RESTA CON ME BABY..

RESTA CON ME BABY..
part 53


__ADS_3

Tepat pukul sebelas malam acara penrnikahan Bianca dan Alex baru saja selesai . Mereka segera naik ke kamar hotel dan membersihkan tubuh mereka disana.


"kau mau mandi dulu.?" tanya Alex yang baru saja masuk ke kamar setelah menemui orang tuanya di luar


"kau saja dulu aku akan menghapus make up ku " jawab Bianca ia sibuk membersihkan sisa make up yang masih menempel sempurna di wajahnya


"baiklah " Alex menyambar handuk yang telah di siapkan dan masuk ke dalam kamar mandi.


Sambil membersihkan wajahnya Bainca tersenyum ia tidak menyangka kini ia telah sah menjadi istri seorang Alex pacar yang ia tinggalakan saat ia kuliah kini menjadi suaminya yang akan menemainya hingga ia tua nanti.


Bianca yang terlalu asik melamun tak tahu jika Alex telah keluar dari kamar mandi dan menatap Bianca yang tersenyum sendiri di depan cermin.


"Bi bianca hey" Alex menepuk pelan pundak Bianca


"ah ya " Bianca gugup bukan main ia di kejutkan Alex yang berada di sampingnya


"kau ini sedang apa cepatlah mandi ini sudah malam kau bisa sakit"


"ya ya ini aku mau pergi " Bianca berlari ke kamar mandi dan menutup pintunya dengan kencang


"ck apa yang dia pikirkan " Alex mengambil celana pendek dan juga kaos santai dan bersandar di ranjang king side yang telah di hias sedemikian rupa . Ia mengambil ponselnya dan membuka pesan dari teman temanya yang mengucapkan selamat atas pernikahannya.


Alex membuka beberapa foto pernikahannya dan memposting serta menjadikan walpapper foto saat ia mencium Bianca ia sudah bertekat akan mencintai Bianca dan menyayanginya .


"uhh sial ini gimana cara bukanya " gerutu Bianca ia mencoba menarik resleting gaun yang ia gunakan tapi tidak bisa tanganya tidak sampai bahkan sangat sakit saat ia memaksanya.


"aaarrggh aku harus bagaimana apa aku harus meminta bantuan Alex tapi aku malu " Bianca duduk di closet dan berpikir cara apa yang akan ia gunakan tapi ia tak menemukan satu ide pun di otaknya.


"ish kemana semua perginya ide ideku" dengan terpaksa ia membuka pintu kamar mandi dan mencari keberadaan Alex .


"Alex bisakah aku meminta tolong" Bianca menyembulkan kepalanya di balik pintu kamar mandi.


"apa.?" Alex menoleh ke arah Bianca


"to tolong turunkan resleting gaun ku aku tidak bisa" ucap Bianca dengan pelan. Alex bangun dari duduknya da berjalan mendekati Bianca .

__ADS_1


"hadaplah kesana " Alex memutar tubuh Bianca dan membuka gaun Bianca.


wah mulus sekali kulit Bianca" batin Alex


" sudah mandilah " Alex segera membalik tubuhnya lalu berjalan kembali ke ranjang besarnya.


Bianca langsung masuk dan menenangkan detak jantunya yang tidak beraturan . Ia segera menyiram tubunya dengan air dingin menghilangkan bayangan bayangan mesum yang terlintas di otaknya.


Tiga puluh menit kemudian Bianca telah segar dan harum ia mencari handuk tapi tidak ada satupun di sana. Ia baru ingat saat ia masuk ke kamar mandi ia tak membawa paoun kecuali tubuh


"ya Tuhan bodoh sekali aku ini" Bianca menepuk keningnya dan berdiri di sana cukup lama bagaimana ia bis akeluar dengan kondisi telanjang bukat seperti ini.


Tidak ada cara lain selain meminta tolong pada Alex .


" Alex " Panggil Bianca,tapi ia tak mendengar sahutan dari luar kamar


"apa mungkin dia sudah tidur.?" gunam Bianca.


Dengan semua pertimbangan yang ia hadapi ia memutuskan untuk mengintip apakah Alex sudah tidur. Perlahan ia membuka tuas pintu dan menyembulkan kepalanya di balik pintu .


