
Ibu Vida senang melihat anaknya semakin hari semakin akrab dengan Tio ,
Laki laki pilihannya yang sengaja akan di jodohkan dengan anaknya
" Vida ..., bagaimana hubunganmu dengan Tio ? kalian sudah pacaran ??" Tanya Ibu saat menemui Vida di kamarnya
" Ibu...., kenapa menanyakan hal itu " Jawab Vida tersipu malu
" Memang nya kenapa ?? ibu kan cuma ingin tau , kalau hubunganmu dengan Tio sudah akrab dan dekat , ibu akan mulai mempersiapka nya " Ucap Ibu datar
" Mempersiapkan ?? mempersiapkan apa ?? ibu..., jangan mulai deh !! " pekik Vida protes
Ibu hanya tertawa geli melihat respon Vida sambil berlalu keluar dari kamar Vida
" Ibuuu !!! jangan persiap kan apapun ...," Terdengar suara Vida masih histeris
walau aku sudah terlihat akrab dengan Tio , tapi untuk menikah ?? aaa..., aku tidak mau !!!
Kling , hp Vida berbunyi
terlihat ada sebuah pesan masuk
" maafkan aku , mau kah kau bertemu dengan ku sekali lagi ?? "
" Irwan !!! oh Tuhan ..., mau apa lagi dia ??"
kalau aku membalas pesannya , itu akan membuat nya berfikir kalau aku masih peduli padannya ,
Vida pun tidak membalas pesan dari Irwan .
Hati nya dalam dilema ,
kenapa hanya membaca pesannya saja , membuatku gemetar seperti ini
Irwann !! biarkan aku melepasmu
Kling , kembali terdengar pesan masuk di hp Vida
" kalau kau tidak membalas pesan ini , aku anggap kau menyetujui nya . besok sore aku tunggu di taman "
" Idihhh..., kenapa dia memaksa ?? " ketus Vida
" Terserah lah kau mau apa !! kita lihat saja besok "
Vida lalu membaringkan tubuh nya di ranjang ,
entah kenapa setelah menerima pesan dari Irwan , hati nya menjadi bahagia
andai jadi pelakor itu tidak di anggap jahat , aku pasti akan menarikmu kembali padaku
" Tapi tunggu !! aku tidak mau segampang itu , aku harus pura pura jual mahal padanya , liat saja apa yang akan ku lakukan besok " Gumam Vida senang
__ADS_1
Vida tidak sabar menunggu hari esok
hari pembalasan nya pada Irwan
bahkan karena terlalu senang nya , bahkan dia tertidur sambil memeluk handphone nya .
Ke esokan harinya >>>>>
Hari ini Vida terlihat senang sekali
padahal jam masih menunjukan pukul 7 pagi , tapi dia sudah terlihat rapi .
" Aku berharap , hari ini waktu akan berjalan cepat " gumam Vida
Vida benar benar senang sekali , sampai sampai lupa kalau kemarin dia ingin sekali amnesia supaya bisa melupakan Irwan .
Tak berselang lama , Tio pun datang menjemput Vida
belum sempat Tio mematikan motor nya
Vida sudah naik begitu saja
" Ayo berangkat " Ajak Vida
" Kau begitu semangat sekali hari ini ?? kenapa ?? semalam kau cukup tidur ? " Tanya Tio heran
" kau ini ngelantur saja , sudah ayo berangkat" Ucap Vida manja
Mereka lalu pergi menuju tempat kerja Vida.
Sepanjang perjalanan mereka hanya terdiam , hanya saja sesekali Vida menyandarkan tubuh nya ke punggung Tio kembali menikmati harumnya tubuh Tio.
Tak berapa lama , mereka pun sampai
" Sore nanti kau tidak usah menjemputku ya " Ucap Vida
" Kenapa ?? kau mau berkencan ya ?? " Balas Tio dengan nada curiga
ihh..., kenapa dia bisa tau ??
" Tidak !! siapa yang mau pergi berkencan ?? aku ada janji dengan temanku untuk menemaninya membeli sesuatu , jadi kau tidak usah menungguku " Jawab Vida sambil berlalu pergi
sudah ku bilang kalau kau tidak pandai berbohong , ekspresi wajahmu lebih jujur dari mulutmu
Sore hari nya di taman >>>>>
Irwan sudah menunggu Vida di taman
dia sudah mempersiapkan semua penjelasan dan pertanyaan untuk Vida
" Sudah jam segini , tapi kenapa dia tak kunjung datang " Gumam Irwan gelisah
__ADS_1
Setelah menunggu hampir 30 menit , akhirnya Vida pun datang
" Aku tau kau pasti akan datang " Sambut Irrwan senang
" Kenapa ?? kau khawatir aku tidak datang ?? bagaimana rasanya menunggu terlalu lama ?? heh ?? " Cecar Vida sambil duduk di sebelah Irwan
" Asal kau tau !! seperti itu lah rasa nya aku menanggung beban , menunggumu sekian tahun tanpa penjelasan " Ungkap Vida
Irwan hanya terdiam mendengar omelan Vida , dia sadar ..., disini dia yang salah
dia yang telah menyakiti Vida
membuat Vida harus menunggu
" Kalau memang hari ini aku harus menunggumu seharian di taman ini , aku tidak masalah . Asal itu membuatmu memaafkan aku " Jawab Irwan
" Aku mohon maafkan aku ..., jangan jauhi aku seperti ini " Ucap Irwan memohon sambil memegang tangan Vida
" Dasar play boy !! kau kan sudah berkeluarga , kenapa masih bisa bisa nya merayuku !! " Ketus Vida
" Maafkan aku , bukannya aku ingin merayumu . Tapi jujur..., setelah aku tahu semua kebenarannya , aku ingin bisa kembali dekat denganmu ..., kembali memperbaiki hubungan kita " Pinta Irwan memohon
dasar Irwan bodoh !! bagaimana bisa kembali seperti dulu . Sedangkan kini kau sudah memiliki keluarga
" Asal kau tau , semua kenangan tentang kita..., aku sudah menguburnya dalam dalam . Dan semua itu tidaklah mudah ! " Cecar Vida mulai kesal
" Dan sekarang dengan mudahnya kau bilang ingin kembali seperti dulu lagi !! apa kau tidak punya perasaan sama sekali !!?? " Geram Vida
Irwan tidak tau harus berkata apa
semua yang di katakan Vida itu benar
Dia yang salah
Saat ini , yang ada di pikirannya adalah ingin berbaikan dengan Vida
" Maaf kan aku , kau benar..., lupakan saja Irwan yang dulu yang telah menyakitimu !! Tapi aku mohon , berilah kesempatan pada Irwan yang sekarang " Ucap Irwan sambil menatap Vida tajam
Jika mungkin di hati Vida ingin melupakan nya , tetapi Irwan yakin kalau di mata Vida masih ada rasa untuknya
" Aku akan memberimu kesempatan untuk hubungan kita , tetapi hanya sebagai teman " Jawab Vida sambil membuang tatapannya
Air di matanya sudah hampir penuh , dan dia tidak ingin menangis di hadapan Irwan
Di sisi lain di seberang jalan
Tampak seorang laki laki tengah mengawasi mereka
Tio , ternyata dia sengaja membuntuti Vida
Kenapa hatiku sakit melihat mu bersama dia Vid....
__ADS_1