ROYAL SCHOOL AND EIGHT KINGDOM

ROYAL SCHOOL AND EIGHT KINGDOM
CHAPTER 21. Sesuatu mengejutkan di tengah keheningan malam


__ADS_3

...Chapter 21...


Hari libur musim dingin tiba


Michelle berjalan keluar asrama sekolah, dan berencana menghirup udara segar


Dia membawa sekantung es batu untuk ia makan.


Saat berjalan...


“Krauk krauk krauk...” *Suara Michelle memakan es batu


“Krauk krauk...” tiba-tiba ada seseorang berjalan sambil menunduk dari arah yang berlawanan dan tidak asing baginya.


Dia juga memiliki kebiasaan yang sama, ya, apalagi kalo bukan suka memakan es.


Michelle berhenti melangkah, pria itu pun juga


“Bau nya..” batin Michelle


“Ada apa menatapku begitu?!” Ucap pria itu


“Eeh?” -Michelle


Lalu pria itu pun mengangkat lehernya


Dan Michelle terkejut akan hal itu


“Kau rupanya?” Ucapnya


“Apa?!” -Michelle


Sementara itu..


“Saya bertemu anda lagi ya, benar-benar kebetulan yang aneh ya?” -Michelle


“Hmph!”


“Ternyata ketua OSIS punya kebiasaan yang aneh ya?” -Michelle


“Kau tidak jauh berbeda denganku” -Michael


Michelle tersenyum sinis


“Sebenarnya, apa persaanku terhadap ketua OSIS ini?, aneh sekali!” ucap Michelle dalam hati


“Aku merasa takut, merasa senang, merasa rindu, merasa sedih, merasa teringat dengan seseorang, merasa... aneh.” Sambungnya lagi.


—•🌨


“Oh iya, Dholpinesse Swim Club sudah digusur, aku sangat sedih” -Vanya


“Benarkah?!” -Michelle terkejut


“Iya, ini sudah lama, tepatnya 2 tahun setelah kau pindah” -Soraya


“Huhm, bagaimana jika kita pergi meminta izin penjaga sekolah untuk mengunjungi Club renang kita dulu?!” -Vanya


“Boleh” -Michelle


“Besok sudah mulai libur musim dingin, jadi tenang saja” -Soraya


“Oke”


“Kalian berencana kemana?!” -Laura


“Oh, kami berencana untuk mengunjungi Club renang kami dulu” -Soraya


“Oh, Dholpinesse Swim Club!, apakah aku boleh ikut?, kumohooon, mmm” -Laura memohon sambil menunjukkan wajah imutnya


“Aaa’ah, ten-tentu saja” -Vanya


—•🌨

__ADS_1


“Nona, disini!”


“Onee-Chan!”


“Mari kita mulai pemanasan terlebih dahulu”


-Pelatih


“Oke”


“Hari ini, Nona akan berlatih seni pedang, hari selanjutnya memanah, selanjutnya lagi menunggang kuda sambil melatih kesigapan pedang nona, dan selanjutnya lagi mengunggang dan memanah, dan selanjutnya lagi..”


“Saya tahu Nona sudah handal dalam semua itu, jadi pasti tidak akan sulit..” -Pelatih


“Bagaimana dengan kami?!” -Leona


“Tentu saja nona kecil dan tuan kecil akan saya latih pertahanan diri dan keterampilan berperang juga..”


-Pelatih Gong tersenyum


“Oke, kami siap!”


“Perlahan saja, jangan sampai terpeleset oleh salju”


-Pelatih Gong


“Latihanmu berjalan dengan lancar nona!”


“Iya”


Pelatih Gong berjalan ke arah Leon dan Leona untuk melatihnya lagi


Michelle berjalan untuk duduk di..


“Huh..” *mengeluarkan uapan gas dingin


...*Salju...



“Kakak...siapa kau?...dimana kau?...mengapa ayah tidak memperbolehkanku mengunjungi makammu?...aku ingin bertemu denganmu...aku merindukanmu...”


“Michael..”


“Uh!?” Michelle menggeleng-gelengkan kepalanya


—•🌨


Malam hari tiba...


“Terimakasih pak, kami akan mengenang jasamu!”


-Laura


“Ee’eh?!, jika ingin menggoda bilang saja” -Pak Penjaga


“Wah, ternyata diluar ini sangat dingin” -Soraya


“Memang lah, ini musim dingin!” -Vanya


“Lah kok ngamok?!” -Soraya


“Aaa’ isssssa”


“Sebentar lagi kita sampai” -Soraya


“Huuuf, sepi dan sunyii” -Laura


“Sangat menyeramkan” -Vanya


“Kolam renang kita dulu...” -Soraya


Michelle terlihat sedikit muram.

__ADS_1


“Tenang saja Michelle!, kita bisa berenang lagi, bersama!...” -Vanya


“Ya! Bersama!” -Soraya, Laura


“Hah, ya”


“Apakah kau masih memiliki nomor pelatih Hyuga?”


-Soraya


“T-tunggu, coba aku cari...hmm...ketemu!” -Vanya


“Hah, benarkah?!” -Laura


“Iya”


“Coba kau telepon dia dan tanyakan tentang..”


-Soraya


“Baiklah, akan kucoba”


“Halo?”


“Eh sepertinya aku mengenal suaramu..” -Hyuga


“Ya, aku Vanya”


“Tunggu!, jangan bicara, oh Vanya! benarkan tebakanku!?” -Hyuga


“Eh tentu saja, ck”


“Sekarang kau sedang berada dimana pelatih?” -Vanya


“Aku..disini..”


“Hah?!, aaaaaahhhhh!” *semua terkejut


“Ba!, apa kalian terkejut?, tentu saja!” Hyuga muncul dari belakang


“Pelatih?!, bagaimana kau bisa berada disini?!”


-Vanya


“Lalu? Bagaimana kalian juga bisa berada disini?”


-Hyuga


“Ya, kami ingin melihat kondisi Club sekarang..”


“Oh?”


“T-tapi, sebenarnya ada sekolah yang telah menyelamatkan Club renang Dholpinesse..”


“Sekolah itu berencana untuk bekerja sama dengan Club renang kita dan sekarang Club renang Dholpinesse sudah kembali seperti dulu dengan anggota yang hebat-hebat dan sudah meraih beberapa medali!” -Hyuga


“Apa!?, benarkah?!, apa nama sekolah itu?!”


-Laura


“K-kalau tidak salah...yah itu, sekolah terkenal dan kebanggaan negara ini! ih apa sih namanya...oh! Galaxy School!” -Hyuga


“Apa?!, Galaxy School?!”


“Galaxy School..” -Michelle


“Ya!, kalian bisa bergabung ke Club itu kembali jika kalian berhasil masuk ke sekolah Galaxy!” -Hyuga


“Waaah!”


“Atau kalian tanyakan pada kapten tim disana, dia adalah kebanggaan Club dan Sekolah, umm..Leo!”


-Hyuga

__ADS_1


“Hah!?” -Michelle terkejut


...End Chapter 21....


__ADS_2