
Oke mari sejenak kita lupakan Michele dan Laura dulu oke.
" Natan kau sudah tidur ..?" panggil Alice . Ia melihat Jhontan yang tengah terbaring di atas Bankar dengan tenang dan tak merespon panggilanya .
" ck baiklah " Alice duduk di tepi ranjang Jhontan dan mengamati wajah pria itu dengan teliti.
"ck dia begitu dingin seperti kulkad tapi aku menyukainya bahkan aku tak tahu kapan rasa itu datang " ucap lirih Alice.
Jhontan sebenarnya belum tidur ia memilih untuk berpura pura tidur dan mendengar ocehan gadis kecil nan mungil itu.
" kau tahu Natan saat tuan Michele menelfon ku setiap saat..? aku selalu panik dan ingin segera menghilang untuk menemui mu apa aku jahat jika aku menginginkan kau sering sakit agar aku sering menemui mu bahkan menyentuh mu " Alice berbicara seolah Jhontan mendengarkanya. Ya padahal Jhontan dengar sih.
" ya begitulah " Ponsel Alice bergetar ia melihat nama di sana dan mengangkat panggilan itu.
" baiklah aku datang " Alice menutup panggilan dengan kesal .
" ck menganggu saja . Maaf Natan aku harus pergi ada pasien darurat aku akan mengunjungi mu nanti dan aku berdoa agar kau tidak cepat sembuh heheh " Alice membelai wajah tampan Jhontan dan keluar ruangan itu dengan cepat..
" dia lucu sekali " Jhontan membuka matanya saat suara pintu tertutup.
" aku juga suka pada mu Alice tapi aku takut kau akan menjauh dariku jika kau tahu apa dan siapa aku " ucap Jhontan .
Mengingat pekerjaanya seakan ia takut untuk mendekati wanita. Dulu sekali ia pernah dekat dengan wanita dan ia harus menelan pahitnya kehidupan saat ia memberi tahukan siapa dia dan apa pekerjaanya keluarga wanita itu menolaknya dan lebih sadisnya lagi.
Mereka menjadi korban pembantaian oleh musuh keluarga Morrone.
" kau lama sekali Alice" sindir Daniel ia telah selesai mengobati pasien.
__ADS_1
" maaf aku ketiduran " jawab singkat Alice ia segera menangani pasien lain dan mengobati luka mereka serta membuat laporan.
Selesai dengan prosedur pemeriksaan Alice berniat keluar ruangan karna jam di dinding sudah menunjukkan pukul dua pagi.
" capek sekali " keluah Alice ia berjalan keluar ruangan menuju ruangan praktek miliknya disanalah ia tidur setiap sift malam.
" mau kemana..?" sapa Daniel
" aku lelah Daniel aku akan istirahat sebentar bye" Alice segera berlalu meninggalkan pria tampan itu.
" kenapa dia seakan menghindar dariku ck aneh sekali " keluh Daniel ia kembali ke ruang pasien miliknya untuk pemeriksaan.
Alice kembali ke kamar milik Jhontan ia melihat Jhontan yang masih menutup mata dengan damai ia tersenyum dan menuju sofa empuk lalu tidur berselimut mantel putih miliknya.
.
.
.
Jhontan menuju kamar mandi dan membasuh wajahnya tubuhnya kini sudah mulai segar ia ingin segera keluar dari rumah sakit itu jujur ia bahkan tidak suka dengan bau rumah sakit.
Ketika ia keluar dari kamar mandi jhontan mendekati wanita itu dan benar daja dia Alice.
" bagaimana bisa dia di sini " Jhonatan ingin membangunkan gadis itu tapi ia mengurungkan niatnya ia memilih kembali ke ranjangnya dan mengambil benda pipih di nakas.
" eeemmmhhh" suara serak khas orang bangun tidur keluar dari mulut Alice. Jhontan yang melihatnya pura pura tertidur dan menutup matanya.
__ADS_1
" sudah pagi saja rasanya baru lima menit aku tidur" keluh Alice ia menghampiri Jhontan dan menggoyangakn tubuh besar pria itu.
" bagunlah sudah pagi " ucap Alice
" eeemm" jawab Jhontan ia membuka kedua matanya seolah sedang bangun tidur
" kau di sini Alice..? tanya Jhontan dengan suara serak yang di buat buat nya
" aku baru saja datang aku akan memeriksa mu " ucap Alice berbohong.
Alice segera mengambil alat yang menggantung di lehernya dan menempelkan benda itu di dada Jhontan.
" kau sudah lebih baik siang ini kau boleh pulang " tutur Alice ia sedikit kecewa di sana
" benarkah..?"
" ya aku akan menuliskan resep vitamin untuk mu dan aku harap kau tidak terlalu lelah kondisi mu sangat lemah Natan " tutur Alice
" baiklah aku akan menghubungi tuan Michele " imbuhnya.
Alice berjalan ke ruanganya dengan langkah gontai dan menelfon Michele di sana.
" hah habis sudah waktu ku " keluh Alice
🦋
🦋🦋
__ADS_1
🦋🦋🦋Bersambung...