
Hati Alex begitu bergemuruh setelah membeli makanan ia berjalan ke taman yang tidak jauh dari Kedai.
" hah bodoh sekali aku ini jelas dia menolak ku tapi aku masih mengharapkan cintanya." ucap Alex kesal sambil memukul dengkulnya hatinya begitu panas melihat Laura begitu akrab dengan pria lain .
sekelebat ia melihat seseorang yang ia kenal ,wanita itu berjalan dengan mengusap air matanya dengan kasar
" bukankah dia Bianca.?" ucap Alex gadis itu berjalan dengan cepat menuju jembatan layang .Alex memiliki firasat buruk dan ia mengikuti gadis itu. wanita itu berteriak di tengah tengah jembatan dan bersiap Untuk melompat.
" Bianca apa yang kau lakukan " Alex dengan panik
" jangan mendekat aku bosan dengan hidup ku biarkan aku" ucap Bianca sambil menangis
" kau tidak bisa seperti ini bagaimana dengan keluarga mu bagaimana dengan perasaan mereka jangan kau bertingkah bodoh Bianca" ucap Alex perlahan ia mendekati Bianca orang mulai berkumpul dan melihat nya.
Bianca mencerna kata kata Alex dengan susah payah .Mendapat kesempatan Alex langsung menyambar tubuh Bianca
Brugggggghhhh Kedua orang itu terjatuh
" tenang lah ayo pergi dari sini " Alex menuntuh Bianca lalu membawanya pergi meninggalkan tempat itu. Mereka duduk di taman Alex memberikan air mineral untuk Bianca yang ia beli tadi.Ia tak sadar bahwa sikunya terluka dan mengeluarkan darah .
Bianca masih diam dan tidak berkata kata hatinya masih sangat kalut " kau mau ku antar pulang .?" tanya Alex Namun tiba tiba Bianca meraih tubuh Alex dan memeluknya dengan erat dan menangis sejadi jadinya. Alex yang bingung hanya diam dan bingung harus bagaimana .
Bianca Domani adalah matan pacar Alex saat mereka masih Kuliah. Gadis berperawakan tinggi langsing dan kulit exsotisnya mampu menyihir pria yang ia lewati Ia adalah cinta pertama Alex . Bianca dan Alex adalah pasangan yang sangat cocok Bianca sengaja menjauh dari Alex karna salah faham .
Saat akan pulang bersama Bianca menunggu Alex di tempat biasa mereka bertemu tapi Bianca melihat Alex di cium oleh seorang gadis yang tak lain adalah temannya sendiri. Berulangkali Alex menjelaskan bahwa ia tak menyukai temanya tapi Bianca sudah terlalu benci dengan Alex
Seiring waktu ia menghilang dari bayangan Alex.Alex terus mencari dimana keadaanya hingga ia mendengar kabar bahwa Bianca pindah ke kota lain ikut dengan orang tuanya. Alex sangat Hancur berulang kali ia mencari Bianca tapi tak pernah bertemu Alex menutup hatinya berharap Bianca dapat kembali kepadanya hingga hatinya perlahan terbuka untuk Laura tapi laura menolaknya hingga saat ini ia menemukan Bianca.
__ADS_1
Kerinduan yang mendalam merebak di hati Alex ia ingin memeluk erat Bianca tapi ia mengurungkan niatnya . Cukup lama Bianca menangis hingga mata indahnya kini bengkak dan dandanannya sangat berantakan . Alex sangat penasaran kenapa gadis itu bisa seperti ini tapi ia tak sanggup untuk bertanya .
" kau mau makan .?" tanya Alex dengan pelan . Hanya di balas anggukan oleh Bianca mereka masuk di rumah makan kecil di dekat taman Alex memesankan makanan untuk mereka berdua . Bianca menatap punggung Alex pria yang selama ini ia tinggalakan nyatanya masih di pertemukan oleh Tuhan.
Alex datang membawa baki berisi makanan dan minuman.
"makanlah " ucap Alex Bianca hanya mengangguk dengan pelan. Alex menyendok makanannya ia sempat mencuri pandang ke arah Bianca. Ia mulai merasakan perih di sikunya Alex melihat baju yang ia gunakan sobek di bagian siku dan mengeluarkan darah . Baju yang kering dengan daranh melekat dengan luka Alex.
" ah" Alex meringis kesakitan saat baju yang melekat ia tarik dengan keras goresan di siku alex mengekuarkan darah kembali
" ah **!* " umpatnya.
Bianca yang melihatnya langsung bangkit dari kursinya dan menuju kasir . Lalu ia kembali membawa P3K di tanganya ia mendekat ke arah Alex dan membersihkan Luka menggunkan Alkohol dan memberinya obat agar tidak infeksi ia membalutnya dengan kasa. Lalu ia mengembalikan Kotak obat itu.
" maafkan aku jika bukan karena ku kau tidak akan mendapat luka itu " ucap Bianca dengan tertunduk Air matanya turun membasahi pipinya
" selesaikan makan mu Bianca " ucap Alex dengan pelan . Bianca menyelesaikan makan nya yang tertunda.Selesai makan Alex mengajaknya ke rumahnya dan Bianca tak menolak.
Sesampainya di rumah Alex mempersilahkan Bianca masuk ke dalam rumahnya. Rumah yang lumayan besar dan sepi hanya ada 1 pembantu dan orang tuanya sedang pergi ke luar negri Alex terbiasa di tinggal orang tuanya.
" kau mau minum apa .?" tanya alex
" air putih saja " ucap . Sesat kemudian Alex datang membawa segelas minuman di tanganya. Suasana menjadi sangat cangung Alex bingung apa yang harus ia katakan.
" maafkan aku alex aku merepotkan mu " ucap Bianca
" it's oke aku tidak merasa di repotkan oleh mu " ucap Alex dengan lembut
__ADS_1
" Alex orang tua ku berpisah dan meninggalkan ku mereka bahagia dengan keluarganya masing masih dan tak pernah memperdulikan ku aku kesepian " ucap Bianca matanya Berkaca kaca ia meluapkan kegundahan yang ia pendam sendiri selama ini
" pacarku meninggalkan ku karna gadis lain dan ia telah menipuku seluruh uang ku di bawa kabur bahkan sekarang aku tak punya tempat tinggal saat aku menemui orang tuaku mereka sibuk dengan berbagai alasan" imbuhnya lagi
Alex merasa iba dengan cerita Bianca ia mendekat ke arah Bianca dan memeluknya dengan lembut.
" ku mohon jangan kau lakukan hal seperti tadi Bianca. Kau bisa membahayakan dirimu" ucap Alex
" aku harus bagaimana Alex aku sudah tak punya siapa siapa lagi" ucap Bianca
" kau bisa tinggal sementara di rumahku" ucap Alex
" aku malu aku akan menyusakan mu "
" tidak kau takkan mengusahkan ku tapi kau harus janji jangan pernah sperti ini lagi oke " ucap Alex menatap wajah Bianca
" aku berjanji Alex"
" baiklah sekarang istirahatlah dan bersihkan dirimu akan ku tunjukkan kamarmu ayo" Alex menggandeng tangan Bianca dan membawanya ke kamar Tamu setelah memastikan Bianca baik baik saja ia masuk ke dalam kamarnya yang berada di lantai dua dan membersihkan tubuhnya.
BERSAMBUNG
like
komen
vote
__ADS_1
thanks guys