
Setelah beberapa lama akhirnya Sandra sampai di mansion mewah milik Keluarga Morrone . Pengawal membukakkan pintu untuk nyonyanya Itu dan membawa tas berisi kopi di tangan nya .
" terima kasih " Sandra masuk ke Mansion di sambut para pelayan yang ada
" di mana Tuan besar " tanya nya pada kepala Pelayan
" tuan ada di kamar nyonya ." jawabnya
" oh oh ya ini bagikan pada pelayan dan penjaga sisakan 5 untuk ku" sandra memberikan tas berisi kopi itu
" baik nyonya " Pak Nam segera membawa nya ke dapur dan membagi kopi itu tak lupa ia menyisakan 5 gelas kopi di sana .
Walaupun kaya dan terpandang Keluarga Lukasz bisa di katakan bos paling loyal di antara yang lain apa yang ia makan kariawan pun juga memakannya ia tak pernah membeda bedakan kariawan.
Karna baginya mereka sama juga manusia jadi banyak Kariawan yang betah bekerja dengan dirinya walau di luar banyak yang mengatakan buruk tentang Keluarga Morrone.
" sayang " panggil Sandra
" oh kau sudah pulang hem" Lukasz menutup laptopnya ia begitu menyayangi istrinya itu belahan jiwanya.
" ya aku akan membersihkan diri " pamit Sandra
" baiklah " Lukasz kembali melanjutkan pekerjaanya ia sedang memantau grafik perusahaan yang dimilikinya .
setelah beberapa saat Sandra keluar dengan menggunakan baju sederhana miliknya.
" mana kopi yang kau janjikan..?" ucap lukasz
"aku akan mengambilnya sebentar " sandra berjalan keluar dan mengambil kopi miliknya dan suaminya .
" ini untukmu " Sandra memberikan kopi di tangannya pada Lukasz
" hemm ini enak di mana kau membelinya ..?" tanya Lukasz
" benarkah kau tau sayang baristanya seorang perempuan cantik " kagum Sandra
" benarkah tapi ku rasa masih cantik istriku ini hahahhahha, waa dia sangat berbakat ini sangat enak aku bersungguh sungguh ,kapan kapan ajaklah aku kesana Sandra " ucap lukasz
" baiklah habiskan kopi mu, aa apakah anak anak ku sudah pulang...?" tanya Sandra
" sudah tadi siang mereka sedang istirahat "
__ADS_1
" em begitu ya ,apa yang sedang kau kerjakan sayang "
" ah hanya melihat Grafik dan ya penjualan nya sangat pesat aku tidak menyangka kinerja Michele sangat bagus tapi sayang sekali dia sangat susah untuk di bujuk" ucap Lukasz sambil menatap istrinya
" sabar sayang ia akan siap sebentar lagi " ucap Sandra sambil mengelus punggung suaminya.
" apa kau tidak lelah hem " tanya lukasz
" ya sepertinya begitu " ucap Sandra sambil mengedipkan sebelah matanya
" aaa apakah kau ingin bermain dengan ku aaah baiklah sayang aku datang "
Dan kalian tahu sendiri apa yang mereka lakukan.
...---------------...
" aaah akhirnya kita tutup " ucap Laura ia terlihat sangat lelah kedai sangat ramai hari ini ia melihat jam yang melingkar di tangan nya
" kau mau ku antar Laura ..?" ucap Alex ia tak tega melihat Laura
" tidak usah kau pasti juga lelah pulanglah aku baik baik saja dan ya ini tip mu hari ini Alex kerja bagus sampai jumpa besok Alex aku Pulang dulu bye" Laura masuk ke dalam taxi yang ia pesan tadi ia sangat lelah untuk naik bus.
Ia juga sungkan bila harus di antar Alex, di dalam taxi Laura tidur badanya sangat lelah . Tiba tiba di jalan mobil berhenti secara mendadak Laura terbangun dari tidurnya .
" maaf nona sepertinya ban saya bocor,sebentar akan saya lihat " Sopir Taxi keluar da melihat ban nya
" aaa sial sekali " ia berlari mengetuk kaca Laura
" maaf nona tapi mobil saya bocor anda bisa mencari taxi lain saya minta maaf " ucapnya
" baiklah tidak papa akan saya tunggu" ucap Laura
" tidak usah nona ini akan memakan waktu yang lama juga tak baik seorang gadis di luar jam segini , Laura melihat jam di pergelangan tanganya jam menunjukan pukul 11 malam .
" apa paman baik baik saja aku tinggal ..?" ia sebenarnya tidak tega karna paman itu sudah tua
" tenang saja aku akan menghubungi teman ku "
" baiklah " Laura merogoh dompet di tasnya dan mengeluarkan uang di dalam dompetnya
" ini untuk paman "
__ADS_1
" tidak usah nona saya tidak mengantarkan anda sampai rumah saya tidak pantas menerimanya " ucap sopir itu
" sudah lah paman terima saja lagian rumah saya sudah dekat ,aku pergi dulu paman, paman hati hati ya " Laura berjalan karna rumahnya juga sudah dekat hanya 4 meter saja
sementara di tempat lain
Setelah selesai makan malam Michele masuk ke dalam kamarnya entah kenapa ia ingin keluar mengunjungi clup malam miliknya . Ia menelfon Jhonatan .
kini Jhonatan dan Michele berada di dalam mobil mewah miliknya dan perjalanan menuju Clup malam itu
Laura kesal ternyata jarak rumahnya masih sangat jauh untuk menghilangkan sunyi ia menggunakan I pods miliknya ia mendengarkan lagu kesukaanya di sana sambil berjalan rumahnya berada di pinggiran jalan besar jadi masih ramai mobil di sana jadi ia tak begitu takut ketika berjalan.
Di perjalanan tak sengaja mata elang Michele menagkap sosok wajah yang ia kenali mobilnya melewati gadis itu,ya itu gadis yang ia cari selama ini .
" Natan berhenti " perintahnya ia lalu membuka pintu dan keluar dengan segera tapi gadis itu telah hilang di kegelapan
" dimana dia " Michele berlari ke arah gang besar di jalan itu
" tuan... tuan apa yang dia cari " Natan berlari mengejar bosnya itu ia takut sesuatu akan terjadi
Michele berlari mencari jejak gadia itu tapi nihil ia tak menemukan gadis yang ia cari selama ini
" aaaaaa sial " ia membanting ponsel mahal nya di tanah ia baru saja kehilangan jejak gadis itu
" tuan apa yang anda cari " tanya Natan sambil terengah engah nafasnya
" sudah lah kita pulang saja aku sudah tidak ingin pergi ke bar" ucap Michele meninggalkan Jhontan dan menuju mobilnya
" whattt the fu*ck bahkan kita belum sampai di sana " Jhonatan mengumpat kasar bagaiman bisa ia membatalkan ke clup.
" Natan cari dan data orang yang tinggal dan berada di sekitaran perumahan ini ku beri kau waktu 1 minggu dan semua harus terkumpul rapi di atas meja ku " perintahya sambil masuk ke dalam mobil dan menyalakan rokok di tanganya
" whaaaaat bagaimana bisa ini perumahan yang sangat besar dan banyak apa dia ingin membunuhku secara perlahan..?" batinya
" baik tuan " ucap nya datar walau saat ini dirinya sangat ingin mematahkan leher tuanya itu, sungguh ini tugas yang tidak masuk akal sama sekali .
BERSAMBUNG
like
komen.
__ADS_1
vote