RESTA CON ME BABY..

RESTA CON ME BABY..
part 41


__ADS_3

Tubuh Laura seaakan remuk tulang dan persendianya seakan geser pindah dari tempatnya.


" emmh tubuh ku " gerutu Laura.


" jangan bangunkan singa tidur sayang bahkan aku masih bisa menerjang mu saat ini jika aku mau " ancam Michele


" kau gila " Laura segera menutupi tubuhnya dengan selumut dan berlari ke kamar mandi dengan cepat


" tunggu aku sayang " Michele berlari ke arah pintu tapi dengan cepat pintu itu di banting Laura dengan keras.


" hahahhaah dia lucu sekali " Michele segera menelfon seseorang di sana.


" bawakan aku koleksi baju terbaru mu aku tunggu di lokasi yang akan ku kirim aaa dan jas juga kurasa " ucap Michele


Ia menatap nanar baju yang sudah berhamburan kesana kemari akibat perbuatanya tadi.


" entah mengapa aku sangat liar.?" batin Michele Ya maaf bang ana juga gak tau


Ponsel Michele kembali berdering ada nama yang tidak ingin ia lihat saat ini.


" apa. jangan menganggu ku " tegas Michele rahangnya menegaskan bahwa ia sedang marah saat ini.


" michele datanglah padaku tinggalkan gadis itu" suara di seberang


" kau mau menggantikan istriku sesudah apa yang ayah mu lakukan pada ayah ibu ku.?" tanya Michele


" a aku tidak tahu michele" suara gadis itu tampak terbata


" dengar anna sampai kapan pun aku tak pernah mau dengan mu kau tahu jadi jauhi keluarga ku atau akan ku hancurkan kau seperti caraku menghancurkan paman ku . Kau tahu bukan jika paman ku telah menghilang dari muka bumi ini jadi jaga setiap perkataan mu dan a aku titip salam pada ayah tercintamu " Michele segera mematikan sambungan telfonya.


Ia masih ingat dengan jelas wajah orang tuanya yang di siksa di sayat bibirnya dan memar di mana mana dan yang tak bisa ia bayangkan keluarga terdekatnya pun ikut dalam insiden itu .


Michele termenung menatap ke arah bangunan menjulang tinggi di depanya. Pikiranya kini terbang di mana mana Ia terkadang berfikir akan bisnis dunia gelapnya itu. Ini lah resiko seorang Mafia musuh di mana mana seperti penjual bakso .


Jika ia terus menjalankan Bisnis keluarganya itu akan banyak hal yang akan menyambutnya di depan sana entah itu kebahagiaan bahkan kematian dan yang ia takutkan sekarang ia kehilangan keluarganya kembali.


Michele menyugar rambut hitamnya menghilangkan sedikit gundah di hatinya. Bisnis yang ia jalankan istrinya bahkan tidak tahu menau ia hanya tahu michele bekerja di kantor miliknya.


" aku ingin memberi tahunya tapi harus ku mulai dari mana ancaman selalu bisa datang dari mana saja" batin Michele

__ADS_1


Tak berapa lama Laura telah keluar menggunkan Mantel mandi yang tersedia di Hotel itu sesaat ia memperhatikan Michele yang tengah menatap lurus ke depan.


" apa yang dia fikirkan.?" batin Laura..


" sayang apa yang kau lakukan apa kau tidak kembali ke kantor " Laura mendekat dan memeluk Michele dari belakang.


" kau tidak sedang menggoda ku kan .?" Michele berbalik menatap Mata Laura dengan intens


" ck tidak aku hanya merindukan bau tubuh mu " jawab Laura kembali membenamkan wajahnya di dada bidang suminya itu


" hah kau ini aneh laura bagaimana orang suka bau keringat " Michele membelai rambit Laura dengan lembut ada sedikit rasa bersalah di hatinya. Bagaimana jika Laura tahu apa pekerjaan aslinya apa dia akan pergi .?


Pertanyaan itu selalu berputar putar di otaknya.


ting tong ting tong.


" ck menganggu saja " Michele berjalan ke pintu dan melihat siapa yang datang lewat layar yang berada di pintu . Ternyata orang yang ia telfon baru saja.


Michele segera membuka pintunya dan mempersilahkan dua orang perempuan itu masuk.


" pilihlah baju yang kau suka sayang aku akan mandi dan pilihkan aku kemeja juga jas " perintah Michele ia masuk ke dalam kamar mandi.


Dua orang itu melihat Kamar Laura dengan heran sangat berantakan sobekan baju berada di mana mana sesaat mereka saling pandang dan menelan saliva dengan susah payah.


Laura yang menyadari pandangan aneh dari dua orang itu langsung kikuk


" maaf berantakan " Laura segera memilih baju yang ia inginkan dan juga untuk suaminya.


" ini saja " Laura memilih dres selutut warna peach yang kontras dengan kulit putihnya dan kemeja warna biru dongker serta jas warna hitam yang pas di tubuh suaminya.


" cukup ini saja bagaimana pembayaranya.?" tanya Laura ia bahkan tidak membawa dompet tasnya saja tertinggal di kedai.


" sudah di bayar oleh tuan Michele nyonya " jawab salah satu pegawai


" a baiklah "


" kalau begitu permisi " Dua orang itu memberi salam lalu meninggalakan kamar Laura.


" kau lihat tadi jika aku jadi istrinya aku akan puas selalu " bisik pegawai pada temanya.

__ADS_1


" ya bisa di lihat pasti tuan Michele sangat panas di ranjang ck aku juga mau memiliki suami seperti itu " balas nya lagi


" ck tapi yang benar saja kita bahkan tidak ada nilainya di matanya" celetuk nya kembali.


Michele telah selesai mandi ia memakai baju yang di pilihkan oleh Laura dan benar saja ia sangat tampan .


" wah tampan " puji Laura


" aku selalu tampan sayang " Michele membanggakan dirinya


" ck yang benar saja " gerutu Laura


" ayo ikutlah ke kantor ku kau mau .?" tanya Michele sambil menoleh istrinya


" apakah boleh.?"


" hey kau nyonya Michele apa yang tidak bisa kau lakukan ayo kita berangkat aku sudah telat " Michele menarik tangan Laura keluar kamar


" tapi bagaimana dengan kekacauan yang kita buat ini " Laura menunjuk Kamar yang sudah seperti kapal pecah itu.


" biarkan saja ada pelayan di sini ayo "


Michele dan Laura berangkat ke kantor milik Michele .


Saat mereka memasuki gedung pencakar langit itu ada banyak pasang mata yang memperhatikan mereka.


ini adalah pertama kalinya Michele membawa seorang wanita ke kantornya memang dulu ada banyak wanita yang datang tapi hanya akan di usir oleh Michele tapi lihat hari ini .


Ia seakan menunjukkan pada dunia bahwa gadis cantik di sebelahnya adalah istrinya.


🦋


🦋🦋


🦋🦋🦋 **Bersambung.


bersambung dulu ya sayang ....


jangan Lupa Like and komen

__ADS_1


kalau sempat baca juga karya ke tiga aku JODOH gak kalah seru dari ini


makaseh ❤**


__ADS_2