"syukurlah setidaknya aman aku bisa mengambil handuk dan mengambil baju." dengan pelan Bianca berjalan mengendap dndap seperti maling . Ia berjalan mengambil jubah mandi yang tergantung di sebelah ranjang.


Saat Bianca mengambil jubah itu tak di sangka ia menyenggol tas miliknya dan jatuh tentu saja itu membuat gaduh.


Alex yang sedari tadi menutup manta langsung terbangun saat itu juga ia menoleh dan melihat Bianca yang telanjang bulat di hadapanya.


Jiwa kelakian yang ia jaga selama ini seeakan minta untuk di keluarkan dari tempat persembunyianya. Alex menarik tangan Bianca hingga gadis itu duduk dengan sempurna di hadapanya.


"Alex apa yang kau lakukan.?" teriak Bianca.


"ssstttt diam lah bukankah kau menggoda ku bagaimana pun aku seorang lelaki dewasa Bianca,aku akan meminta hak ku malam ini bukkan kah ini malam pertama kita" Alex mendekatkan wajahnya dan mencium bibir sexy Bianca dengan lembut.


Bianca yang kaget hanya diam tak berkutik tubuhnya terasa sangat panas saat itu padahal Ac di kamar itu begitu dingin.


Alex mengigit bibir Bianca sehingga sang empu mengerang kesempatan itu di gunakan Alex untuk masukkan lidahnya kedalam mulut Bianca ia mengespos seluruh isi dan mengobrak abrik disana.

__ADS_1


Bianca membalas ciuman Alex bagaimana pun mereka adalah pasangan yang sah tidak salah jika Alex meminta haknya sat ini.


Bianca mengalungkan tanganya pada leher Alex dan menikmati setiap decakan yang di timbulkan oleh bibir mereka.


Tangan Alex mulai aktif bermain di dua gunung kembar milik Bianca ia memainkan cokochips yang lumayan besar dan memilinya dengan pelan.


"eemmmhh" Bianca merasakan kenikmatan yang luar bisa di dadanya ia belum pernah merasakan kenikmatan yang begitu menggoda di sana.


Alex menarik tubuh sexy Bianca dan mengangkatnya yang membuat Bianca kini berada di pangkuanya, Alex terus menelusuri tubuh berisi milik Bianca dengan lembut.


Tak jarang ia meremat gundukan danging yang begitu menggoda itu. Alex menurunkan ciumanya hingga leher Bianca ia menciumi leher jenjang Bianca dan memberi jejak kepemilikanya di sana.


Tak sampai di situ ia mulai menurunkan ciumanya hingga dua gunung kembar milik Bianca yang begitu menggoda ukuran yang besar untuk standat wanita tapi sangat menggoda.


Alex segera membenamkan wajahnya disana dan memainkan setiap sisinya dengan rata ia meremas dan menghisap chokochips itu dengan lembut.


Bianca merasakan kenikmatan di sana ia meleguh dan terus menekan kepala Alex disana.Puas bermain di dada Bianca.


Alex menidurkan tubub Bianca dan menciumi perut rata sang istri hingga ia menemukan gua dengan rumput yang agak tebal dan merata.uww menarik


Alex tersenyum nakal dan membenamkan wajahnya disana ia memainkan lidahnya disana sambil memainkan jarinya. Berbekal pelajaran dari video yang ia lihat ia yakin akan bisa membuat Bianca klepek kelepek.tidak kusangka bang alex ternyata penggemar berat yutup biru kawan kawan


Bianca meleguh dengan pelan seeakan ada yang ingin meledak dari dlaam dirinya ia mengengam seprei erat erat saat jari jari nakal Alex terus bermain di intinya.


"emmmhh Alex " racau Bianca.


Alex melirik Bainca dan menambah kecepatan di bawah sana hingga Bianca berteriak dengan lantang..


"Aaaalexxx aku ingin pipis" Dan lava berwarna putih kental itupun banjir di bawah sana.


🦋


🦋🦋


🦋🦋🦋

__ADS_1


Next gak nih 🤭


__ADS_2