Sahabat Rasa Pacar

Sahabat Rasa Pacar
pergi menjauh


__ADS_3

Beginilah Vida menjalani hari nya...mau tidak mau dia harus berlatih untuk jauh dari Irwan


Sosok yang dulu tidak ingin dia jauhi...tapi sekarang dia harus menjauhi nya....


kenapa waktu rasanya sangat lama tanpa nya...


Vida terus berusaha menjauhi Irwan


Dengan segala trik nya dia mengelabuhi Irwan


kamu harus kuat Vid...harus bisa...


Gumam Vida saat mencoba sembunyi dari Irwan


Irwan tak pernah absen mencari Vida di kelasnya saat sebelum masuk dan saat istirahat


Dia juga tak pernah absen menunggu Vida di gerbang sekolah saat pulang


Tapi hasilnya selalu nihil


Dia tidak bertemu dengan Vida


aku baru pertama nyaman bersama seorang gadis...tapi kini kenapa dia malah seakan akan menjauhiku...


Gumam Irwan kecewa dalam hati


Menurut teman temannya Irwan tidak pernah dekat dengan wanita sedekat dia sekarang denga Vida


" Vida...kamu kemana sih..."


Tak kurang akal...Irwan mencoba menanyakan nya pada Dinuk dan Anik teman Vida


Tapi mereka juga tidak tahu kemana Vida


Otak Irwan berfikir keras...bagaimana cara nya dia bisa bertemu dengan Vida


Saat ulangan berlangsung Irwan meminta ijin pada guru penjaga untuk ke toilet


Saat guru jaga mengijinkan , Irwan bergegas keluar


Bukan ke toilet seperti yang dia katakan , tetapi ke kelas Vida


Irwan berjalan hati hati


Karena takut guru jaga di kelas Vida mengetahuinya


Irwan berdiri agak jauh dari pintu


Tapi tampak jelas dari luar Vida yang sedang serius mengerjakan soal soal ulangan


Vida kaget bukan kepalang , ketika melihat Irwan tengah berdiri di sana sambil melihatnya


Tatapan mereka pun bertemu...


Vida kalang kabut menanggapi tatapan mata Irwan yang di penuhi kekecewaan dan amarah


KENAPA KAU MENJAUH ?????


KENAPA KAU MENGHINDAR ???


Seperti itu kira kira arti tatapannya

__ADS_1


Vida merasa bersalah , dia lalu membuang pandangannya ke kertas ulangan di depannya


oh...tuhan...apa yang dia lakukan di situ sich...apa dia tidak mengerjakan ulangannya ?? Jam ulangan kan belum selesai...dasar orang nekat..


Hampir lima belas menit Irwan berdiri di situ


Sampai guru jaga kelas Vida menyadari kalau ada murid yang sedang berada di situ


" hei...kamu..." tegur guru jaga


Irwan kaget menoleh...


" saya bu ..? " jawab Irwan


" iya kamu...siapa lagi ?? Kenapa kamu di situ ?? Kelas berapa kamu ?? Kamu bolos ulangan ?? " cecar guru jaga pada Irwan


" i..iya bu..maaf..." jawab Irwan sambil pasang posisi mau berjalan pergi


Irwan membalikan badannya tapi matanya terus menatap Vida , sambil dia mulai melangkah


" huh...tatapannya serem banget sich...gimana ini ?? Apa yang harus aku katakan kalau nanti benar bertemu dengannya ?? "


Gumam Vida


Bel sekolah berbunyi tanda waktu istirahat


Seperti biasa , Vida bergegas pergi ke tempat persembunyiannya untuk menghindari Irwan


Tapi betapa terkejutnya Vida , karena Irwan sengaja sembunyi di balik tembok kelas Vida , jalan yang pasti akan di lalui Vida menuju tempat persembunyiannya


Irwan segera bergegas setelah bel pertama istirahat berbunyi


" kali ini kamu tidak akan bisa sembunyi dari ku" gumam Irwan gemas


" kau mau kemana ??? Heh..." kata Irwan sambil memasang badan menghadang Vida


" ehh...Ir..Irwan...sedang apa kau disini ?? "


