
...Chapter 10...
“Sudahlah, ayo kita ke-” Soraya belum selesai bicara
“Hei!, Vanya!, Soraya!, Michelle!” Teriak seseorang dari kejauhan
“Uh?” Soraya mengangkat tangannya ke alis
*Seperti silau
“Eh?, bukankah itu Laura dan Clara?” -Vanya
“Iya weh” -Soraya
“Apa mereka satu anggota dengan kalian?, basket?”
-Nathan
“Iya”
Laura dan Clara mendekati mereka
“Kalian sedang apa?”
Laura menggerakkan tangannya dan berlagak imut.
“A-ano, kami habis-”
“Ya sudah, kalian bicara saja, kami berdua akan bermain bola, tattaaaaa” Yohan dan Nathan melambaikan tangan.
“Tattaaaaa!”
“Eh iya, kira-kira kenapa, mengapa, dan siapa ya?, yang melempar peluru yang berisi obat tidur ke Hanzo?” -Clara
“Entahlah..” -Laura
Vanya mengerutkan alisnya.
“Sudahlah, ayo bermain, ayo ke taman saja”
-Vanya
“Oke!”
Bruk! Seseorang tidak sengaja menabrak orang disebelahnya
“Ah!, eh, Vettel, maaf, ternyata aku memang lalai”
“Tak apa”
“Bagaimana latihanmu?” -Zayn
“Baik”
“Lalu, bagaimana denganmu?” -Vettel
“Lancar sih, tapi ada beberapa kesalahan” Zayn meringis
“Vere!, aku ingin menanyakan sesuatu padamu” -Vettel
“Uh?” -Zayn
Laura dan yang kainnya bersenang-senang sambil meniup gelembung.
__ADS_1
“Ahhh!, Laura sudahlah!” -Clara
“Haha, kenapa?, ini seru!” -Laura
Laura meniup gelembung dan mengarahkannya ke Clara
“Kenapa harus meniup jika kita tinggal mengibaskannya?!” -Soraya
“Karena, tenaga akan membuahkan hasil”
-Laura
“Konyol sekali”
“🥲👍🏻” *ekspresi mereka
Laura tersenyum dengan imut seperti biasanya.
“Ayo kita bermain yang lain” -Vanya
“Ayo!” Semuanya bersemangat.
“Ayok! Michelle Chan!” -Laura
“Idih, jangan panggil aku dengan nada sok imut begitu donk”
Terlihat seperti Michelle berbicara menggunakan nada, tapi itu tidak benar, mukanya sama sekali tidak berekspresi.
“Hahaha, Ayok!”
“Pertama, kita sudah bermain gelembung, setelah ini, kita..” Soraya berpikir-pikir.
“Aha!, bagaimana jika kita ke taman Sakura yang ada di sebelaaah...” Laura menunjuk sambil berputar
“Ayo bermain kejar-kejaran!” -Clara
“Boleh si” -Vanya
“Hwaa, hahaha!” -Laura
“Landak putih!, sini!” -Soraya
“Ayo bermain bersama!” -Clara
“Ya!”
Sekolah hari selanjutnya..
“Hai anak-anakkuuu, hari ini Ibu sangat senang karena bisa bertemu kalian lagi!”
“Eh?” (😳😑) #murid-murid
“Ah, tidak-tidak, jadi akan ada kompetisi renang-”
“Hah?” Sekelas ribut
“HEI!, dengarkan dulu!” Aurora Sensei melotot.
“Ah, iya!” Semua murid bergetar
“Jadi anak-anak, akan ada kompetisi renang yang akan digelar bulan depan,”
“Hah?!” *Murid-murid
__ADS_1
“Jadiii!, persiapkan diri kalian, kalian bisa membuat layaknya kelompok renang, Putra dan Putri!”
“Oooh, baik!”
Jam istirahat tiba..
“Oh iya Michelle!, masih ingatkah kamu dengan kenangan kita waktu SD dulu?” -Vanya
“Ya”
“Ngomong-ngomong, keluargamu sehat?” -Vanya
“Dan, bagaimana Kakakmu yang sekarang?, apakah dia masih tampan seperti dulu?, uuh dia sangat imut!” -Soraya
“Ya! Bagaimana kabarnya?” -Vanya
Michelle terkejut, sangat terkejut!
“Kakak..?”
“Michelle?...” -Vanya
“Jangan melamun doank donk!” -Soraya
“Apa ada masalah?” -Vanya
“Ah, tidak, dia baik-baik saja”
Tiba-tiba, suasana hati Michelle berubah, campur aduk dengan perasaan aneh.
“Ah, syukurlah!” -Soraya, Vanya
🌨—•
“Apa?!, berita terbaru!, penghinaan balas ke segerombolan orang–” -Vanya
“Apa?” -Soraya
“Bukankah ini–” Tiba-tiba Laura datang
“Orang-orang yang–” -Clara menyaut
“Ya!”
“Ah, tidak apa-apa Michelle..” -Soraya
Orang-orang yang mereka maksud adalah segerombolan orang yang kemarin memotret Michelle dengan capt yang aneh.
“Ah!, Kakak kelas dan Ketua OSIS?!”
“Lihat! Mereka berdua keren sekali!” Jerit para murid
“Uh?”
“Nah! Itu murid yang aku maksud kemarin!” -Soraya
Michelle melirik mereka berdua
(Ketua OSIS dan Kakak kelasnya)
Dan...!!!
...End Chapter 10....
__ADS_1