Sahabat Rasa Pacar

Sahabat Rasa Pacar
Bertemu kembali


__ADS_3

Ibu Vida senang melihat anaknya semakin hari semakin akrab dengan Tio ,


Laki laki pilihannya yang sengaja akan di jodohkan dengan anaknya


" Vida ..., bagaimana hubunganmu dengan Tio ? kalian sudah pacaran ??" Tanya Ibu saat menemui Vida di kamarnya


" Ibu...., kenapa menanyakan hal itu " Jawab Vida tersipu malu


" Memang nya kenapa ?? ibu kan cuma ingin tau , kalau hubunganmu dengan Tio sudah akrab dan dekat , ibu akan mulai mempersiapka nya " Ucap Ibu datar


" Mempersiapkan ?? mempersiapkan apa ?? ibu..., jangan mulai deh !! " pekik Vida protes


Ibu hanya tertawa geli melihat respon Vida sambil berlalu keluar dari kamar Vida


" Ibuuu !!! jangan persiap kan apapun ...," Terdengar suara Vida masih histeris


walau aku sudah terlihat akrab dengan Tio , tapi untuk menikah ?? aaa..., aku tidak mau !!!


Kling , hp Vida berbunyi


terlihat ada sebuah pesan masuk


" maafkan aku , mau kah kau bertemu dengan ku sekali lagi ?? "


" Irwan !!! oh Tuhan ..., mau apa lagi dia ??"


kalau aku membalas pesannya , itu akan membuat nya berfikir kalau aku masih peduli padannya ,


Vida pun tidak membalas pesan dari Irwan .


Hati nya dalam dilema ,


kenapa hanya membaca pesannya saja , membuatku gemetar seperti ini


Irwann !! biarkan aku melepasmu


Kling , kembali terdengar pesan masuk di hp Vida


" kalau kau tidak membalas pesan ini , aku anggap kau menyetujui nya . besok sore aku tunggu di taman "


" Idihhh..., kenapa dia memaksa ?? " ketus Vida


" Terserah lah kau mau apa !! kita lihat saja besok "


Vida lalu membaringkan tubuh nya di ranjang ,


entah kenapa setelah menerima pesan dari Irwan , hati nya menjadi bahagia


andai jadi pelakor itu tidak di anggap jahat , aku pasti akan menarikmu kembali padaku


" Tapi tunggu !! aku tidak mau segampang itu , aku harus pura pura jual mahal padanya , liat saja apa yang akan ku lakukan besok " Gumam Vida senang

__ADS_1


Vida tidak sabar menunggu hari esok


hari pembalasan nya pada Irwan


bahkan karena terlalu senang nya , bahkan dia tertidur sambil memeluk handphone nya .


Ke esokan harinya >>>>>


Hari ini Vida terlihat senang sekali


padahal jam masih menunjukan pukul 7 pagi , tapi dia sudah terlihat rapi .


" Aku berharap , hari ini waktu akan berjalan cepat " gumam Vida


Vida benar benar senang sekali , sampai sampai lupa kalau kemarin dia ingin sekali amnesia supaya bisa melupakan Irwan .


Tak berselang lama , Tio pun datang menjemput Vida


belum sempat Tio mematikan motor nya


Vida sudah naik begitu saja


" Ayo berangkat " Ajak Vida


" Kau begitu semangat sekali hari ini ?? kenapa ?? semalam kau cukup tidur ? " Tanya Tio heran


" kau ini ngelantur saja , sudah ayo berangkat" Ucap Vida manja


Mereka lalu pergi menuju tempat kerja Vida.


Sepanjang perjalanan mereka hanya terdiam , hanya saja sesekali Vida menyandarkan tubuh nya ke punggung Tio kembali menikmati harumnya tubuh Tio.


Tak berapa lama , mereka pun sampai


" Sore nanti kau tidak usah menjemputku ya " Ucap Vida


" Kenapa ?? kau mau berkencan ya ?? " Balas Tio dengan nada curiga


ihh..., kenapa dia bisa tau ??


" Tidak !! siapa yang mau pergi berkencan ?? aku ada janji dengan temanku untuk menemaninya membeli sesuatu , jadi kau tidak usah menungguku " Jawab Vida sambil berlalu pergi


sudah ku bilang kalau kau tidak pandai berbohong , ekspresi wajahmu lebih jujur dari mulutmu


Sore hari nya di taman >>>>>


Irwan sudah menunggu Vida di taman


dia sudah mempersiapkan semua penjelasan dan pertanyaan untuk Vida


" Sudah jam segini , tapi kenapa dia tak kunjung datang " Gumam Irwan gelisah

__ADS_1


Setelah menunggu hampir 30 menit , akhirnya Vida pun datang


" Aku tau kau pasti akan datang " Sambut Irrwan senang


" Kenapa ?? kau khawatir aku tidak datang ?? bagaimana rasanya menunggu terlalu lama ?? heh ?? " Cecar Vida sambil duduk di sebelah Irwan


" Asal kau tau !! seperti itu lah rasa nya aku menanggung beban , menunggumu sekian tahun tanpa penjelasan " Ungkap Vida


Irwan hanya terdiam mendengar omelan Vida , dia sadar ..., disini dia yang salah


dia yang telah menyakiti Vida


membuat Vida harus menunggu


" Kalau memang hari ini aku harus menunggumu seharian di taman ini , aku tidak masalah . Asal itu membuatmu memaafkan aku " Jawab Irwan


" Aku mohon maafkan aku ..., jangan jauhi aku seperti ini " Ucap Irwan memohon sambil memegang tangan Vida


" Dasar play boy !! kau kan sudah berkeluarga , kenapa masih bisa bisa nya merayuku !! " Ketus Vida


" Maafkan aku , bukannya aku ingin merayumu . Tapi jujur..., setelah aku tahu semua kebenarannya , aku ingin bisa kembali dekat denganmu ..., kembali memperbaiki hubungan kita " Pinta Irwan memohon


dasar Irwan bodoh !! bagaimana bisa kembali seperti dulu . Sedangkan kini kau sudah memiliki keluarga


" Asal kau tau , semua kenangan tentang kita..., aku sudah menguburnya dalam dalam . Dan semua itu tidaklah mudah ! " Cecar Vida mulai kesal


" Dan sekarang dengan mudahnya kau bilang ingin kembali seperti dulu lagi !! apa kau tidak punya perasaan sama sekali !!?? " Geram Vida


Irwan tidak tau harus berkata apa


semua yang di katakan Vida itu benar


Dia yang salah


Saat ini , yang ada di pikirannya adalah ingin berbaikan dengan Vida


" Maaf kan aku , kau benar..., lupakan saja Irwan yang dulu yang telah menyakitimu !! Tapi aku mohon , berilah kesempatan pada Irwan yang sekarang " Ucap Irwan sambil menatap Vida tajam


Jika mungkin di hati Vida ingin melupakan nya , tetapi Irwan yakin kalau di mata Vida masih ada rasa untuknya


" Aku akan memberimu kesempatan untuk hubungan kita , tetapi hanya sebagai teman " Jawab Vida sambil membuang tatapannya


Air di matanya sudah hampir penuh , dan dia tidak ingin menangis di hadapan Irwan


Di sisi lain di seberang jalan


Tampak seorang laki laki tengah mengawasi mereka


Tio , ternyata dia sengaja membuntuti Vida


Kenapa hatiku sakit melihat mu bersama dia Vid....

__ADS_1


__ADS_2