renkarnasi ratu monster

renkarnasi ratu monster
jendral dan selir yu


__ADS_3

serangan yang mereka lakukan tidak cukup untuk mengalahkan seorang jendral, sudah lama bertarung, tinggallah bos kelompok itu dan jendral ,


"ternyata kau hebat juga masih bisa bertahan" ucap jendral dan mulai melakukan gerakan untuk melawan.


karna spirit mereka berdua mulai habis maka tidak bisa memanggil monster spirit, selang beberapa lama selir yu turun dengan kesal lalu pergi kearah lawan jendral dan mengeluarkan sebuah cambuk dari spirit dan mengarahkannya, membelit leher lawannya itu hingga putus.


"jangan buang banyak waktu" ucap selir yu dengan bola mata merah dengan pupil berwarna hitam,


"bagaimana mereka tahu kita akan datang" tanya jendral sambil merapikan kembali pakaiannya,


"kabar ini mungkin sudah beredar dikerajaan dan sampai kekuping menteri" selir yu dan jendral kembali melanjutkan perjalanannya.


sementara itu shin yang baru pulang dari tugas yang diberikan pangeran han kaget melihat perut sang pangeran dibalut,


"apa yang terjadi pangeran " tanya shin


"ini bukan apa-apa dan sudah tidak sakit lagi " ucap pangeran yang masih memandang putri astin.


"dan apa yang terjadi kepada yue dab juga pangeran ega " tanya shin yang semakin penasaran ,

__ADS_1


"sudahlah, bagaimana tugasmu"


"baik pangeran, dari semua orang yang anda curigai, yang sangat mendekati adalah raja, menteri, selir yu dan juga kepala sekolah" shin memberikan laporan hasil pengamatannya kepada pangeran han dan menjelaskannya semunya.


"apa yang kalian bicarakan " tanya putri astin


"itu adalah semua bawahan dari xuyin dan mereka semua mendapatkan kekuatan dari xuyin yaitu memanipulasi pikiran" jawab pangeran han.


besoknya pangeran fei dan putra mahkota datang menemui pangeran ega karna kabar mengenai kekalahannya,


"kakak,kakak, siapa yang melakukannya!" ucap pangeran fei marah.


"aku" yin mengangkat tangannya dan menatap tajam putra mahkota dan pangeran fei ,


"diamlah, Kakak ketigamu akan segera pulih " pangeran han menarik pangeran fei dan membuatnya duduk kesal,


"putri astin, bagaimana kabarmu dan bagaimana keadaan pelayanmu" tanya putra mahkota dengan sopan kepada putri astin,


"hamba baik tapi pelayan hamba masih kritis" jawab putri astin dengan sopan dan memberi hormat,

__ADS_1


pangeran han yang melihat terlihat manyun karena putri astin tidak pernah berbicara sesopan itu kepadanya,


"ada apa pangeran han " putri yang melihat tingkah laku pangeran han dan menatapnya hingga membuat pangeran han tidak berani lagi bertingkah.


tidak lama kemudian akhirnya pangeran ega sadar dan melihat sekelilingnya ada banyak orang,


"kakak" ucap pangeran ega dengan suara lemah ,


"kakaaaaaak" pangeran fei yang senang karena kakak ketiganya sudah sadar langsung melompat kearah pangeran ega dab membuat pangeran ega kembali pingsan.


"apaa yang kau lakukan " putra mahkota menarik telinga pangeran fei hingga pangeran fei merengek kesakitan.


"kau sangat nakal fei, padahal kamu sudah bukan anak kecil lagi" ucap pangeran han menggelengkan kepala,


"hah' memang anak keturunan raja memang tidak tahu etika" ucap yin dengan songong,


"kau diam saja, apa kau ingin masa hukumanmu aku tambah" gertak putri astin,


"baiklah nona" karna tidak ingin membuat masa hukumannya diperpanjang yin segera pergi dari ruangan,

__ADS_1


"mau kemana kau"


"aku ingin melihat situasi diluar, siapa tau semakin lama aku didalam maka aku semakin banyak bertingkah " ucap yin segera meninggalkan ruangan .


__ADS_2