
...Chapter 35...
“Michelle..”
“Lama tak berjumpa”
“Jaeger..?”
“Bagaimana kabarmu?, masih saja judes kayak dulu ya?, hahhaaha” -Jaeger menepuk pundaknya dan merangkulnya
“Iya baik, kau sendiri?, mengapa bisa disini?” -Michelle
“Oh aku baik, dan aku kesini untuk berkunjung bersama Ayahku, tapi dia sudah kembali duluan”.
Jaeger merupakan keturunan bangsawan dan sekarang dia menjadi pemimpin pasukannya dalam berperang.
.
Jaeger dan Dovi dulunya adalah rekan, Dovi berambut ungu, Lucas berambut merah muda, Sammy berambut oren, Jaeger berambut merah, Bena berambut biru, dan Jean berambut coklat muda.
Mereka mempertaruhkan nyawa untuk para penduduk sekitar di kerajaan mereka.
“Lio-!” -Michelle berteriak ke suatu kandang
“Rrrrwwwwrrghhrr!!”
“Sudah lama sekali ya”
Kucing besar, tidak, Singa besar itu mengendus pipinya
Satu singa mendekatinya dan berlari ke arah Michael
“Grrghh!”
“Hei Sheon-!” -Michael
“Ggrrr”
“O-oi Itu berbahaya!” -Lucas bergemetar
“Gila, istana!, memelihara singa!” -Soraya
Jadi Ayah, kapan aku akan berangkat?” -Michael
“Sekarang” -Leonard
“Apakah tidak terlalu cepat?” -Gabriella
“Hm, mungkin t–” -Michael
__ADS_1
“Tidak-!, istirahat dulu Michael!” -Gabriella
“Ya sudah, nanti sore kalian boleh berangkat” -Leonard
“Sekarang kalian boleh betkeliling istana”
“Hah benarkah?, ayo!” -Soraya
“Wah, indah sekali, benar-benar!, segar!!!”
“Yeah”
Michelle pergi memasuki kamarnya, lalu membuka kotak yang berada di ranjangnya
“Tak kusangka kau masih menyimpannya” -Michael
“Y-ya, entahlah” -Michelle
Beberapa saat kemudian..
“Hm, kalian, Ayah dan Ibu ingin berbicara”
“A-ada apa Ayah? Ibu?”
Raut wajah Raja dan Ratu menandakan kesedihan yang mendalam
“Huh, karna tidak lama lagi, kami akan pergi ke suatu tempat, jauh dari umat manusia, dan itu sangat berbahaya” -Raja
“A-akan pergi?!!!” -Michael, Michelle
“Semua yang ada disini, akan kuserahkan pada kalian-!, dan Michael, kerjaan ini ada ditanganmu!, kau yang akan menjadi pemimpin disini, mulai sekarang-!” -Raja
“A-apa?!”
“Mungkin ini sedikit bodoh, tapi, hanya ini cara yang kami punya-!” -
“Kami menyayangi kalian-!” -
“Upacaranya akan dimulai sebentar lagi”
“S-sekarang?!!”
“Hm tentu saja-!!!”
“E’eh, baik”
—•🦁
“Penduduk sudah berdatangan dari gerbang, tamu-tamu terhormat pun juga sudah datang-!” -Dovi
“I-iya”
__ADS_1
“Hei Hanzo!” -Vanya
Hanzo dan teman-teman menghampiri mereka
“Uhm maaf, Pangeran-pangeran dan para Putri, kalian juga boleh mengganti pakaian yang kalian suka” -Pelayan
“Hm”
“M-maaf”
“Tak apa!, baiklah!”
“M-maaf..”
“T-tak apa!?”
“Dia kenapa dah” -Soraya
“Heh”
“Acara akan segera dimulai” -Prajurit
“Ini benar-benar indah!” -Orang”
“Ya, dunia fantasi-!!, benar-benar indah!!, pasti keluarga kerajaan Leo juga sangat menawan”
“Pasti lah-!”
“Hm?” -Kei
“A-apa?!, bodoh!” -Kei
“Sial!, mengapa aku baru tahu jika Michelle itu keluarga pemimpin kerajaan” -Kei
“Selama ini aku ngapain aja sih?!” -Kei
“Pangeran susah juga dikendaliin, lagian Michael juga pinter dan darah kerajaan!” -batin Kei
“Kita diundang” -Gaeun
“Cih, aku tidak ingin datang, tapi–” -Kei
“Aku ingin melihat wajah tampan pangeran-!” -Dolly
“Huh!, itu yang selalu di pikiranmu!”
“Biarkan!”
—•☔️
“Aku harap kalian tahu jelas apa yang ku maksud selama ini” -Ratu berdiri di lantai atas dan mengucapkan dengan penuh lantang
__ADS_1
“Hari ini, hari ulang tahun kedua keturunanku, aku–” -Raja
...End Chapter 35....