
Alex terus menghubungi Laura pasalnya sudah siang tapi batang hidungnya belum juga terlihat
" dimana anak ini sudah jam berapa ini apa aku ke rumahnya saja apa mungkin dia sedang sakit," Alex segera melepas pakaian kerjanya dan mencari Loly yang sedang membersihkan mesin kopi dengan Stifen
" Loly kau sudah bisakan melayani dan mengasir aku akan ke rumah Laura mungkin dia sakit aku akan kembali " ucap Alex dari wajahnya ia tampak sangat khawatir
" iya kak hati hati " Alex segera pergi meninggalakan kedai dan pergi ke rumah Laura menggunkan Sepedanya.
Tiga puluh menit kemudian Alex telah sampai di pos securty tempat tinggal Laura.
" ada yang bisa saya bantu tuan .?" tanya pak Johan
" Apakah Laura di dalam pak sudah dua hari ini gadis ini tidak menampakkan diri apa dia di dalam ?" cerca Alex
" ah nona Laura kemarin malam minggu dia keluar tuan setelah itu saat pulang dia dalam mabuk tuan dan ada pria berkemeja hitam yang bertanya pada saya dimana nona Laura .setelah mungkin setengah jam an kemudian Nona Laura datang dengan taxi setelah itu kalau tidak salah nona Laura di bawa tuan ber mobil mewah itu tuan .sebentar kalau tidak salah dia bagian keluarga Morrone" jelas Pak satpam
" benarkah jadi dia keluar bersama pria itu ,kemana dia membawanya.?" Alex memijat pangkal hidungnya
" wah kalau itu saya tidak tahu tuan. dan sampai hari ini saat saya patroli saya belum melihat nona Laura sama sekali" jelas pak johan
" ah begitu ya sudah kalau begitu tolong sampaikan pada Laura jika aku kemari " Alex menaiki sepedanya dan pergi meninggalakan Komplek Laura .
" baik tuan"
Di perjalanan perasaan Alex campur aduk entah apa yang ia rasakan saat ini kesal bercampur cemburu ia juga khawatir dengan keadaan Laura.
" dimana kau laura " batin Alex
__ADS_1
🦋
Pesawat telah melandas sempurna di bandara pribadi milik Michele ia segera mengangkat tubuh Laura yang saat ini sedang tidur dengan pulas. Jhontan dan paman Simmo juga mengikutinya dari belakang dan langsung masuk ke dalam mansion mewah itu.
Laura di tidurkan di ranjang besar nan mewah milik Michele.Sejenak ia menatap lekat lekat wajah Laura yang sangat tenang .Michele menyingkirkan anak rambut yang berada di pipi Laura. Michele mendekatkan bibirnya dan mencium benda kenyal nan mungil milik Laura.
Laura yang tersadar langsung membelalakan kedua matanya melihat Michele yang begitu dekat dengan dirinya bahkan kini bibir mereka saling memaut satu sama lain..
Melihat Laura yang terbangun bukanya Menjauh Michele semakin memperdalam ciumanya ia meraih tengkuk Laura dan menautkan bibir mereka dalam dalam.
Laura mulai terbuai dengan ciuman Michele ia mulai membalas ciuman yang sangat lembut itu.Tangan michele mulai membelai pipi tirus milik Laura dan semakin turun hingga ia menyentuh dua gunung kembar milik Laura .
Laura mengerang penuh kenikmatan ,laura memejamkan kedua matanya dan mengigit bibirnya . Michele yang melihat nya begitu bersemangat. Tangan Michele menelusup di balik kaos Cropp yang Laura gunakan mempermudah gerakan tanganya.
Michele menerobos masuk memegang dua buah gunung kembar yang sangat mengoda imanya. Ia mulai memainkan Choko chips itu dengan pelan .
Tak lupa michele memberikan tanda kepemilikanya disana.
Laura mulai menggeliat tidak karuan bagaikan cacing kepanasan. Suara erangan perlahan mulai keluar dari mulut mungil Laura.
Michele melahap habis gundukan daging yang begitu menggodanya itu. Tangan Michele terus menyentuh dan menelusuri tubuh Laura kesana kemari.
Tubuh Laura dan michele menginginkan hal yang lebih .
" Laura bolehkah aku " Michele menatap Laura dengan mata sayunya yang sudah tak tertahankan..
Laura hanya diam dan menganguk dengan perlahan.Mendapat lampu hijau Michele segera ******* bibir Laura dengan ganasnya. Tanganya berlari kesana kemari menyobek baju Laura dan dibuangnya dengan sembarangan.
__ADS_1
Ketika dua tubuh itu sudah polos tak tertutup apapun Michele mulai memainkan Aset berharga Laura dengan pelan agar tidak menimbulkan sakit yang berlebihan di sana .
Setelah di rasa cukup Michele segera melakukan penggabungan di antara mereka dengan sedikit hentakan Akhirnya milik Michele berhasil masuk ke dalam Inti Laura.
Laura mengeluarkan airmatanya pasalnya milik Michele dirasanya amat besar dan begitu perih di bawah sana. Michele melihat darah keluar dari inti Laura ia beruntung gadis yang akan ia jadikan Istri begitu sangat menjaga mahkotanya.
Melihat Laura yang menitihkan air matanya Michele segera melahap Bibir Laura untuk mengurangi sakit di intinya dengan perlahan Michele menambah ritme permainan mereka.
Kedua manusia itu kini terbang dia atas nirvana merasakan kenikmatan dunia yang begitu sangat menyenangkan .
Peelahan tubuh Laura berasa bergetar hebat ia telah mencapai puncaknya pertamanya.
Michele masih menikmati permainannya dengan lihai.
" aaa laura kau sungguh nikmat" Michele melanjutkan gerakanya sangat cepat sampai ia mencapai puncaknya .
Cairan kental itu mengalir deras di rahim Laura. Michele ambruk di samping Laura dengan nafas yang menderu.
" aku mencintaimu laura minggu ini kita akan menikah terimakasih" Michele mencium laura dengan penuh kasih sayang.
Dan mereka pun tertidur dengan posisi salaing berpelukan dan dengan peluh yang mengalir di tubuh mereka.
🦋
🦋
Bersambung.
__ADS_1