ROYAL SCHOOL AND EIGHT KINGDOM

ROYAL SCHOOL AND EIGHT KINGDOM
CHAPTER 30. Tersesat


__ADS_3

...Chapter 30...


“Hei, kita harus melewati jembatan tua itu?!” -Vanya


“Tentu saja!” -Soraya


“Ehm, oke kalau kalian memaksa..”


“Hati-hati..” -Vettel


“Aku sangat takut” -Kyle


“Tidak apa-apa, ada kami disini..” -Zayn


“Coba kita pikirkan, kita akan perang sebentar lagi, apa mungkin itu peta petunjuk?” -Rendra


“Mengapa malah sampai perang?, memang sekolah kita tahu soal itu?” -Zayn


“T-tidak juga kali ya”


“Tunggu dulu, itu bisa jadi, jika itu benar, pasti petanya ada disekitar sini” -Vettel


“Benarkah?”


Mereka mencari di seluruh sudut dan berfikir


—•🌨


“Tuan Hong menghilang tepat setelah kebocoran strategi istana” Ucap salah satu penjaga


“Apa? Tuan Hong?” -Leonard


“Benar tuan”


“Aku akan menyelidiki ini bersama rekan-rekanku setelah ini” -Kanbe


“Baik tuan”


“Kalian harus tetap menjaga kemanan kerajaan” -Leonard


“B-baik Raja!”


—•🌨


Hari selanjutnya...


“Kemarin kita baru menemukan satu peta, kuharap kali ini lebih mudah” -Soraya


“Ya, aku juga berharap begitu” -Rendra


“Huft, perutku lapar sekali tau” -Vanya


“Ya, dari kemarin kita belum makan” Hanzo


“Kita dapat dua peta, kemarin satu peta dan hari ini satu peta” -Bankai


“Bagus sih dapat, tapi kita tersesat!!” -Zayn


“Kita mau cari makanan dimana jika kita sekarang ini tersesat?!” -Vettel


“Aku sangat takut” -Kyle


“Tenanglah, pasti seseorang akan menolong kita” -Zayn

__ADS_1


“Hari semakin gelap, kita baru menemukan satu peta, ditambah tersesat pula, huuh” -Laura


Air menetes tepat di mata Michelle


“Uh? Hujan?” -Michelle


“A-apa?, iya kau benar, aduh bagaimana ini, hujan tiba-tiba, tidak ada gua untuk berteduh” -Vanya


“Kita berteduh dibawah pohon besar itu saja” -Hanzo


“Sstt, dingin..” -Clara


“Ya, sangat dingin...” -Kyle


“Kyle, tenanglah, pasti sebentar lagi reda ko” -Zayn


Michelle melirik mereka bertiga


—•🌨


“Ssttt, jangan berisik, nanti kita bisa ketahuan” Kei


“Kamu sih” -Gaeun


“Hiiih!” -Dolly


“Sudah hentikan” -Kise


—•🌨


“Hujan turun, bagaimana kondisi mereka semua ya?” -Dovi


“Entahlah, aku juga sedikit khawatir” -Sammy


Michael terheran-heran dan mencoba untuk mencari tahu


“Hei Michael! Kau mau kemana? Ini hujan!” -Lucas


“Ketua..” -Sekretaris OSIS dan anggota lainnya


“Ck” -Dovi berlari menyusul Michael


“Hei, kalian apa-apaan?!” -Lucas


“Sial, ayo kita ikut” -Sammy


“Michael, tunggu!”


“Vanya?!” -Dovi


“Kakak..?!” -Vanya


“Bantuan tiba” -Zayn


“Kakak!” -Soraya


“Hei!” -Sammy


“Laura, kau baik-baik saja?” -Lucas


“Y-ya”


Dovi, Sammy, dan Lucas melepas jaketnya dan memakaikannya ke adik”nya

__ADS_1


“Semuanya, tenanglah, bantuan sudah datang, ayo ikut aku dan bawa payung ini” -Michael


“B-baik ketua!”


Semuanya mengikuti Michael dan berjalan menuju tenda OSIS


Michelle terdiam sambil melihat keadaan


“Ayo ikuti Michael” -Sammy


“Baik”


Mereka melihat ke belakang


“Hah? Michelle?, kenapa diam saja, ayo ikut?”


-Lucas


“Ikuti kakakmu” -Sammy


Lalu mereka berjalan menuju tenda juga


“Ya sudah, bareng Vanya sama aku saja?” -Dovi


“Ayo kemari Michelle” -Vanya melebarkan jaket kakakny untuk Michelle


“Y-ya, terimakasih”


—•🌨


“Ganteng doank, adenya ga diperhatiin” -Gaeun


“Hahaha!, sial aku tertawa!”


“Adik yang malang” -Kei


“Sksksk”


—•🌨


“Kuharap kalian tenang” -Sammy


“Hei kak, perutku sangat lapar” -Soraya


“Kalian boleh makan dulu, pasti kalian sangat lapar kan” -Sammy


“Hiiih!”


“Kemari dan ambillah” -Lucas


“Terimaksih ketua dan yang lain!”


“Maaf Ketua, sepertinya makanannya tidak cukup dan yang lain masih ingin minta tambah” -Seorang gadis yang termasuk anggota OSIS


“Yasudah berikan saja” -Michael


“T-tapi kau..?”


“Tidak masalah, berikan saja..”


“B-baik”


...End Chapter 30....

__ADS_1


__ADS_2