renkarnasi ratu monster

renkarnasi ratu monster
hati sang putri


__ADS_3

karna pernyataan yang mengejutkan dari pangeran han dan putri astin, putra mahkota angkat bicara dan mengatakan kepada pangeran kedua bahwa ia harus memberitahu kaisar atas apa yang terjadi, pangeran ega yang baru melihat sendiri putri astin menjadi ragu bahwa wanita cantik didepannya sama sekali tidak terlihat gila seperti yang ia ketahui .


"karna masalah sudah selesai kami mohon pamit dan untuk putri astin, sepertinya kamu belum pernah sekolah spirit seperti putri mei dan putri karen dan aku akan mendaftarkanmu disekolah itu" putra mahkota menanyakan pendapat putri yue.


"maaf putra mahkota tapi aku tidak akan kemana-mana tanpa pelayanku jadi maaf aku tidak bisa menerimanya" putri astin membuat alasan karna tidak bisa meninggalkan yue sendiri,


"baiklah pelayanmu boleh ikut tapi kalau dia bisa lolos pendaftaran itupun termasuk kamu juga" putra makhota mulai berdiri dan pamit untuk pergi.


"terima kasih putra mahkota" ucap putri astin dengan senang sambil melihat para pangeran mulai meninggalkan ruangan,


" besok datang kearena pertandingan " pangeran kedua yang berbisik saat berpapasan dengan putri astin.

__ADS_1


karna semuanya sudah pergi maka tibalah saat jendral mulai marah kepada putri astin dan menamparnya,


"dasar anak tidak tahu diri seharusnya kamu ikut mati bersama ibumu yang gila itu" jendral yang lepas kendali dan mengatakan perkataan yang tidak seharusnya seorang ayah ucapkan hingga membuat putri astin terdiam meneteskan airmata, karna tidak tahu harus berbuat apa lalu jendral meninggalkan ruangan itu.


"dasar anak buangan" selir lin tersenyum menghina putri astin dan menggalkan ruangan bersama yang lainnya sedangkan yue yang masih terluka mencoba menenangkan sang putri dan membawanya kedalam kamar.


tidak lama berselang saat putri astin mulai sedikit tenang, selir yu masuk kedalam kamar putri astin,


"tidak putri, jangan marah dulu aku datang kesini bukan untuk memusuhimu, aku memang membencimu tapi aku juga benci dengan selir lin yang selalu mancari perhatian terhadap jendral" selir yu mencoba memperdaya putri astin dengan kata-katanya.


"jadi apa maumu" putri astin kembali bartanya,

__ADS_1


"apakah kamu tahu bahwa ibumu bukan terbunuh karna gila melainkan itu hanyalah rencana selir lin dan meracuni ibumu saat dikurung "


"jadi siapa yang mengurung ibuku" putri astin yang masih terbawa emosi mulai masuk perangkap selir yu


"yang mengurungnya tentulah ayahmu karna iya menganggap ibumu gila, dan aku hanya bisa diam karena diancam oleh selir lin jika aku membocorkannya".


"oh jadi kenapa kamu memberitahuku tentang ini, apa kamu menyuruhku balas dendam dan membunuh selir lin begitu maksudmu" putri astin mulai curiga dengan selir yu tapi ia mendiamkannya.


"aku tidak menyuruhmu balas dendam aku hanya memberitahumu apa yang sebenarnya terjadi, kalau begitu aku pergi dulu" setelah membelakangi putri astin, selir yu tampak tertawa kecil karena senang dengan rencananya.


"tuan putri apa kamu percaya dengan selir yu" yue menanyakan kepada putri astin karna yue juga merasa aneh dengan selir yu,

__ADS_1


"benar atau tidaknya itu bukan masalahnya dan ini akan menjadi senjataku untuk menghancurkan keluarga ini, dan yue dalam 1 bulan ini kamu ikut berlatih spirit denganku untuk persiapan pendaftaran sekolah " putri astin mulai bangkit dan mengobati yue yang terluka.


__ADS_2