RESTA CON ME BABY..

RESTA CON ME BABY..
Part 19


__ADS_3

" huaaaammmmhhhhhh" lenguh Laura tersadar dari dunia mimpinya yang semalam bertemu dan mencium Michele sesaat ia tersenyum . Lalu ia tersadar ada benda besar melingkar di perutnya. Dengan kepala sedikit pusing ia mencoba membuka kesua matanya


Laura mengerjab gerjabkan kedua matanya dan langsung menutup mulutnya dengan kedua tanganya.


apa yang terjadi batin laura


" aaaaaaaaaaaaaaaa" Laura berteriak dengan kencang membuat Michele kaget dan langsung terbangun


" hey apa yang kau lakukan ." Michele bersuara dengan suara serak khas bangun tidurnya


" a apa yang kau lakukan padaku .?" ucap Laura hampir menangis


" hey seharusnya aku yang bertanya padamu apa kau tidak ingat semalam kau memeluk dan mencium ku dengan brutal Laura apa kau perlu bukti .?" jawab michele terus mendekati Laura


" ti tidak mungkin kau berbohong "


" baiklah mari kita lihat " Michele mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan Dirinya yang hampir di perkosa oleh Laura


" apa masih kurang ? baiklah lihat ini " Michele memperlihatkan dadanya yang penuh dengan bekas merah kecupan yang sangat banyak . Laura menyentuh bibirnya tidak percaya


"hah apa aku sungguh seperti ini " gunam Laura


" apa kau masih menuduh ku .? bagaimana jika ada orang jahat yang menemui mu dan mempunyai niat buruk kau sangat jelek dan liar jika mabuk laura " ucap Michele jujur


" ma maafkan aku michele " Laura menunduk dan malu mengingat saat ia masih berada di Cafe milik Teddy ia ingat saat ia mabuk dan meminum banyak sekali alkohol


" hah bodoh sekali aku ini " batin laura


" sudahlah sekarang bersihkan dirimu "


" sebentar dimana ini " Laura mulai menyadari ini bukan seperti di rumahnya tempat ini sangat mewah dan sangat luas


" rumahku segera bersihkan dirimu aku akan meminta beberapa pakaian untukmu kau sangat bau " Michele keluar kamar dan memakai kaosnya


" uhh bodoh sekali aku ini " Laura berjalan ke kamar mandi dan terus mengerutuki dirinya yang sangat bodoh.Lalu ia membersihkan dirinya tak lupa ia membawa jubah mandi yang entah siaapa pemiliknya Laura berendam di Bathup yang sangat besar . Ia ingin merefresh otaknya yng sedang ngelag saat ini..


" kak " sapa Jhonatan ia melihat kakaknya akan ke kamar ibunya


" oh hay Natan sedang apa kau .?


" membuat kopi kau mau .?"


" tidak aku akan ke kamar ibu ''


" baiklah " Jhonatan melanjutkan aktifitasnya ia curiga setelah sepeninggal orang tuanya bahkan ia tak pernah melihat Michele masuk ke dalam kamar itu dan hanya menyuruh pelayan untuk membersihkan tempat itu.


" aneh sekali " ia berjalan ke kamarnya sayup sayup ia mendengar bisik bisik para Maid


" apa kau tahu tadi malam Tuan michele mengendong seorang gadis masuk ke dalam Mansion ini " ucap Salah satu pelayan

__ADS_1


" benarkah "


" ya saat aku mengambil minum aku melihat tuan Michele menggendong wanita " jawab pelayan


" hey kalian bersihkan saja itu jangan bergosip disini kau di gaji untuk bekerja bukan untuk bergosip ck " Jhonatan masuk ke kamarnya dan langsung memeriksa cctv dari depan hingga arah kamar Michele.


Dan benar saja ia melihat kakaknya itu menggendong seorang wanita cantik .


" apa dia sudah menemukanya .?" Ucap Jhontan menebak nebak


" a ini saja ini terlihat masih baru " Michele mendapatkan satu set baju yang bagus ia berlari menaiki tangga dan masuk ke dalam kamarnya .


Ia melihat pintu kamar mandi belum terbuka ia menunggu sambil mengambil laptopnya yang tak jauh dari ranjangnya.Suara gemericik air di kamar mandi menandakan Laura sedang mandi. Tak berselang lama Laura keluar dengan memakai jubah mandi milik Michele.


