Sadar Setelah Harta Terkuras

Sadar Setelah Harta Terkuras
Topengnya Sudah Terbuka


__ADS_3

Ibu Carla gemetar dan tidak kuat untuk melangkahkan kakinya lagi ketika suaminya mengajak untuk pulang. Tubuh Ibu Carla menjadi lemas serta berkeringat dan saat dirabah terasa sangat dingin. Ia tak sadarkan diri membuat suaminya panik.


Ibu Gita bersama Pak Rafi segera menolong dan membantu Pak Yona untuk mengangkat tubuh istrinya lalu membaringkan di sofa sedangkan Alga sudah kembali ke kamarnya dengan perasaan lega karena salah satu beban pikirannya sudah terlepas.


Emosi yang meluap-luap dalam hati Ibu Carla tak bisa dibendung karena kenyataan hidup yang getir terjadi pada putri kebanggaanya.


Ibu Carla bahkan sudah menyampaikan dengan bangga tentang pernikahan anaknya yang akan segera digelar kepada kerabat dekat dan para kenalannya. Parasaan malu muncul dalam benaknya. Apa nanti kata mereka setelah tahu bahwa rencana pernikahan dibatalkan? Mau ditaru di mana ini muka? Mengapa Seyla tega melakukan hal tersebut?


Pertanyaan-pertanyaan inilah yang muncul dalam benak Ibu Carla hingga membuatnya tak sadarkan diri. Beberapa menit kemudian ia mulai membuka mata ketika mencium bau minyak kayu putih yang diusapkan oleh Ibu Gita di area hidungnya.


"Syukurlah, Ibu sudah siuman," kata Ibu Gita.


"Yang sabar Bu, hadapi semua persoalan dengan tenang!" saran Pak Rafi.


Pak Yona tak berkata apa-apa. Di wajahnya tampak ada kemarahan dan tentunya sasaran kemarahannya saat ini adalah putrinya yang selama ini dianggap sebagai anak yang baik tapi hari ini topengnya sudah terbuka. Ia ingin lekas pulang untuk meminta penjelasan secara langsung kepada Seyla tentang video-video yang sudah ia tonton tadi.


Setelah kepergian Pak Yona dan istrinya, Pak Rafi termenung di ruang tamu. Demikian juga dengan istrinya, ia mengingat sikap manis dan sopan yang selalu ditunjukkan oleh Seyla ketika berada di hadapannya. Nyatanya tidak seperti dengan kenyataan.


Ibu Gita merasa sangat bersalah kepada Alga dan menyesal karena selama ini tidak peka terhadap keadaan dan satu hal yang juga menghantuinya saat ini adalah laki-laki yang merupakan cinta pertamanya di masa lalu tiba-tiba muncul.


Pak Gunawan adalah mantan kekasih Ibu Gita di masa putih abu-abu. Hubungan mereka tidak pernah putus hingga Ibu Gita memilih Pak Rafi menjadi pendamping hidupnya karena waku itu keduanya dipisahkan oleh jarak.

__ADS_1


Setahunya Gunawan adalah sosok pria yang baik hati, tapi mengapa jalan dengan Seyla? Apakah Gunawan belum beristri hingga saat ini? Mustahil, karena umurnya sudah hampir setengah abad.


Entah mengapa, jauh di lubuk hati yang paling dalam ada kerinduan ingin bertemu dengan laki-laki tersebut. Ibu Gita menyadari jika umurnya sudah tidak mudah lagi dan tujuannya ingin berjumpa dengan mantan kekasih bukanlah untuk melakukan ha-hal negatif, melainkan hanya ingin memastikan bahwa laki-laki yang pernah mengisi hatinya itu sudah berkeluarga atau belum.


Sementara itu Alga yang berada di kamarnya sedang berbaring menatap langit-langit sambil mengingat masa-masa indah bersama dengan Zarina. Ia meraih ponselnya dan membuka galeri untuk melihat foto-foto kebersamaannya yang masih tersimpan dengan rapi. Ada keinginan untuk menanyakan keberadaan Zarina saat ini kepada Erni tapi ia kurang yakin karena sejak Zarina dipecat, sikap Erni juga sudah sangat berubah terhadapnya.


Alga menyesal telah menghapus nomor kontak milik Zarina karena saat ini ia benar-benar tersiksa oleh rasa rindu kepada gadis tersebut.


