RESTA CON ME BABY..

RESTA CON ME BABY..
Part 51


__ADS_3

Hampir satu jam lamanya Alex berputar putar dijalan hingga ponselnya bergetar .


"ya ada apaa ma.?" tanya Alex


"Alex pergilah mencari gaun untuk pernikahan mu papa dan mama akan mencari perlengkapan lain untuk cincin kau tidak perlu mencari biar kamiyang memberi" kata Sovia


"ya ya baiklah "


"oke di tempat langganan mama ya nak dia sudah mama telfon jadi kau bisa langsung ke sana"imbuh Sovia


"ya baiklah da ma Love you" Alex langsung mematikan sambungan telfonya dan memacu kendaraanya menuju butik yang menjadi langganan ibunya itu.


"kemana Alex.?" Bianca tampak kebingungan


"ke butik mama menyuruh ku mencari gaun dan texudo untuk pernikahan kita "


.


Tak butuh waktu lama mobil Alex masuk ke dalam parkiran Butik mewah milik salah satu desainer ternama di kota itu. Mereka langsung mendapat sambutan hangat dari pemilik butik itu karna ia adalah teman Sovia..


" Alex kau datang apa kabar" Mely memeluk Alex dan mencium kedua pipinya begitu juga dengan Bianca.


"baik ah ya dia calon ku " Alex mengenalkan Bianca.


"aku sudah tahu ayo kita langsung saja mari nona kau bisa memilih koleksi gaun ku " Ajak Mely setelah mendapat angukan dari Alex Bianca mengikuti wanita cantik itu menuju tempat penyimpanan gaun miliknya yang sangat banyak dan bagus sekali.


"pilihlah mana yang kau suka" perintah Mely.


Bianca melihat lihat beberapa gaun hingga matanya tertuju pada sebuah gaun berwarna putih tulang yang sangat indah bermotif sederhana tapi sangat mewah.


Gaun dengan belahan yang tidak terlalu rendah dan memperlihatkan punggunya.


"ini cantik" puji Bianca.

__ADS_1


"wah selera mu luar biasa nona Bianca ini adalah desain baru ku dan kau adalah orang pertama yang akan memakainya " ucap Mely


" kau mau mencobanya " tanya Mely. Bianca mengangguk pelan ia di bawa ke ruang ganti dan memakai gaun tersebut. Rambut pirang milik Bianca di ubah sedemikian rupa untuk memperlihatkan leher jenjang miliknya yang indah.


"wah perfeck" puji Mely ia membuka tirai dan di sana Ada Alex yang sudah memakai texudo warna hitam yang terlihat kontras dengan warna juga bentuk tubuh Alex.


Alex terkesima dengan tampilan Bianca yang sangat mempesona wajahnya yang sedikit di poles make up dan juga gaun yang pas dengan tubuhnya menambah kecantikan yang Bianca miliki.


"bagaimana Alex kau suka" Mely membuyarkan lamunan Alex yang begitu terpesona


" ah ya ya ini sangat cantik aku suka " puji Alex.


"baiklah tinggal satu lagi gaun yang akan di pilih" Mely kembali menutup tirainya dan kini Bianca mengganti gaunya dengan warna gold yang sedikit soft dengan mahkota kecil di kepalanya yang menambah manis .


Mely membuka tirai itu dan Alex kembali takjub dengan penampilan Bianca bahkan ia sampai terbengong bengong tidak percaya Bianca lebih mirip dengan spoiler malaikat dari pada calon istrinya.


"tante aku pilih dua gaun ini sudah ini saja" Bahkan Alex tak bisa mengalihkan pandnaganya dari wajah cantik Bianca.


Bainca mengganti pakaianya dengan baju yang ia pakai tadi kini giliran Alex yang akan memilih Texudo. Bianca terus berdecak kagum dengan penampilan Alex.


Setelah pulang dari memilih gaun Alex membawa Bianca ke toko perhiasan dan membelikan kalung serta pernak pernik untuk Bianca. Di rasa cukup mereka memilih untuk pulang .


"bagaimana kau sudah dapat gaunnya nak..?" tanya Sovia saat kedua anaknya baru saja datang


"sudah mam dua pasang warna putih tulang dan soft gold" jawab Bianca


"oke ah Alex kau tidak mengundang teman mu .?" tanya Tomy


"ya tentu saja kalau kau sayang apa kau juga mengundang teman mu ..? " Alex menoleh ke arah Bianca yang masih diam


"aku tak punya teman"jawab Bianca malu malu


"ah tidak apa nak teman mama banyak nanti kita temena sama mereka ya" ucap Sovia yang mendapat gelak tawa dari semua orang.

__ADS_1


Alex mengirimi undangan digital untuk rekan rekanya termasuk Laura ,Loly dan jug Stifen dan masih banyak lagi.


.


"u wow sayang lihat ini Alex dan Bianca menikah " Laura menunjukkan ponselnya pada Michele yang tengah membelai rambutnya dengan lembut


"wah bagus dong gak ada lagi yang genit sama kamu" jawab Michele


"ck kau ini kita akan datang kan "


"ya tentu saja sayang kita harus memberi hadiah untuk mereka" jawab Michele dan mencium tengkuk Laura


"sayang hari ini Cafe ku mulai di bangun setelah ku fikir fikir bagaimana jika kita ke Turkey saja daripada ke Paris agar tidak terlalu jauh" usul Laura


"kau serius tidak akan menyesal..?"


"tidak aku ingin ke Turkey saja sepertinya menyenangkan" Laura membenamkan wajahnya ke dada bidang Michele entah akhir akhir ini ia merasa begitu manja dan tidak bisa jauh dari Michele.


"baiklah terserah kau saja"


.


.


🦋


🦋🦋


🦋🦋🦋


**Bersambung ..


extra part nih like dong**

__ADS_1


__ADS_2