RESTA CON ME BABY..

RESTA CON ME BABY..
part 18


__ADS_3

Laura sudah bersiap dengan kaos putih crop ,celana jeans dan rambutnya yang di gerai indah dengan make up seadanya tpi sangat cantik dan tidak terlihat menor .


Ia segera berjalan ke arah cafe yang tak jauh dari rumahnya . Setelah 10 menit ia sampai di dalam cafe terlihat cafe sangat ramai oleh pengunjung .Laura mencari keberadaan Teddy .


Setelah mencari cukup lama ia menemukan teddy yang berada di meja sedang mengobrol dengan seseorang. Laura lalu berjalan menghampirinya.


"hay Ted " sapa Laura


" oh hay penyanyiku yang cantik " ucap Teddy sambil bercipika cipiki


" ish "


" a kenalkan ini teman ku " ucap Teddy sambil menunjukan teman temanya


" hay aku laura " ucap laura sedikit malas pasalnya pria pria itu menatapnya dengan tatapan yang menjijikan


" kapan bisa ku mulai .?" bisik Laura pada teddy


" tunggu 5 menit lagi Laura tamuku belum datang " ucap Teddy


" oke " Laura menjauh dan keluar dari cafe mencari bangku kosong di luar agar bisa bernafas entah mengapa hari ini hatinya sangat tidak enak . ia bolak balik melihat ponsel dan tidak ada nontifikasi dari Michele.


" hah yang benar saja pasti sekarang ia sedang sibuk dengan wanitanya " gerutu Laura. saat Laura sedang sibuk dengan ponselnya seseorang menepuk pundaknya.


Laura menoleh dan melihat orang itu


" apa aku boleh duduk di sini " tanya pria itu Laura hanya diam dan tidak merespon pria itu .Pria itu lalu duduk di sebelah Laura tanpa persetujuan


" aku Arash " ucap nya sambil mengulurkan tangan nya


" bukankah kau sudah tau nama ku ." jawab ketus Laura ya begitulah dia jika tak suka dengan seorang


" aa baiklah " ucap Arash ia menarik tanganya kembali


" sepertinya gadis ini sangat menarik " batin Arash


" mengapa kau keluar Laura " tanya arash


" hanya ingin bernafas " jawab Laura singkat


" a kau lucu sekali di mana kau tinggal " tanya Arash ia tidak mau kalah


" kenapa kau sangat penasaran hidup orang lain maaf tuan bisakah anda meninggalkan saya ,saya sudah punya suami " Laura yang mulai risih menunjukkan tanganya yang memakai cincin


" jadi tolong jauhi saya " entah mengapa ia sangat emosi di buatnya hatinya sangat dongkol dan Bad mood malah di ganggu


" oke oke mafkan aku,aku hanya ingin kita berteman " ucap Arash tulus


Dari arah dalam Teddy keluar dan mencari Laura ia memanggil laura dan menyuruhnya masuk karna tamu nya sudah datang Laura lalu meninggalkan Arash. Ia berlalu dan tak menenggoknya lagi .


" menarik " ucap Arash ia mengikuti teddy


" apa yang kau lakukan Arash " tanya teddy karna terlihat dari sorot mata Laura ia sangat marah


" aku hanya ingin berkenalan ted dan benerkah ia sudah bersuami .?" tanya Arash sontak membuat Teddy tertawa terbahak bahak


" suami ..? pacar saja dia tak punya Arash " ucap Teddy sambil tertawa


" tapi dia memakai cincin pernikahan Ted dan itu sanagt mahal kau tahu " ucap Arash


" benerkah " Teddy melihat tangan Laura dan benar ia melihat cincin pernikahan melingkar di jari manis laura .


Laura yang mendapat tatapan aneh dari Teddy lalu berjalan ke arah band yang telah di siapkan riuh penonton mulai terdengar saat Laura duduk di kursi itu .


