RESTA CON ME BABY..

RESTA CON ME BABY..
Part 20


__ADS_3

flash back on


Michele pagi ini begitu sibuk ia berangkat ke kantor pagi pagi sekali karna ada rekan kerjanya yang datang dan ingin bekerja sama denganya. Selesai meeting ia harus Mengadakan pemeriksaan data dan grafik dengan para direksi di kantor sungguh hari yang sangat melelahkan . ia sampai tak menghiraukan Laura dan juga ponselnya.


" haaahhhhhh apa aku harus membatu disini dengan berkas yang seperti gunung Himalaya ini " ucap Michele frustasi pekerjaanya menumpuk mulai saat orang tuanya meninggal.


" bagaimana aku bisa bernafas jika semua seperti ini " Michele berusaha melonggarkan Dasinya yang dirasa begitu sesak di sana.


Pekerjaan ayahnya yang belum pernah ia kerjakan kini harus berada di dalam kungkunganya. Untung saja ia mempunyai Jhonatan yang bisa ia andalkan ia bisa menghendle Jadwal Michele hang sangat mengunung itu.


tok tok tok


" masuk " Suara berat Michele menyahut orang di luar


" kak ini sudah malam ayo pulang " ajak Jhonatan


" sebentar "


" apa masih sangat banyak " Jhonatan mendekat ke arah kakaknya dan memeriksa berkas berkas itu


" bisa kau lihat sendiri" Michele memijat pangkal hidungnya dengan frustasi


" baiklah ayo ku bantu " Jhontan menarik kursi dan duduk di depan Michele. ia membaca berkas satu persatu dan memindai semua agar Michele tinggal memberi tanda tanggan saja.


Michele terus menandatangani berkas sampai kontrak terahir .


" haaahhhhhh " teriaknya ketika berkas terahir sudah ia tanda tangani .


" akhirnya " Jhontan memperjelas pandanganya matanya kini sedikit error sebab tak biasanya ia membaca banyak tanpa kaca matanya


" ayo pulang Natan " Michele melihat jam di pergelangan tanganya jam audah menunjuk kan pukul 10 malam

__ADS_1


🦋


🦋


🦋


Sedari sampai Mansion ia terus mengirimi pesan Laura dan menelfonya .Tapi tak satupun pesan di balas


" dimana dia " Michele mulai khawatir dengan Keadaan Laura cukup ia mencari Laura di mana pun .Ia melirik jam di dindingnya menunjuk kan pukul 11 malam ia segera turun ke bawah dan pergi menggunakan mobil nya.


Sampai di Perumahan Laura ia bertanya pada Satpam dan mereka mengatakan Laura pergi dari jam 7 lalu. Michele segera mencari keberadaan Laura tapi tak kunjung menemukan .


Akhirnya ia menunggu di rumahnya dan meretas pasworrd di pintu laura . Tak lama setelahnya ia mendengar suara mobil berhenti di depan rumah. Hatinya begitu Marah bagaiman bisa Laura pergi sampai selarut ini . Ia duduk di pojok sofa milik Laura .


sampai Bunyi pintu terbuka dan laura muncul dari sana.


Flashback off


Hiasan hiasan mahal terjejer di segala penjuru ruangan itu.


" wow " Laura sangat kagum di buatnya


" tutuplah mulut mu laura" sindir Michele ia duduk di sofa mahal miliknya dengan kaki bertumpu di sofa.


" maaf " Laura menutup mulutnya dengan kedua tanganya


" duduklah " Michele menepuk sofa di sampingnya.


" kak " Jhontan datang dari arah kamar bergabung dengan Michele


" hem " sahut michele

__ADS_1


" ada yang harus ku bicarakan " Jhonatan berlalu meninggalkan michele menuju taman belakang.


" sebentar " Michele berpamitan pada Laura dan mengjar adiknya itu.


" ada apa .?"


" Kita harus terbang ke Turkey ada Klan lain yang ingin bekerja sama dengan kita dan mereka mengajak kita bertemu di pesta yang mereka selenggarakan malam ini " ujar Jhontan


" baiklah siapkan penerbangan kita berangkat sekarang " TAnpa basa basi Michele lalu masuk ke rumah dan menarik tangan Laura.


" heyy apa yang kau lakukan " Laura berteriak . Tapi bukan michele namanya jika menghiraukan segera teriakan Laura


Michele membawa laura masuk ke mobilnya dan meninggalkan Mansion menuju butik terkenal di kota itu.


Selang beberapa menit Michele dan Laura telah sampai di Butik mewah itu Michele menarik tangan Laura dan membawanya masuk.


"berikan aku koleksi baju kalian yang terbaru dan berikan pada nona ini dan juga dandani dia " ucap Michele ia dusuk di sofa empuk milik toko itu


" mari nona " Pelayan membawa Laura yang bingung dengan keadaan ini ia di bawa keruang ganti dan di suruh mencoba beberapa gaun.


Laura yang tidak terlalu mengenal Fashion akhirnya pasrah dengan apa yang akan ia gunakan dengan cepat pelayan mengambilkan dress selutut warna Hitam yang sangat elegan. Tak mau berlama lama Laura segera memakainya karna kepalanya sudah sangat pusing


Setelah berganti pakaian Laura di ajak ke ruang Makeup . Ia dipoles dengan make up tipis dan natural sebab wajah Laura sudah cantik tak perlu lama Laura telah siap dengan dandanan nya .


Ia berjalan menuju Michele yang telah menunggunya dengan setelah jas yang serasi dengan dress milik Laura .


Sesaat Michele begitu kagum dengan wanita di depanya yang sangat mempesona begitu juga Laura. Michele terlihat sangat tampan dan gagah saat memakai setelan jas itu.


Michele segera mengeluarkan Atm warna hitamnya dan membayar seluruh pakaian yang ia bawa . Selesai membayar Michele dan Laura menuju Bandara untuk penerbangan mereka.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2