ROYAL SCHOOL AND EIGHT KINGDOM

ROYAL SCHOOL AND EIGHT KINGDOM
CHAPTER 16. Aku akan menang! Bersama!


__ADS_3

...Chapter 16...


3 menit tersisa (33-35) tim Kucing mengejar


Vettel melakukan operan lagi dengan Zayn


Direbut oleh Gaeun,


“Sayang sekali, kali ini, kau tidak akan bisa–”


Seseorang mem pass bolanya dengan sangat cepat, sehingga orang-orang sedikit kebingungan.


Michael memperhatikan pergerakan seseorang yang mem pass bola tersebut, dengan sekejap, dia tahu siapa orangnya.


Vettel melakukan shot jarak jauh langsung dengan bantuan pass tadi, itu membuat poin tim menjadi lebih cepat mengejar.


“Vettel hebat sekali!” *penonton


“Apa?!, siapa yang mem pass bolanya?!” -Sakurai


“Sekarang seri!, ini tidak mungkin!” -Dolly


Waktu tersisa satu menit dan itu seri.


“Sial!, kita harus melakukan sesuatu!” -Gaeun


“Bantu aku!” -Kei


Kise bergerak dengan cepat melewati sreen tim lawan dengan bantuan Dolly, dan Kei melakukan lay up, membuat selisih poin menjadi 1..


“Huh! Tidak akan kubiarakan!” -Kei


“Kita akan menang!”


Waktu tersisa 10 detik


Vettel melakukan shot jarak jauh lagi untuk membuat skor menjadi seri, dan itu berhasil.


Dengan cepat, Kei mengambil bola, tapi itu gagal, dia dihentikan oleh orang yang dari tadi mem pass bola dengan misterius.


“Apa?!, siapa dia, cepat sekali, tidak mungkin!” -Kei


Dengan cepat, orang itu mem pass bolanya kepada Zayn, passing itu terjadi sangat cepat, seperti tidak terlihat.


Zayn membawa bolanya,


“Sial!, aku terkepung”

__ADS_1


Zayn segera melempar bolanya, dan akhirnya bola itu di pass, dipentalkan oleh seseorang yang dari tadi mem pass, bola melambung dengan cepat mengarah ke Clara.


“Apa?!” -Dolly, Sakurai


Clara ingin melakukan lay up, tapi bolanya meleset karena terkena tangan Kei


“Tidak akan Kubiarkan!”


“Waktu tinggal 3 detik lagi, Michelle kau pasti bisa!”


-Ucap Vanya dalam hati


“Lihat! Itu Michelle! Ayo, beri dia semangat!” -Yohan


“Iyaa, SEMANGAT Michelle!” -Nathan


Secepat kilat Michelle berlari menangkap bola dan melakukan rebound


Semua orang terkejut!


“Aku akan menang!, bersama!” -Teriaknya dalam hati


Dia melakukan rebound dengan dunk sekaligus dengan waktu yang sangat singkat


3, menangkap


1, dunk


“Prrrtttttttt!, Kucing!”


“Hah..hah..hah..hah” -Michelle mencoba mengatur pernapasannya


Michael melihat Michelle dengan mata yang tajam, dia terkejut akan kemampuannya, dan yang lebih membuatnya terkejut..


“Jam..jam tangan itu...” batin Michael


“Apa?!, kita-kita menang!” -Laura


“Hah?!, aaah, 10 juta, i coming!” -Soraya


“Michelle!, kita menang!”


“Ya!, ini semua karenamu!” -Vettel


“Hah..hah..yahh, kita menang..” -Michelle


“Pass mu tadi sangat bagus Michelle!” -Soraya

__ADS_1


Ternyata, orang yang mem pass bola dari tadi adalah Michelle, sebenarnya, dia merasa itu tidak terlalu hebat,


karena dia merasa, dia hanya bermain biasa, dia mengarahkan perhatian lawan dengan sangat cepat dan membutuhkan teknik khusus, menurutnya hanya itu saja yang dia lakukan.


Bahkan menurutnya, dia masih kurang hebat, dia masih menjadi 10/100% dari orang yang ingin dia lampaui.


“Untuk tim kucing, silahkan kemari untuk mengambil hadiahnya”


Dan ternyata, Ketua OSIS Michael yang memberikannya


Michael memberikan hadiahnya


“Wah!, ternyata ketua OSIS!” *tim Kucing


“Lihat!, itu ketua OSIS!”


“Wah, ternyata ketua OSIS, dia sangat kaya ya?”


Teriak penonton.


“Selamat atas kemenangan kalian, aku harap, ke depannya akan lebih baik, dan jika kalian berkenan untuk membuat club basket, aku bisa membicarakannya ke kepala sekolah” -Michael


“Arigatao Presidents” -Laura


“Itu boleh dipikir-pikir nanti, terimakasih” -Zayn


Michael menyerahkan hadiahnya, kebetulan Michelle yang ada di depannya


Ketika Michelle bertatapan dengannya, tangannya bergetar, dia menelan udara.


Michelle mengajukan tangannya, tangannya tidak bisa berhenti bergetar, dia seperti berkeringat.


Michael mengulurkan tangannya, Michelle melihat coretan “M” di baju Michael


Michelle terkejut dan semakin menjadi-jadi.


Vettel melihat Michelle yang bergetaran dari tadi


“?”


Vanya melirik Vettel, dia langsung mengambil alih posisi Michelle, dan dia yang menerima hadiahnya.


“Terimakasih ketua OSIS!”


“Dengan senang hati” -Michael mengarahkan pandangannya ke Michelle yang berjalan pergi sambil bertingkah aneh.


...End Chapter 16....

__ADS_1


__ADS_2