" selamat malam semua " sapa Laura dengan senyuman nya


" baiklah karna aku di paksa oleh teman ku yang sangat baik jadi aku akan menyanyikan satu lagu untuk kalian semua " ucap laura sambil melirik teddy dengan tajam


" oke apa kalian sudah siap " tanya Laura pada penonton dan pelanggan pun bertepuk tangan dengan riuh


Laura lalu berbisik pada pianis yang berada di sebelahnya ia ingin bernyanyi lagu


Reckless denting pianto mulai berbunyi Laura menutup matanya dan menyanyi dengan tenang ia begitu menikmati lagu yang ia bawakan.


Hey, this is a story I hate


And telling it might make me break


But I'll tell it anyway


This chapter's about


How you said there was nobody else


Then you got up and went to her house


You guys always left me out


I still have the letter you wrote


When you told me that I was the only girl


You'd ever want in your life


I guess my friends were right


Each day goes by and each night, I cry


Somebody saw you with her last night


You gave me your word, "Don't worry 'bout her"


You might love her now, but you loved me first


Said you'd never hurt me, but here we are

__ADS_1


Oh, you swore on every star


How could you be so reckless with my heart?


You check in and out


Of my heart like a hotel


And she must be perfect, oh well


I hope you both go to hell


I still have the letter you wrote


When you told me that I was the only girl


You'd ever want in your life


I guess my friends were right


Each day goes by and each night, I cry


Somebody saw you with her last night


You gave me your word, "Don't worry 'bout her"


You might love her now, but you loved me first


Said you'd never hurt me, but here we are (here we are)


Oh, you swore on every star


How could you be so reckless with my heart? (Heart)


How could you be so reckless?


How could you be so reckless?


How could you be so reckless with someone's heart?


Hey, this is a story I hate


But I told it to cope with the pain


I'm so sorry if you can relate


Suara riuh penonton memaksanya untuk membuka kedua matanya ia mengusap matanya yang basah karna air matanya.


Ketika ia menatap para pelanggan tak jarang dari mereka menitikan airmata karna lagu ini sanagt menyentuh hati.


" hah maafkan aku aku membuat kalian sedih " ucap Laura sambil mengelap airmatanya dengan tanganya.


" Laura suaramu sangat menyentuh " puji salah satu pelanggan


" terima kasih baiklah untuk menghibur kalian aku akan menyanyikan 1 lagu yang akan membuat kalian tenang dan senang Are you ready .?"


" musikkk" teriak Laura suara dentingan alat musik mulai bunyi ramai di Cafe itu


Spent 24 hours, I need more hours with you


You spent the weekend getting even, ooh


We spent the late nights making things right between us


But now it's all good, babe


Roll that back wood, babe


And play me close


'Cause girls like you run 'round with guys like me


'Til sun down when I come through


I need a girl like you, yeah yeah


Girls like you love fun and, yeah, me too


What I want when I come through


I need a girl like you, yeah yeah


Yeah yeah yeah, yeah yeah yeah


I need a girl like you, yeah yeah


Yeah yeah yeah, yeah yeah yeah


I need a girl like you


I spent last night on the last flight to you (ey ya)


Took a whole day up trying to get way up, ooh


We spent the daylight trying to make things right between us


But now it's all good, babe


Roll that back wood, babe


And play me close, yeah


'Cause girls like you run 'round with guys like me


'Til sun down when I come through

__ADS_1


I need a girl like you, yeah yeah


Girls like you love fun and, yeah, me too


What I want when I come through


I need a girl like you, yeah yeah


Yeah yeah yeah, yeah yeah yeah


I need a girl like you, yeah yeah


Yeah yeah yeah, yeah yeah yeah


I need a girl like you, yeah yeah


I need a girl like you, yeah yeah


I need a girl like you


Maybe it's 6:45


Maybe I'm barely alive


Maybe you've taken my **** for the last time, yeah


Maybe I know that I'm drunk


Maybe I know you're the one


Maybe you thinking it's better if you drive


Oh, 'cause girls like you run 'round with guys like me


'Til sun down when I come through


I need a girl like you, yeah


'Cause girls like you run 'round with guys like me


'Til sun down when I come through


I need a girl like you, yeah yeah


Girls like you love fun and, yeah, me too


What I want when I come through


I need a girl like you, yeah yeah


Yeah yeah yeah, yeah yeah yeah


I need a girl like you, yeah yeah


Yeah yeah yeah, yeah yeah yeah


I need a girl like you


(Sumber google)


