
Sinar matahari menerobos gorden kamar rumah sakit Michele ia terbangun dan melihat sekeliling ia menatap Jhontan yang tidur di sampingnya dengan menumpuk tangan dan di sofa ada Alice yang terbaring dengan jas dokter yang menutupi sebagian tubuhya. Ia mulai menggerak kan tangan nya tapi sangat sakit ia mulai mengeluarkan suaranya.
" natan " panggilnya . Jhontana bangun dan mengerjab kan kedua matanya .
" kak kakak sudah bangun apa sakit dimana yang sakit " jhonatan terlihat begitu khawatir.Michele tertegun mendengar Jhonatan meangilnya kakak. Bahkan miChele lupa kapan terakhir kali ia di panggil kakak oleh adiknya itu . Jhonatan terus mencari dimana sisi yang tidak membuat kakak nya tidak nyaman .
" hey sudah lah aku baik baik saja Natan " ucap Michele dengan pelan . Ia baru saja sadar ada perban di tangan kanan natan
" kenapa dengan tangan mu " tanya michele
" ah hanya terkena pisau sedikit " ucap Natan sambil mengelus tangannya
" di mana ayah dan ibu natan ..? mereka selamat kan..?" tanya Michele
" antarkan aku ke kamar mereka natan aku ingin melihat kondisi mereka "
" kak.... maafkan aku " natan tertunduk lemas air matanya menetes
" natan hey katakan aku di mana ayah dan ibu " ucap Michele
" Michele maafkan aku tapi ayah dan ibu mu telah meninggal 1 jam sebelum di rumah sakit mereka kehabisan darah saat perjalanan menuju rumah sakit " ucap Alice ia tak tega melihat Natan dan membantu menjelaskannya
" apa kalian bercanda..?" ucap Michele tidak percaya
Alice mengambil kursi roda dan membantu Michele berdiri ia duduk di kursi roda dan di dorong Alice tapi Natan menyentuh tangan Alice agar ia saja yang mendorong kakak nya.
saat memasuki kamar jenazah Michele tidak percaya kedua orang tuanya kini berada disini . Ia melihat dua orang yang terbujur kaku dengan postur yang sangat ia kenali. Ayah dan ibunya berada di bankar jenazah Michele membuka kain putih yang menutupi wajah ayah dan ibunya hatinya sangat sakit air matanya tak dapat ia tahan lagi. .
" ayah bangun lah ayah kumohon " michele mengguncang kan tubuh Lukasz . lukasz tak merespon ia beralih ke arah ibunya
" ibu bangunlah ibu bu buka lah mata mu aku disini ibu. Ibu berjanji tak akan meninggalkan ku bu bangunlah " Michele terus menangis Jhontan menghampiri kakak nya dan memeluknya.
" kak sudah lah kak" Jhonatan memeluk tubuh Michele dengan erat . Dua kakak beradik saling memberi kekuatan satu sama lain.
.
.
.
Berita kematian orang tua Michele menjadi trending topik di mana mana . Bagaimana pun juga keluarga Morrone adalah salah satu keluarga terkaya di Italy banyak kiriman bunga yang datang satu persatu di Mansion mereka.
Acara pemakaman di lakukan di sore hari rekan bisnis Michele dan Lukasz datang untuk memberikan penghormatan terahir pada pimpinan mereka. Lukasz di kenal dengan kewibawaanya yang tinggi dan hatinya yang sangat baik dia juga dermawan yang tak pandang bulu saat menolong orang . Makam kedua orang tersebut di sandingkan
sepulang dari pemakaman Michele dan Jhonatan langsung pulang ke mansion Para pelayan memakai baju hitam tanda berkabung .
