Sahabat Rasa Pacar

Sahabat Rasa Pacar
Pesan palsu


__ADS_3

Hari ini Vida memutuskan untuk memulai mencari Irwan


" Libur sehari nggak mungkin kan akan di pecat " ucap Vida sambil bersiap siap


" Tapi..., bagaimana dengan Tio ?? bagaimana kalau dia datang menjemputku ? aku tidak mau dia tahu tentang niatku mencari Irwan "


Vida mencoba mencari akal , bagaimana cara menghindar dari Tio


Vida mengambil hp nya lalu mengirim pesan pada Tio


Aku sudah berangkat , jangan menjemputku


" yes..sudah beres " Ucap Vida


Vida pergi dengan naik angkot menuju sebuah toko plastik di daerah **** seperti info yang di dapat dari Fitry


Sepanjang perjalanan , Vida tengah berfikir bagaimana nanti cara menjelaskan pada Irwan ??


bagaimana nantinya dia akan memulainya ,


Memikirkan itu , Vida jadi gemetar


tangannya mendadak dingin


Vida mulai menata kalimat penjelasan , kalimat minta maaf .


aduhhh....kenapa jadi deg deg an begini sih


setelah beberapa menit perjalanan , angkot pun berhenti tepat di depan Toko plastik yang di maksut Fitry.


Toko ini besar sekali , mulai dari arah mana aku mencarinya ?? rame sekali


Vida mulai berjalan mendekati toko itu ,


setelah sampai ...


" selamat pagi..., ada yang bisa saya bantu ??" ucap salah satu pegawai di situ


" Aku mau mencari kardus tempat snack yang lucu , apa di sini ada ? " Ucap Vida berbohong


aduhh...sepertinya ini lah tak tik yang paling bagus untuk bertemu dengannya


" ada kak...mau berapa ? " Tanya pegawai itu


" ee..., aku mau 2 lusin saja bisa ? " Tanya Vida


" Bisa kak , sebentar ya saya ambilkan dulu " ucap pegawai itu


pegawai itu pun pergi untuk mengambilkan barang yang di pesan Vida


sementara itu , mata Vida menjelajahi setiap ruang di toko tersebut

__ADS_1


mencoba mencari seseorang yang menjadi tujuannya kemari


tapi kurang beruntung , sepertinya orang yang dia cari tidak ada di situ.


Tak berapa lama , pegawai itu pun datang membawa kardus snack pesanan Vida


" Ini kak kardus snack yang kakak pesan " ucap pegawai itu sambil menyerahkan nya ke Vida lalu membuat nota


" iya , trimaksih " jawab Vida


sebelum membayar , Vida sengaja ingin mengintograsi pegawai itu.


" eh...mba , boleh tau tidak siapa nama bos pemilik toko ini ? " Tanya Vida


" toko ini milik bapak Herman , tapi sudah setahun ini di ambil alih oleh anak nya " Jelas Pegawai itu


" Anak nya ?? siapa namanya ? " Tanya Vida lagi


" Namanya Bapak Irwan , kenapa kakak menanyakan hal ini ? " Tanya pegawai itu


" eh...tidak apa apa " ucap Vida sambil tersenyum


" sekarang , apa dia di sini ?? " Tanya Vida lagi


" Bapak Irwan sedang tidak di sini , tapi nanti sekitar pukul 15.00 dia baru datang " Jawab pegawai itu sambil melihat jam tangannya


" e..., boleh tidak ya aku minta no hp atau kartu namanya ?? aku punya usaha ketering , barangkali saja aku butuh beberapa barang di sini , jadi bisa bekerja sama dengan toko ini " jelas Vida berbohong


tapi setelah mendengar alasan Vida di anggap masuk akal


akhirnya dia memberikan kartu nama Bos di toko itu


Vida sangat senang sekali


misi nya hari ini benar benar berhasil


yess aku berhasil mendapatkan no hp Irwan


selanjut nya aku akan mengirim pesan palsu padanya , yahhh...seperti dulu dia memberikan surat balasan palsu padaku


oh Tuhann...., kenangan itu lagi...


Sebelum memulai mengirim pesan pada Irwan ,


Vida mengganti foto profil nya dulu dengan sebuah gambar rumah katering yang dia ambil di g*****


dengan begini , dia tidak akan tau siapa aku


Setelah sampai di rumah ,


Vida memulai kembali misinya

__ADS_1


dia memulai menulis pesan palsu nya


Assallamualaikum , apa benar ini pak Irwan pemilik dari toko ***** ?


Klik pesan terkirim


saya ibu nur dari rumah katering **** mau menanyakan stok barang di toko anda


Klik ..., terkirim


Pesan yang Vida kirimkan tidak langsung di baca oleh Irwan


Vida harus menunggu beberapa menit


tringg..., terdengar pesan masuk


wa allaikum sallam , ada yang bisa saya bantu ?


balasan chat dari Irwan.


Hati Vida bedegup kencang membaca pesan dari Irwan.


oh Tuhann...ini kan hanya pesan , kenapa rasa nya gemetar seperti ini


bagaimana kalau nanti aku bertemu langsung dengannnya ??


Vida kembali membalas pesan Irwan


saya mau pesan beberapa barang dari Toko bapak , tapi saya mau bapak yang mengantar nya sendiri , supaya bisa lebih nyaman dan jelas


Klik , pesan terkirim.


Boleh , dengan senang hati ..., kapan mau di kirim ?? ibu bisa langsung rekap pesanannya


tring..., balasan pesan dari Irwan.


Vida sangat senang sekali melihat Irwan menanggapi nya dengan baik.


Vida segera merekap pesanannya , dia mengarang barang barang yang akan di pesannya .


Dia sendiri tidak kegunaan barang barang itu , yang penting bisa bertemu dengan Irwan.


Vida juga mengirim alamat pengiriman.


tapi bukan alamat rumah nya , tetapi alamat itu adalah sebuah taman yang indah.


Dia sengaja memilih bertemu di taman , supaya Tio tidak mengetahui pertemuannya dengan Irwan.


akhirnya..., semua selesai sesuai rencanaku


selanjutnya semoga bisa berjalan dengan lancar...aamiin...

__ADS_1


__ADS_2