
...Chapter 28...
“Hei, cepat cari makanan, nanti kita akan mencari malam hari, sepertinya kita akan bertemu lawan yang tepat” -Kei
“Sepertinya aku mengerti maksudmu” -Gaeun
“Hmph!, tentu saja” -Dolly
“Ayo, kalian berlima, cepat cari makanan untuk kami!” -Kei
—•🌨
“Sebentar, aku akan mencari makanan dulu, sekalian melihat-lihat” -Laura
“Kau sendirian?” -Vanya
“Kalau begitu ikutlah” -Laura
“T-tidak, aku disini saja sambil membantu Michelle mencari ikan” -Vanya
“Aku saja yang ikut” -Soraya
“Oke, ayo!”
“Michelle, aku ingin membantumu mencari ikan”
-Vanya
“Boleh” Michelle mengeluarkan wajahnya dari permukaan air
“Hm, kau sangat suka dengan air ya, haha, eh aku sudah lama tidak berenang” -Vanya
“Auch, dingin sekali airnya” -Vanya
“Ya”
“Hei, kau jadi ikut klub renang kakakmu tidak?” -Vanya
“Belum tahu, lagipula, kakakku juga tidak pasti mau menerimaku” -Michelle
“Hah?, apa maksudmu” -Vanya
“Sudahlah, tolong ambilkan plastik disana”
“Baik!”
“Hei, dimana yang lain?” -Vettel
“Kudengar tadi mereka mencari buah-buahan dan berjalan-jalan” -Rendra
“Oh, begitu” -Bankai
—•🌨
“Bekas saljunya masih terlihat, indah sekali”
-Laura
“Ya, hutan yang lebat” -Soraya
__ADS_1
“Eh, itu kan..., Kyle?!” -Soraya
“Kyle?, apa itu kau?” -Laura
“S-siapa kau?” -Kyle
“Jangan mendekat” -Kyle ketakutan
“Tenanglah, ini aku” -Soraya
“S-Soraya?, benarkah?” -Kyle menengok
“Ya, tidak usah takut..”
“Kau sedang apa?, mengapa sendirian?” -Laura
“A-aku, tidak memiliki tim, tidak ada seorangpun yang mau menerimaku..” -Kyle muram
“Benarkah?, kasihan sekali..” -Soraya
“Bagaimana jika kau ikut kami?” -Laura
“Hah?, tidak, itu akan merepotkan tim kalian”
-Kyle
“Tidak, ini hal yang biasa, tidak berat, tidak akan merepotkan, pasti mereka mau menerimamu” -Soraya
“Benarkah tak apa?” -Kyle
“Iya, benar”
“Kalau begitu, sekarang ikut kami mencari buah-buahan dulu ya” -Soraya
—•🌨
“Tuan, sepertinya ada yang mencurigakan..”
-Tuan Hong
“Tentang apa?” -Raja
“Sistem keamanan kerjaan”
“Benarkah?”
“Nanti aku akan mencoba berbicara kepada Kanbe”
“B-baik Raja..”
—•🌨
“Ayo kita ikut klub renang bersama kakak-kakak kita, mungkin renang akan membantu kita” -Vanya
“Sepertinya..” Michelle memandangi wajahnya yang tercermin dari air
Seseorang datang menghampirinya, wajah Zayn dan Hanzo muncul
“Hei, kalian sudah dapat berapa ikan?” -Zayn
__ADS_1
“Eh, baru lima..” -Vanya
“Oh, sini biar kami bantu” -Clara
“Oh, tentu, haha”
“Yuhuu, kawan-kawan!” -Soraya
“Soraya?, tiga orang?” -Vanya
“Kyle?” -Zayn
“I-iya, aku–” -Kyle ketakutan
“Tidakpapa, Kyle tidak punya kelompok, tadi kita bertemu dengannya di tengah hutan sendirian, kasihan dia, apakah boleh dia bergabung?” -Laura
“Ya, lagipula, anggota di tim kita juga sembilan, mungkin dia tidak papa jika gabung bersama kita”
-Soraya
“Gimana?”
“Aku si tidak masalah” -Zayn
“E-h, kita juga tidak masalah” -Clara
“Bagaimana semuanya?” -Laura
“Baiklah...”
“Hah? Benarkah?, a-arigatoo!, maaf aku merepotkan kalian..” -Kyle
“Tidak masalah, tidak merepotkan kok” -Zayn
“Ya, tidak masalah”
“Lalu, dimana makanannya?” -Vettel
“Hah?!, oh tidak!, tertinggal!” -Laura
“Haaah?, dasar ceroboh!” -Bankai
“Ehm, maaf ya..” -Soraya
“Terserah..”
“Kita masih punya ikan.” -Michelle
“Ya, ini boleh lah” -Rendra
“Oke, ayo bakar ikannya!” -Soraya
“Hih!”
—•🌨
“SMP Royal sedang mengadakan latihan bertahan hidup atas perintah tuan muda Kanbe, bagaimana latihan selanjutnya tuan?” -Tuan Dovi (ayah Vanya)
“Kita akan membicarakan latihan selanjutnya setelah musim semi nanti” -Tuan Leonard
__ADS_1
“Baiklah, cukup sampai sini”
...End Chapter 28....