaha.. iya begitulah " jawab putri astin masih dengan memaksa dirinya senyum,


tidak lama kemudian maka acaranyapun berlangsung, putri astin yang melihat sekitar ruangan melihat beberapa perbedaan di istana itu.


" mungkin zaman sudah berubah, sekarang istana ini sudah megah walaupun hawa hitam masih mengelilingi sebagian ruangan " pikir putri astin,


di kejauhan xuyin yang duduk meminum anggur merah menatap putri astin dan mengangkat gelasnya kepada putri astin,


" dasar jalang, Tunggu saja kekuatanku pulih dan si naga kecil itu terbebas maka aku akan mengeluarkan sifat aslimu dan membuatmu tersiksa sampai jiwamu pun tidak bisa berreinkarnasi " gumam putri astin tersenyum

__ADS_1


__ADS_2