" natan Bawa aku ke kamar " ucap michele ,Jhontan dengan sabar memapah tubuh Michele yang besar dan tinggi . Michele masuk di dalam kamarnya terdengar suara bantingan gelas dan tembakan di dalam sana kaca di dalam kamar Michele hancur berantakan kamarnya kini sangat berantakan dan kacau
__ADS_1
" arrrggghhhhhhhhhh willson aku akan membunuh mu dan menghabisi keturunan mu aku bersumpah demi nama ayah dan ibu ku " ucap michele
Jhontan yang ada di kamarnya meretas data yang ada di dalam ponsel lukasz dan Sandra ia menemukan satu panggilan dari nomor yang tidak di kenal dengan cepat ia meretas dan mendengarkan panggilan itu . Nomor itu rupanya sudah satu minggu ini menelfon Lukasz . Jhontan mendengarkan setiap panggilannya.
flash back
" lukasz aku memiliki penawaran untukmu, aku mempunyai budak dan beberapa anak kecil bisa kau gunakan mau kah kau menerimanya" ucap pria itu di seberang
" maaf dave aku tidak menerima pernah menindas anak kecil dan perempuan di dalam bisnis ku carilah orang lain saja aku tidak tertarik " ucap lukasz
" sombong sekali kau lukasz ,aku memberimu harga terbaik dan termurah "
" maaf dave tapi aku tidak tertarik" tegas lukasz
" baiklah itu tandanya kau tak mau bekerja sama dengan ku "
" terserah kau saja Dave susah berbicara dengan mu " lukasz mematikan telfon sepihak . Memang dirinya tidak pernah mau berhubungan dengan anak kecil dan wanita karna baginya itu sebuah dosa yang tidak bisa di maafkan.
" ada apa sayang .?" tanya sandra
" tidak ada hanya masalh bisnis " ucap Lukasz menutupi.
Hari ini Hari di mana Lukasz dan Sandra akan berbelanja bulanan ia berangkat setelah Michele dan Jhonatan berangkat bekerja. Di tengah jalan mereka menerima panggilan bahwa Jhontan di culik seseorang dan Pria itu mau Sandra dan lukasz datang di gudang milik mereka yang telah lama tidak di pakai.
Tanpa pikir panjang Lukasz dan sandra menuju Gudang tersebut ketika ia masuk ke dalam gudang kepala mereka di pukul dengan balok kayu dan pingsan saat sadar pun mereka telah ter ikat di kursi dengan tangan dan kaki yang juga ter ikat.
" bajingan kau dave lepaskan aku " ucap Lukasz
" siapa suruh kau menolak kerja sama dengan ku hah.?" ucap Dave
" " kau memang bajingan " ucap lukasz
"emmmm kau berisik sekali Lukasz kau bukan teman yang ku kenal dulu hahahha" Dave meninju wajah lukasz
" tolong lepaskan suami ku tolong " ucap sandra sambil ter isak
" ohh nyonya kau juga sangat berisik" Dave mendekati sandra dan menampar pipi sandra.Perempuan itu tersungkur ke tanah tak habis sampai di sana Dave mengeluarkan pisau dari sakunya dan menyayat bibir Sandra. Darah segar mengalir dari mulut sandra ia pingsan dan Dave masih menedang nya berulang kali.
"Dave sudah cukup kau melukai diriku ia tak ada hubunganya dengan urusan kita " teriak lukasz hatinya sangat sakit melihat istri yang ia sayangi bahkan menamparnya saja ia belum pernah tapi orang lain menyayat bibirnya bahkan menendang dirinya. Hati Lukasz begitu panas melihat kejadian itu .
" apa kah kau iri Lukasz baiklah aku akan memberimu juga" Dave berjalan menuju arah Lukasz dan menyayat bibir Lukasz dan menampar pipinya serta menendang Tubuh Lukasz
" aw kalian sangat cocok sekali kalian adalah pasangan yang serasi " ucap Dave
Sandra tersadar dan melihat suaminya yang di hajar habis habis an oleh dave ia berusaha mendekati Lukasz
" paa pa paa" ucap sandra terbata bata mulutnya mengeluarkan darah belum sempat menyentuh tubuh suaminya tangannya di injak oleh Dave dengan keji dan dia pun pingsan.
__ADS_1
" persetan kau dave aku bersumpah akan menghabisi anak dan keturunan mu di masa depan " ucap Lukasz murka
" aaaah lukasz aku takut jangan kau berkata seperti itu ,,atau malah sebaliknya " Dave nengeluarkan pistol di dan menembak perut lukasz berulang kali dan juga sandra setelah memastikan kedua orang itu mati .
