RESTA CON ME BABY..

RESTA CON ME BABY..
Part 56


__ADS_3

Di ruangan lain kini Laura berbaring dan dokter memeriksa perut Laura menggunakan stik dan menunjukkan foto di dalam sana.


"lihatlah ini bayi anda tuan umurnya sudah empat minggu jadi jaga kesehatan ya" Ucap dokter sambil menunjukkan foyo itu.


"kecil sekali apakah itu bayi haya sebesar biji kacang hijau?" tanya Michele keheranan ia terus melihat gambar berwarna hitam putih di layar itu dengan intens


Dokter tersenyum lalu menatap Michele "Bayi akan membesar seiring waktu beberapa bulan lagi dia akan semakin besar jadi saya mohon untuk makan makanan yang bergizi istrirahat yang cukup dan tidak terlalu lelah ya dan satu lagi jika ingin berhubungan lakukan dengan sangat pelan agar tidak menimbulkan kontraksi " imbuh dokter.


"saya akan memberikan vitamin dan tambah darah untuk nona Laura dan untuk anda tuan di kehamilan biasa terjadi seperti yang anda alami saat ini .


Fenomena ini sering disebut sebagai couvade syndrome atau sympathetic pregnancy, yakni kondisi di mana suami merasakan gejala yang serupa dengan pasangannya yang sedang mengandung.


Tak hanya ngidam, calon ayah juga bisa merasa mual, kram pada kaki, berat badan meningkat, gangguan pola tidur, dan lain sebagainya"jelas dokter.


"tapi anda tidak perlu khawatir karna ini tidak akan lama mungkin satu atau dua bulan kehamilan akan hilang dengan sendirinya saya akan memberikan obat pereda mual untuk anda"


"salah apa Daddy pada mu nak apa kau begitu membenci dad" Michele mengusap halus perut rata milik Laura dengan lembut.

__ADS_1


"itu karna dad nakal" Laura berbicara menggunkan suara bayi.


Dokter meresepkan beberapa obat untuk dua pasangan itu setelah menebus obat mereka kembali ke mansion bersama.


.


Saat akan masuk ke mansion Michele keluar dahulu dan menyuruh Laura menunggu di dalam mobil.


"pelayan singkirkan ini semua aku tidak mau istriku jatuh dan dalam bahaya ah ya pak Nam siapkan aku kamar di bawah saja mulai sekarang aku akan tidur di bawah " setelah memberi perintah yang membuat seluruh pelayan bingung Michele keluar dan menggendong Laura masuk ke mansion .


Michele membawa Laura masuk ke kamar mereka sementara para pelayan memandang satu sama lain dengan heran Pak Nam berlari ke arah Jhontan yang baru saja masuk seaakan meminta penjelasan.


"apa yang terjadi dengan dunia ini sepertinya aku harus merestart otak ku ini" Jhontan memijat kepalaya lalu masuk kekamar dan membanting pintunya dengan kasar.


"akan bertambah banyak tugas ku mulai sekarang kapan waktu yang aku miliki untuk mencari istri.? rasanya aku harus segera menikah saja aku sudah tidak kuat dengan kejombloan ku ini jika aku tidak segera menikah bisa saja aku menjadi perjaka tua kan sementara kakak ku saja sudah akan memiliki anak " decak sebal Jhontan ia segera mandi dan memutuskan pergi ke kantor karna bisa di pastikan kakaknya yang tampan itu tidak akan meninggalkan mansion seharian.


.

__ADS_1


"sayang dengarkan aku mulai sekarang kau tidak boleh kemana mana kau harus dirumah dan kamr kita akan di pindah ke bawah agar kau tidak naik turun tangga karna itu akan berbahaya untuk kehamilan mu oke aku akan menjaga mu 24/7 jika itu di perlukan kau harus banyak makan dan istirahat agar kau dan bayi kecil ku sehat " oceh Michele panjang lebar


Laura hanya memperhatikan Michele saja sesekali ia tersenyum saat menatap wajah Michele yang tampak panik dan aneh menurutnya.


"sayang dengarkan aku hamil bukan penyakit oke jika aku tidak banyak bergerak akan susah jika aku nanti melahirkan jadi jangan paksa aku di rumah karna aku bisa stres" Laura menarik tangan Michele agar pria itu duduk di sampingnya. Laura membelai wajah Michele dengan lembut.


" jangan terlalu berlebihan Michele aku akan menjaga anak kita sebaik mungkin untuk kamar pindah ke bawah it's oke aku mau tapi jika harus terus di mansion aku menolaknya" imbuh Laura.


"ayolah Laura menurutlah padaku aku hanya ingin yang terbaik " Michele mengalihkan pandanganya sebisa mungkin ia mengatur emosi yang sudah menumpuk di puncak ingin segera di luncurkan


"oke baiklah jika itu yang kau inginkan" Laura menarik wajah Michele agar menghadap ke dirinya ia tak ingin memulai pertikaian .


🦋


🦋🦋


🦋🦋🦋

__ADS_1


🦋Bersambung..


__ADS_2