Kata Vida terbata bata


Irwan tak menjawab pertanyaan Vida , tapi tatapannya sangat lekat menatap mata Vida


Seperti ingin penjelasan dari Vida


Vida yang merasa bersalah lalu menunduk tak kuasa melihat tatapan tajam Irwan


" maaf...." gumam Vida pelan sambil menunduk


" maaf untuk apa ?? " tanya Irwan sengaja


huh...dia ini menyebalkan sekali sih....kenapa masih bertanya maaf untuk apa ??


" heiii....kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku ??? " tegas Irwan mengkagetkan Vida


Semua anak yang tidak sengaja lewat di situ hanya menatap Irwan dan Vida , mereka tidak berani menegur nya...karena mereka tau siapa Irwan , dia adalah cowok yang baik dan ramah...tapi kalau sudah marah , tidak ada yang berani mendekatinya.


Tubuh Vida gemetar tak kuasa air matanya menetes


" maafkan aku karena menjauhimu..." lanjut Vida sambil menahan tangisnya sampai sampai tubuhnya lemas menempel ke tembok dan berjongkok


Irwan yang melihat itu merasa tidak tega

__ADS_1


Dia memapah Vida dan menuntunnya duduk di bangku


Saat sampai di bangku tubuh Vida masih gemetar lemas


Kepalanya terus menunduk


Sedang Irwan yang sedang duduk berhadapan dengannya terus menatap


huh..aku seperti penjahat saja yang sedang di introgasi polisi...


kenapa dia masih menatapku seperti itu sih...


" kenapa kau menjauhiku ?? "


Tanya Irwan memecahkan keheningan


" a..aku..." gimana ini...kalau aku bilang ini karena ancaman Yuni dan Nining , bisa bisa Irwan akan melabrak mereka


" apa karena Yuni ?? " belum sempet Vida meneruskan ucapannya , Irwan bertanya lagi...


" bukannn...bukan karena dia..." jawab Vida kelabakan


" lalu ??? " tanya Irwan lagi


aduhh...alasan apa coba untuk membuat Irwan berhenti kepo...


" aku...aku ingin fokus pada ujian..." jawab Vida terbata bata


" benar..??? " selidik Irwan sambil terus manatap mata Vida


" eh...kau kenapa sich...ya benar lah...memang nya aku kelihatan berbohong.." jawab Vida pura pura kesal


" dengar..." kata Irwan sambil meraih tangan Vida " apapun alasannya aku tidak mau kau menjauhiku...jelas ?? "


" i..iya..." jawab Vida


huh...lega...akhirnya dia percaya...


" kau sudah makan ?? " tanya Irwan


dasar bocah aneh...bagaimana aku mau makan...tadi saat aku mau ke kantin kamu menghadang aku dan mengintrograsi ku...


" belum..." jawab Vida datar


" oke...kamu di sini saja , biar aku yang ke kantin membelikan mu makanan " tukas Irwan sambil melihat jam tangannya


Tak lama Irwan datang membawa snack dan kue , tak lupa sebungkus es teh untuk Vida


" ini...segera makanlah...waktu istirahat sebentar lagi habis...kalau kau tidak makan , nanti kau tidak bisa fokus mengerjakan soal ulangan selanjutnya..." ucap Irwan lembut


" iya..." jawab Vida lagi lagi dengan datar


" aku balik ke kelas dulu ya...waktu istirahat tinggal satu menit lagi...habiskan makanan mu" ucap Irwan sambil mengelus kepala Vida , dan berlalu pergi


huh...sebenarnya dia menganggapku apa sih...kenapa sikapnya seperti itu padaku...


haaaaa ... dasar menyebalkan...


teriak Vida dalam hati


Bersambung......

__ADS_1


😉😉😉😉


Jangan lupa like dan komentnya...


__ADS_2