Sahabat Rasa Pacar

Sahabat Rasa Pacar
Tentang Aprilia


__ADS_3

Setelah lama sekali menghakimi bocah laki laki itu dengan sejuta perkataan sotoy nya dia pun kembali menghampiriku .


"Aku ambilkan obat untukmu ya..." Berlalu pergi menuju ruang uks.


Entah karena tubuhnya yang gembul langkah nya benar benar sangat lambat dan pelan,jarak kelas dengan uks yang dekat serasa jauh karena dia berjalan sangat lambat.


Sesaat ekor mataku menangkap wajah bocah laki laki itu sesekali mencuri pandang melihatku, entah karena merasa bersalah atau karena dia kepo dengan diriku.


Aku membalas pandangan nya dan terlihat bocah laki laki itu menjadi salah tingkah karena mengetahui aku tau kalau dia sedang memandangku.


"Dia ambil obat nya di mana sich? kalau cuma ke uks masak ia selama ini" Gerutuku.


Selang tak berapa lama aku menggerutu karena menahan sakit menanti obat , Aprilia muncul dari balik pintu.


oh tuhan...lucu sekali gaya dia berjalan tubuhnya yang gembul membuat seluruh tubuh nya ikut tergoncang saat melangkah.


"Kenapa?" tanya Aprilia melihatku yang dari tadi senyum senyum sambil melihatnya.


"Ada yang salah dengan ku?" Tanya Aprilia lagi.


"Ah tidak!aku tidak apa apa"

__ADS_1


sambil menyengir menahan tawa .


"Sini aku obati keningmu" Sambil memegang kepalaku dengan seenaknya, tanpa ijin dia pun mengoleskan obat ke luka ku.


"Kamu marah padanya?" kata Aprilia sambil melirik ke bocah laki laki itu.


"Aku yakin dia pasti tidak sengaja, dia anak yang baik koq,aku sudah mengenal nya sejak lama" Cecar nya padaku , seakan akan tidak rela kalau aku berfikir negatif pada bocah laki laki itu .


"O ya?" Jawabku tak percaya.


"Iya,aku sudah berteman dengan nya sejak 1 tahun yang lalu.Dia teman sekolahku sekaligus tetanggaku" Jelas Aprilia untuk meyakinkanku.


"O iya,kalau kau kenal berarti kamu tau dong namanya ?" Selidik ku.


jujur sih,melihat aura wajahnya aku tidak menangkap sisi nakal dalam dirinya.


ihhh!!apaan sich,kenapa aku jadi membelanya....


"Namanya Irwan ... dia memiliki keyakinan yang berbeda dengan kita" jelas Aprilia.


"Kakaknya seorang uzthtad dan bapak nya adalah pembicara di berbagai pengajian di daerahnya"

__ADS_1


ih...kenapa bawa bawa bapak nya juga...apa hubungan nya dengan ku , kau sampai menceritakan tentang bapak nya...


"oooww...." jawabku sederhana.


"Tenang saja kalau dia berani macam macam denganmu katakan saja padaku , biar aku yang maju" ucapnya dengan penuh percaya diri.


huhh...memang kau mau jadi bodyguard ku...


"luka mu sudah selesai ku oles dengan obat m****, aku akan pergi ke uks mengembalikan obat nya dulu,kamu duduk saja di sini" kata Aprilia sambil mengepack kembali kotak obat yang dia pakai.


"Ehh..iya terima kasih ya" ucapku.


Dan lagi lagi aku terpancing untuk tertawa geli saat melihat tubuh gembul Aprilia yang sedang berjalan.


huuhh...maafkan aku ya teman,aku tidak berniat menertawakanmu, tapi gerak tubuhmu itu yang membuatku terpancing untuk tertawa.


Tak tau apa yang akan kulakukan bila tidak bertemu dengan nya.


Dia siswa perempuan gembul yang lucu periang dan tomboy ,rambutnya yang keriting ikal membuat wajah nya semakin lucu dan menggemaskan .


Hari pertama ku di kelas yang baru aku mendapatkan satu teman, ehh bukan satu..,tapi dua teman baru.Satu teman yang lucu dan satu teman yang aneh.

__ADS_1


__ADS_2