
" yin, kenapa aku melihat spirit pangeran ega tertahan, apa kamu melakukan sesuatu " ucap putri astin,
" putri, apakah pertandingannya sudah selesai " ucap yin yang sedang meracik racun,
" sudah, "
" putri, aku sudah pernah mengatakan bajwa seluruh anggota kerajaan adalah musuhku tapi untuk sekarang hanya pangeran han yang tidak termasuk "
yin kembali meracik racunnya sedangkan putri astin melihat-lihat isi dari ruangan yang dikhususkan untuk yin oleh master mu.
" aku hanya membuat anti racun bukan obat untuknya jadi efek sampingnya dia tidak bisa mengeluarkan spirit melebihi kapasitas anti racun itu" jelas yin
" kapasitas? "
" ya, racunku itu hanya sampai tingkat langit akhir dan jika dia melawan tingkat master tentu saja akan berdampak buruk "
" tapi ada yang aneh, pangeran ega mengeluarkan spirit hitam yang jelas sedikit berbeda dari spirit milik xuyin, apakah kamu tahu " tanya putri astin
" ya aku tahu, aku sudah mencari tahu dan bahwa pangeran ega diajari oleh kepala sekolah tentang spirit hitam tapi aku tidak menyangka dia bisa menggabungkan spiritnya " jawab yin
__ADS_1
tidak lama kemudian terdengar jelas teriakan dari bulfi yang mencari putri astin.
" yuee aku disini " ucap putri astin
" yue yang lembut berubah menjadi bulfi yang kasar " ejek yin
" kya, kamu manusia berani menghina raja burung sepertiku " ucap bulfi tepat didepan pintu
" jadi bagaimana bisa putri menjadi serius untuk memenangkan pertandingan " tanya yin
" hahaha putri tidak ingin menjadi juara pertama tapi yang kedua, karna hadiahnya yang lebih berharga " ucap bulfi
" apa itu? " tanya yin
" yang di rencanakan pengeran han, dan juga pendekar yang bertanding dengan pangeran ega juga salah seorang dari peserta sepertinya adalah seorang master tingkat 2 " jawab putri astin
" hah, bagaimana bisa orang yang hebat seperti itu mau menjadi murid xuyin dan apa rencana pangeran han aku yang akan mencari tahu untuk putri " ucap yin
" haaaah, seperti biasanya bau rungan ini membuat monster spirit sepertiku menjadi pusing, kalau begitu aku akan membeli makan malam" ucap bulfi segera pamit.
__ADS_1
ditengah perjalanan bulfi tidak sengaja melihat yushiro yang sedang duduk makan bersama seseorang,
" sepertinya aku harus mencari jalan lain " ucap bulfi
" hey nona cantik,.." ucap yushiro
yushiro segera beranjak dari tempat duduknya lalu menarik tangan bulfi dan mengajaknya duduk bersama,
" kenalkan ini hanabi, dan hanabi ini,.... hahahaha maaf namamu siapa ya, aku sudah bertemu denganmu tapi tidak tahu namamu atau aku lupa hahahaha" ucap yushiro canggung
" aku bu.. aku yue, kau harus ingat, salam kenal kalau begitu aku pamit " ucap bulfi yang sedikit risih.
" hai yue, aku hanabi, waaaah ternyata disini banyak wanita cantik, kau tau aku juga tadi duduk bersama wanita cantik, namanyaaa kalau tidak salah astin ya, begitulah dan sepertinya aku akan menjadi lawannya" ucap hanabi
" oh benarkah, tapi kamu harus siap-siap kalah " ucap bulfi
" kenapa? aku menyukainya tapi tidak akan kalah darinya, yaa aku tidak tahu latar belakangnya dan jika dia kuat itu adalah keuntungan untukku atau sepertinya dia belum cocok jadi lawanku karena dia terlihat lemah" ucap hanabi panjang lebar
" kau cerewet, mulutmu seperti mulut bebek " ucap bulfi kesal lalu meninggalkan mereka.
__ADS_1