Dave mengambil bangku dan menduduk kan dua orang itu di kursi memposisikan seolah kedua orang itu masih hidup
" mari kita tangkap ikan yang lebih besar hahahhaha''
Flash back off
Seluruh rekaman suara itu begitu jelas di telinga Jhonatan walaupun tidak ada sinyal tapi ponsel lukasz tergolong ponsel cangih ia bisa merekam suara yang terjadi di sekitarnya.
Jhontan mendengar kan rekaman itu dengan hati yang membara ia tak menyangka orang yang selama ini menjaganya harus pergi dengan cara yang mengenaskan.
" bangsat kau dave aku akan memusnahkan seluruh keturunan mu dan aku bersumpah akan menganggap mu dan keluarga mu tak pernah ada di dunia ini " jhonatan langsung menghubungi seluruh anak buah milik keluarga Morrone.
" siapkan pasukan mu kita habisi seluruh keluarga Willson dan antek anteknya " ucap natan pada anak buahnya
" siap tuan " ucap Anak buahnya. Tak berapa lama seluruh anak buah Morrone sudah berkumpul di halaman mereka. Jhonatan segera berganti pakaian dan memakai jaket tangan nya masih sakit dan sesekali masih mengeluarkan darah bila terkena tekanan terlalu kuat ia naik ke atas di kamar Michele.
" kak keluarlah " ucap Natan sambil mengetuk pintu kamar Michele. Michele keluar dengan pakaian yang sudah rapi ia memakai kemeja berwarna putih dan celana hitam ia menggunakan jaket warna putih .
" ayo Natan aku siap " ucap Michele .ia masih menggendong sebelah kiri tangan nya karna terkena tembakan dan habis operasi sebenarnya kondisi nya belum pulih tapi jiwa iblisnya bangkit sehingga mengalahkan rasa sakit yang ia derita. Michele dan jhonatan satu mobil dan ada anak buah mereka yang menyetir sementara di belakang mereka banyak mobil jeep dan lainya membawa pasukan yang begitu banyak.
" kita berangkat ayo"
Michele membawa pistol yang di berikan oleh lukasz dulu waktu pertama kali ia belajar menembak begitu juga dengan Jhonatan ia membawa 2 pistol pemberian lukasz .
Sesampainya di markas Willson Anak buah Michele langsung membabi buta dan menghabisi seluruh orang disana tanpa terkecuali setelah selesai mereka berpindah tempat di kediaman keluarga Willson di sana Michele dan Jhontan menembak seluruh orang yang berada di dalam tanpa terkecuali mereka membabi buta menghancurkan mansion besar tersebut setelah selesai membabi buta dan menghancurkan lawan mereka membakar mansion mewah tersebut .
" hapus semua identitas seluruh keluarga Willson jangan tinggalkan satu pun identitas yang tersisa hancurkN seluruh perusahaan dan kekayaanya sumbangkan semua uang yang mereka miliki untuk orang miskin di kota ini " ucap Michele sambil menghidupkan rokok di tangan nya
" baik tuan saya permisi " ucap Zyan ia adalah tangan kanan Michele selain Jhonatan .
Di tempat itu hanya tersisa Jhonatan dan Michele mereka melihat mansion yang terbakar dengan hebat di depan mereka dengan rasa puas. Meski mereka tahu semua ini tak kan bisa mengembalikan orang tua mereka tapi setidaknya iblis di dalam diri mereka bisa keluar dengan leluasa .
Jaket putih Michele berubah warna menjadi merah darah karna terkena darah para korban yang ia tembak dengan tanganya. Jaket itu ia lemparkan dan hangus bersama api dalam sekejab.
Kabar hancurnya keluarga willson telah sampai di seluruh perMafia an mereka takut dan memutuskan seluruh hubungan mereka dengan keluarga willson kurang dari 12 jam seluruh data bahkan nama willson pun tidak ada di negara tersebut. Sungguh hebat keluarga Morrone oleh sebab itu tidak ada yang berani mengusik keluarga Morrone.
Bersambung
like
komen
vote
__ADS_1