
...Chapter 7...
“Oh iya, kau sudah diberitahu kalau pertandingannya akan di undur?!” -Vanya
“Iya, tadi Laura memberitahu aku, Zayn, dan Vettel”
-Hanzo
“Oh begitu, ah ya, sepertinya kalau ini diundur, dan kau sudah sepenuhnya, sembuh kita bisa membicarakan tentang pergantian anggota, supaya kau tidak jadi digantikan” -Vanya
“Iyah, semoga saja” -Hanzo
Lalu mereka tersenyum
Di sisi lain, Michelle yang sedang berjalan menuju ke kamarnya, tiba-tiba dikagetkan oleh Zayn
“Ba!” Teriak Zayn
Michelle hanya terdiam
“Ah, kau tidak kaget” -Zayn
“Ada apa” -Michelle
“Uh, apa di kelasmu ada yang bernama Kyle?!” -Zayn
“Hya” -Michelle
“Oh, terimakasih, oh ya!, kita sepertinya bisa membatalkan perubahan anggota kalau Hanzo sudah sembuh” -Zayn
“Bisa saja” -Michelle
“Yasudah, aku duluan ya!”
“Hm” -Michelle
Hari menjelang sore,
Tok, tok, tok! *suara orang mengetuk pintu
“Permisi nona, ada paket untukmu”
“Hah?” Batin Michelle
Lalu dia membukakan pintu, dan...
“Ba!” Soraya mengagetkan
“Aah, biasa saja!” -Soraya
“Hihihi, gagal!” -Vanya
“Oh kalian, ada apa?!” Tanya Michelle
__ADS_1
“Nah, jadi kita berencana mengajak tim basket untuk jalan-jalan dan sekalian berbicara tentang Hanzo”
“Semua ikut kecuali Bankai dan Hanzo, mereka sudah menunggu di depan gerbang, ayo kita susul!” -Vanya
Lalu mereka bertiga berjalan menuju gerbang sekolah,
“Hai kawan-kawan!” -Soraya
“Hai, kalian sudah sampai!” -Zayn
“Ayo!” -Laura
“Baiklah” -Rendra
Sebelum mereka pergi, banyak murid sekolah ato fans Vettel yang memanggil-manggil Vettel
“Vettel!, aa Vettel ku...” *sorak mereka
“😑🤲🏻” *ekspresi Michelle dan yang lainnnya
“Wah, Vettel sangat populer ya?” -Zayn
“Hahaha, iya to?” -Rendra
“Xixixi” -Vanya, Soraya, Laura, Clara
Michelle hanya diam
Lalu, mereka berjalan pergi ke taman hiburan
“Sambil bersenang senang, hihihi” -Soraya mengecilkan suara
Lalu, mereka membicarakan soal pergantian tim
“Oke! aku setuju, jika Hanzo sudah pulih, kita tidak akan menukarnya dengan Bankai”
“Oke!” *yang lainnnya
“Aku pulang duluan ya” -Michelle
“Jangan, kita akan menaiki Roller Coaster” -Laura
“Aku setuju-setuju saja” -Zayn dan Rendra
“Aku ikut” -Vettel
“Hm” -Michelle
“Ya, sekarang kita bisa bersenang senang dulu”
“Sial!, kepalaku sedang pusing” batin Vettel.
Setelah itu, mereka menaiki wahana tersebut,
__ADS_1
“Roller Coaster nya sangat menguji nyali” -Laura
“Ya, sangat menyeramkan” -Clara
“Aku tegang sekali” -Soraya
“Jika takut, tidak usah naik” -Zayn
“Ya!, tadi kalian yang mengajaknya kan?” -Rendra
“Tidak-tidak!” Jawab mereka
“Ayo kita naik!” *Soraya berjalan paling depan sambil gemetar
“Ah, tidak usah takut” -Rendra menebuk pundak Soraya
Pipi Soraya memerah karena malu
Mereka duduk satu persatu, Zayn paling depan, kedua Clara, lalu Laura, Rendra, Soraya, Vanya, dan disusul oleh Michelle lalu paling belakang Vettel.
“Pakai sabuk kalian” Ucap penjaga wahana
“Siap?!” Tanyanya
“Siap!” Jawab mereka
“Dan kita mulai ya!, 1, 2, 3” Sambung penjaga
“Aaaaaaaaaaaah!” -Soraya
“Hei Soraya, belum mulai juga” -Laura
“Eh, hehehe” -Soraya
Jgwsss- *Roller Coaster mulai berjalan
“Huh, seharusnya tidak terlalu buruk ya kan?” -Laura
Tiba-tiba melaju dengan sangat cepat dan berputar
“Hwaaaaaaah!” Teriak mereka
*muka Michelle biasa saja seperti biasanya.
“Ah!, topiku!” batin Michelle ketika topinya hampir lepas terkena angin.
“Sialan, kemarin malam aku demam dan sekarang masih pusing, sekarang di tambah lagi” batin Vettel
*sambil menutup mata.
“Aaaaah” *Rendra menikmati angin yang masuk ke mulutnya
“Wuhuuuu” teriak Zayn yang berada paling depan.
__ADS_1
...End Chapter 7....