RESTA CON ME BABY..

RESTA CON ME BABY..
Part 9


__ADS_3

Di kantor Jhontan mulai mencari jejak digital Laura ia juga bingung tak biasanya ia seperti ini .


" apa yang dia inginkan haaah apa juga yang menarik dari perempuan ini ck merepotkan " racaunya di depan komputernya tak lama bunyi printer mulai mengeluarkan satu persatu data tentang Laura dari mulai asal, orang tua bahkan mantan mantanya sekalipun ia serahkan


tok tok tok


" permisi tuan "


" masuklah Natan "


" ini yang anda minta dan nona Anna terus mencari anda ia ingin makan siang dengan anda " ucap Natan .


Anna adalah pacar Michele tapi Michele tak terlalu menganggapnya karna ia hanya menginginkan hartanya.


Anna adalah anak teman Lukasz dan mempunyai bisnis yang sama sempat Lukasz ingin menikahkan mereka tapi Michele menolak dengan tegas Michele sudah menyelidiki Anna dan ia hanya menginginkan uang dan kekayaanya saja tapi ia hanya diam dan tidak peduli .


Dan bagaimna ia bisa pacaran ya itu karna Anna yang membuat ia seoalah olah menganggap Michele pacarnya tapi Michele begitu acuh tak acuh padanya bahkan ke arah jijik.


" katakan padanya aku sibuk " Ucap Michele ia membaca berkas yang di berikan oleh Natan


Brakkkkk.... Anna masuk ke ruangan Michele terlihat di depan pintu banyak penjaga yang sudah pasrah dengan Anna


dari sorot matanya mengatakan " maaf tuan kami sudah berusaha semaksimal mungkin "


" Michele lihatlah mereka melarang ku menemui mu aku merindukan mu " Anna melemahkan suaranya dan berjalan menabrak Natan dan dengan berani duduk di Pangkuan Michele.


Michele memberi aba aba pada Natan menyuruhnya keluar dari ruangan nya .


" apa yang kau inginkan .? aku sibuk Anna pergilah " tanya Michele dengan suara beratnya


" apa kau lebih memilih pekerjaan mu dari pada aku " ucap Anna semakin manja


Michele yang tidak tahan menatap manik kedua mata Anna dengan tajam. Anna sebenarnya takut dengan Michele tapi ia sangat kaya ia bisa mendapatkan kekayaannya.


Walaupun tubuhnya sangat molek dan sexy tapi Michele tak pernah tertarik pada Anna bahkan setiap hari Anna selalu mengirimi video vulgarnya pada Michele tapi Michele tidak pernah tertarik.


" keluarlah atau akan ku pangilkan penjaga " ucap Michele ia kini sangat geram .

__ADS_1


" kauuu" Anna bangkit dari pangkuan Michele dan berjalan dengan kesal ke pintu itu.


" aku tak akan melepaskan mu Michele" ucapnya ia segera keluar dan membanting pintu dengan keras . Michele tersenyum miring melihat tingkah Anna


Michele meraih berkas yang sempat tertunda dan membacanya kembali ia tersentuh dengan kisah Laura hidupnya sangat pahit bahkan ia hanya hidup sendiri di dunia yang besar dan luas ini.


" aku berjanji akan menjaga mu Laura " ucap Michele sambil tersenyum


" haruskah aku menjemputnya di Korea.?" ucapnya lirih


ia melanjutkan membaca berkas itu dan menemukan fakta bahwa ia mempunyai kedai kopi di pinggir kota .


" menarik aku akan mengunjunginya " ia mengambil ponselnya dan menghubungi Jhonatan


" Natan siang ini kita keluar dan berkas yang perlu ku tanda tangani antar ke ruangan ku aku akan menyelesaikannya "


" baik " jawab Natan


.


.


.


Michele mencari tempat duduk yang lumayan dekat dengan kasir sebenarnya ia ingin mengorek informasi tentang Laura. ia meminta Jhonatan memesan kopi untuknya . Alex tau bahwa ia adalah keluarga morrone. Mengapa mereka begitu tertarik dengan laura


" apa yang mereka inginkan " batin Alex ia membuatkan kopi untuk dua orang tersebut dan memberikanya sendiri


" ini yang anda pesan tuan selamat menikmati." ucap Alex


Michele hanya mengangguk pelan dan menikmati kopi di gelas miliknya kedai semakin ramai karna jam makan siang banyak kariawan dari perusahaan yang sengaja datang ke kedai milik Laura hanya untuk memesan kopi dan melihat Laura. Tak lama ada seorang laki laki muda yang tampan datang menghampiri Alex.


" dimana Laura..?" tanya pria itu


" dia sedang keluar kota " ucap Alex acuh tak acuh ia adalah Leon mantan Laura


" pantas saja aku kerumahnya tidak ada orang " ucap Leon

__ADS_1


" Leon ku harap kau menjauhi Laura ia begitu menderita dengan mu" ucap Alex sambil terus mengisi gelas di depanya dengan kopi


" apa maksud mu Alex semua ini tidak ada hubungannya dengan mu jadi jangan ikut campur"


" kau seperti tak punya harga diri saja mendekati mantan yang sudah kau sakiti hatinya apakah kau sudah tidak punya uang oh atau kau baru saja di tinggal oleh selingkuhan mu " sindir Alex ia bahkan terkekeh menertawakan pria itu


" bisakah kau diam tak ada urusanya dengan mu bajingan " ucap Leon dengan marah


" benarkah Leon bahkan kau hanya menjadi parasit di kehidupanya dan kau masih punya nyali mencarinya hingga saat ini waaah waah wah kau sungguh tak punya malu " sindir Alex ,


Alex menyimpan dendam selama ini kepada Leon karna gadis yang ia sukai harus menderita seperti ini karna Leon


" apakah ini pria yang menyukai Laura .?" batin Michele


" kauuu" Leon dengan sepontan menonjok wajah Alex.


Alex yang mendapat serangan mendadak tersungkur dan bibirnya berdarah semua pelanggan berteriak histeris. Alex di bantu berdiri oleh kariawan di belakang mereka Alex bangun dan membalas serangan Leon.


" berhenti kalian seperti anak kecil saja " Michele berteriak dengan keras tapi ia masih duduk dengan tenang di kursinya.


Ia berjalan ke arah dua orang yang bersiap dengan pukulan mereka dan menampar kedua pipi kedua pria itu.


plakkk plakkk


" sampah , Natan ayo pergi " Jhonatan bangkit dari kursinya ia sangat terheran heran dengan bosnya hari ini dia adalah manusia berhati es yang tak peduli dengan apa pun di depanya tapi hari ini ia sangat berbeda.


Sebelum pergi tak lupa ia menaruh uang kopi di sana yang sekitar bernilai 1 juta rupiah.


Semua mata tertuju pada mobil mewah itu yang mulai meninggalkan Kedai itu dan menatap dua pria yang beradu tadi .


Alex dan Leon segera melepaskan gengaman tangan mereka dari kerah baju satu sama lain. Leon meninggalkan kedai itu dan Alex kembali bekerja.


Bersambung


like


komen

__ADS_1


vote


__ADS_2