Michele meliriknya sekilas Laura terlihat sangat Sexy terlihat bongkahan Daging di dadanya yang tersembunyi di balik jubah mandi itu Bagaimanapun ia lelaki normal tak mungkin ia tak tergoda dengan pemandangan seperti itu. Michele menelan salivanya dengan kasar ia pura pura tidak melihatnya dan langsung berfokus pada laptopnya.


" pakai baju itu " michele menunjuk pakaian yang berada di meja


" baiklah " Laura kembali ke kamar mandi dan memakai pakaian yang di berikan michele.


" Michele " panggil Laura


" hemm" jawab Michele singkat tapi kedua matanya masih berfokus pada laptopnya


" apa kau punya pengering rambut " tanya Laura dengan ragu .


" sebentar " Michele kembali ke luar kamar dan berlari ke kamar orang tuanya


" tak tahu sudahlah jangan kau hiraukan jika kau masih ingin bekerja di sini "


sesaat kemudian dia naik kembali ke kamarnya dan manutup pintu.


" ini pakailah " ucap Michele memberikan pengering rambut dengan nafas ter engah engah .


" kau tidak bekerja .?" tanya Laura


" tidak ini hari minggu Laura "


" aa begitu "


Laura mengeringkan rambutnya di depan meja besar di depanya. Michele mencuri pandang pada wanita itu sekilas ia melihat jari laura yang masih melingkar cincin pemberianya kemarin. Sekilas ia tersenyum.


Laura sangat canggung saat ini bagaimana tidak ia tak tahu dimana ia berada saat ini dan ia berada sekamar dengan pria yang baru ia kenal.


kruuukkkk


"ishh kenapa kau harus berbunyi di saat seperti ini " batin laura perutnya sangat lapar saat ini


Michele mendengar suara alam langsung melirik Laura

__ADS_1


" apa kau lapar.?"


" tidak aku tidak lapar " elak Laura berbohong


" hah kau berbohong ayo turun aku tak mau kau mati disini " Michele menghampiri Laura dan mengandeng tangan wanita itu mengajaknya turun untuk makan.


Pandangan seluruh pelayan kaget dan sedikit curiga mereka tak pernah melihat Michele sang bos balok Es itu membawa wanita masuk rumahnya bahkan tak jarang pelayan bergosip bahwa Bosnya itu seorang Gay. Dan kini mereka melihat tuanya itu menggandeng wanita dan membawa nya ke rumah.


Michele menarik kursi dan mempersilahkan Laura duduk di sana sudah ada pak Nam yang mengambilkan makanan untuk mereka .


" makanlah " ucap Michele. Laura hanya mengangguk dan memasukkan sendok itu ke dalam mulutnya secara perlahan.


Matanya berbinar ini sangat enak ,Ia makan dengan cepat . Michele yang melihatnya hanya tersenyum dengan gemas.


" dimana Natan Pak Nam ?"


" masih di kamar tuan " jawab pak nam


" panggil dia suruh dia sarapan "


" baik " Pak nam meninggalkan meja makan dan menuju kamar Jhonatan


tok tok tok


" permisi tuan waktunya sarapan Tuan michele menunggu " Ucap Pak nam


" ya baiklah aku akan datang" Jhontan memakai kacamatanya dan membuka pintu ia langsung menuju ruang makan.


Hari ini terlihat sedikit berbeda ia melihat seorang wanita di samping kakaknya


"apa dia Anna?"batin Jhonatan bermonolog


Sesaat Jhonatan kaget bukan kepalang ia meluhat gadis yang selama ini ia cari sampai kepalanya hampir meledak.


"duduklah Natan" decak Michele ia melihat Jhontañ menatap Laura dengan tatapan aneh


"bagaimana bisa kak dia.." jhonatan tidak melirik Michele dengan tatapan tidak percaya


"aku akan memberì tahumu nanti kenpa kau terus memakai kacamata tebalmu apa matamu sakit ?" selidik Michele akhir akhir ini ia sering melihat Natan memakai kaca mata aneh itu


"ini semua juga karenamu "batin Jhonatan


"sedang buram saja"balas asal Jjonatan


"periksalah Natan"


"iya kakak"


Laura melihat dan mendengarkan perseteruan kakak dan adik itu dengan Khidmad . Disini ia bisa membaca Michele sangat sayang dengan adiknya itu.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2