Seluruh penonton bersorak dengan gembira Laura lalu berjalan ke arah Teddy .


" aku pulang kau harus membayar ku dua kali lipat dari ini " bisik Laura ia berjalan keluar .


" tunggu laura "Arash berlari mengejar laura


" apa aku sibuk pergilah tidak kau lihat aku sudah bersuami''ucap Laura ketus


" aku tahu tapi sebentar saja aku ingin berteman dengan ku bisakah aku mentraktir mu minum demi pertemanan kita aku janji tidak akan menganggumu oke " bujuk Arash


" aaah baiklah " Laura masuk kembali ke cafe itu dan bergabung dengan 5 pria itu .


Laura yang tipikal wanita extrofed cepat berteman dengan teman Teddy hingga mereka mengobrol kesana kemari. Laura banyak menenguk Alkohol walau Teddy sudah melarangnya tapi Laura tetap ngeyel.


Laura meluapkan kesedihanya yang ia pendam ke alkohol seteguk demi seteguk. Kepalanya mulai pusing dan bicaranya meracau. Teddy sudah tidak tahan melihat Laura ia takut akan terjadi hal yang tak di inginkan .


" laura pulanglah kau sudah sangat kacau " ucap Tedsy ia memapah Laura keluar dan memesankan taxi untuknya . Sebenarnya ia ingin mengantarnya tapi Arash dan teman temanya masih di dalam dan sama mabuknya.


Tak berapa lama taxi datang dan Teddy langsung naik dan memberikan alamat tempat tinggal Laura pada sopir tak lupa ia juga memberi uang untuk sopir itu


" apa yang ku harapkan bodoh sekali aku ini " racau Laura karna ia mabuk .


Tak lama Taxi sampai di perumahanya satpam membukakan pintu dan taxi pun masuk dan berhenti tepat di depan pintu laura. Ia keluar dengan sempoyongan dan membayar taxi . dan segera membuka pintu dan masuk ke dalam rumah .


" ambil saja untuk bapak " Laura masuk dan menyalakan lampu ruanganya yang sangat gelap. Ia melihat pria yang familiar dengan pengelihatanya .


" mungkin aku sedang mabuk " laura berjalan ke arah pria itu dan menepuk pipinya


" apa ini kau michele apa ini kau ,kenapa kau tak memberiku kabar sehari penuh apa kau sedang sibuk dengan wanita pun " racau Laura sambil memukul dada bidang michele.


" ini aku laura ini aku " ucap Michele mencoba menyadarkan Laura


" apa aku mimpi kau datang ke rumah ku "


" tidak aku di sini laura di depan mu " ucap michele sambil mengelus pipi laura. Laura tersenyum dengan manis dan mendekatkan bibirnya ke bibir kenyal Michele.


Cup


Entah mendapat kekuatan dari mana ia berani mencium Michele. Michele yang mendapat serangan langsung membalasnya dengan lembut dan memperdalam ciuman itu hingga nafas keduanya ter sengal


" aku merindukan mu Michele " ucap laura lalu ia tertidur dan tidak sadar apa yang ia lakukan .


" kau sangat berani mencium ku saat mabuk laura apa kau berpura pura " ucap michele dengan tersenyum.Ia lalu mencari ponselnya dan menelfon seseorang di sana .


" jemput aku di perumahan Green sekarang " ucapnya

__ADS_1


" kau harus ku bawa ke mansion ku laura."


Bersambung


__ADS_2