"Titt!" Alga buru-buru mengambil ponselnya yang baru saja ia letakkan di meja. Ada sebuah pesan yang masuk dan ia berharap ada petunjuk tentang keberadaan Zarina.


Alga pernah mendatangi rumah kost tempat tinggal Zarina yang dulu tapi teman-temannya di sana memberi informasi bahwa ia sudah pindah dan tidak ada di antara mereka yang tahu alamat tempat tinggal Zarina yang baru.


(Maaf, mengganggu! Bapak lagi sibuk yah?) chat dari Tini yang nongol di ponsel Alga. Sejenak Alga berpikir, ada apa yah, Tini tumben kirim pesan kepadanya.


(Kirain nggak sibuk, saya mau ngajak Bapak jalan-jalan buat cari angin biar nggak stres di rumah) balasan dari Tini masuk lagi.


Alga heran. Kok, Tini tahu dirinya lagi stres? Namun ia segera mengerti karena kemarin Tini memperlihatkan video Seyla kepadanya. Pasti wanita itu mengira bahwa Alga benar-benar mencintai Seyla dan akan sakit hati ketika melihat kekasihnya itu selingkuh. Tidaklah demikian, justru Alga senang karena ia bisa membatalkan perjodohannya dengan Seyla dengan menunjukkan video tersebut kepada orang tuanya.


(Jalan-jalan ke mana?) balas Alga. Ia berpikir mungkin ada baiknya menerima tawaran dari Tini, siapa tahu wanita itu bisa memberi petunjuk di mana keberadaan Zarina saat ini.


(Ke mana aja yang Bapak suka) balasan dari Tini sangat cepat.

__ADS_1


Tentu saja karena ia sangat senang. Pak Alga memberi respon dengan ajakannya bahkan alamat di mana mereka akan bertemu sudah dikirim pula.


Tini bergegas mandi dan bersolek secantik mungkin di depan cermin. Mengenakan baju yang seksi dan tak lupa menyemprot tubuhnya dengan parfum kesukaannya lalu berangkat menggunakan motor barunya. Minggu lalu ia membeli motor yang pembayarannya diangsur selama dua puluh empat bulan.


Alga sudah tiba lebih dulu di alamat tersebut. Ketika melihat Tini datang ia sempat kaget karena mengira bahwa perempuan tersebut adalah Zarina. Memang ada kemiripan di antara mereka tapi beda dengan cara berpakaian. Mungkin pikiran Alga sedang dipenuhi oleh ingatan kepada sang mantan kekasih sehingga Tini pun disangkahnya Zarina.


"Maaf Pak, saya terlambat!" ucapTini basa-basi.


"Tidak masalah, lagian saya juga baru tiba, kok," sahut Alga.


Di tempat tersebut lumayan ramai dikunjungi oleh pasangan muda-mudi untuk bersenang-senang karena ada berbagai hiburan yang bisa dinikmati sambil minum dan makan gorengan.


Keduanya lalu duduk di tempat yang kosong dan memesan minuman hangat. Minuman hangat sangat cocok karena udara malam yang dingin.


"Bagaimana perasaannya, Pak?"


"Terima kasih, sudah mengajakku ke sini, saya sangat terhibur apalagi lagu yang sedang dinyanyikan oleh gadis itu sangat cocok dengan keadaanku saat ini!"


"Bapak yang sabar, mungkin ada gadis yang lebih baik bisa menggantikan Seyla di hati Bapak!"


Alga tersenyum dan bayangan Zarina kembali menari-nari di pelupuk matanya. Zarina adalah gadis yang lebih baik yang sudah mengisi hari-harinya. Apakah ia masih bisa mengulang masa-masa indah tersebut?

__ADS_1


Tini yang dikenal sebagai gadis pendiam tiba-tiba banyak bicara di depan Alga dengan tujuan ingin mengalihkan pikirannya agar bayangan Seyla bisa terlupakan dan dirinya bisa mengisi kekosongan yang ada.


Sesekali Alga menanggapi omongan Tini membuat wanita itu makin nekat dan ketika Alga pamit sebentar untuk buang air kecil, Tini segera memasukkan sesuatu ke dalam gelas minuman yang airnya masih tersisa setengah gelas.


__ADS_2