
SAHABAT BUKAN PACAR
PELUKAN_KETENANGAN
Hari ini adalah hari sabtu hari paling menyebalkan di sekolah , karena hampir dua jam pelajaran diisi dengan materi geografi
Sebenarnya bukan pelajarannya yang Vida tidak suka tetapi guru nya yang terlalu otoriter sadis dan tidak masuk akal
Langkah Vida jelas tidak bersemangat hari ini
Walaupun Vida sudah membayangkan Irwan sebagai penyemangat , tetapi ketidak sukaannya pada geografi tetap saja menguasai pikiran dan emosinya
Bel berbunyi tanda jam pelajaran di mulai
Ibu guru geografi berjalan menuju kelas dua D
" pasti membosankan..." gerutu Vida...
Kali ini Irwan tidak duduk di sebelah Vida
Ya..itu karena ibu guru geografi yang tidak pernah bersahabat dengan muridnya
" hari ini kita akan ulangan..." kata ibu guru seenaknya...
" whattt...ulangan...kenapa dadakan.." mata Vida melotot kaget.
bagaimana cara nya aku mengerjakan soal soal ini...aku menyadari kalau aku tidak terlalu pandai , makanya perlu bagiku untuk belajar dulu...
Vida melihat beberapa temannya yang bersikap biasa saja...
Yah...karena mereka pandai...Yuni..Irwan..mereka pandai..bagaimana nasibku sekarang...kalau aku mendapat nilai buruk , pastilah aku akan malu terutama di depan Irwan..dia pasti akan mengejek ku....
Vida terpaksa mengeluarkan jurus ampuhnya
NYONTEKK....
Vida simpan buku materi geografi di dalam laci
Fikirannya sudah tidak bisa lagi berfikir secara cerdas
__ADS_1
Jalan satu satu nya adalah dengan menyontek buku secara diam diam...
" bagi siapa saja yang ketahuan mencontek , ibu akan hukum dan mengulang ulangannya..." suara bu geografi memperingatkan
tapi teguran itu tidak di indahkan oleh Vida ,
konyolnya ... Vida tetap menyontek
" huhh...akhirnya selesai , menyontek kali ini dinyatakan sukses..." gumam Vida puas ke pede an.
Waktu ulangan pun telah habis
Semua soal jawaban di kumpulkan di meja guru
Bu geografi mulai memeriksa satu per satu lembar jawaban muridnya
" Vida..." tiba tiba bu geografi menyebut namaku
" i..iya..bu..." jawabku gugup sambil menunjuk jari
" jawaban kamu benar benar sempurna...persis sekali seperti di buku...kamu menyontek kan !!! "
" i..iya..bu..." maafkan saya "..
" ambil Kertas ulangan kamu , ibu tidak akan menilainya !!! " ucap bu geografi ketus
huh...kenapa cuma aku yang ketahuan...padahal kan banyak juga mereka yang nyontek sama seperti ku
Sontak semua anak menertawai ku..." huuuuu...."
Malu bukan kepalang...rasanya untuk menegak kan kepala saja tidak mampu
" sudah...sabar..jangan sedih...kamu sih terlalu berani..." ucap Dinuk menenangkanku
Tapi ucapan Dinuk tidak berpengaruh apapun padaku...
aku maluuu....
"Sudah sabar...jangan nangis.." ucap Irwan
__ADS_1
Entah dia mau menghiburku atau sengaja meledek ku dengan ucapan itu
Rasa malu ini ku tahan sampai jam terakhir pelajaran
Aku memilih diam walau berkali kalu Irwan menegurku
Kriingg.....
Suara bel menunjukan jam pelajaran berakhir
Vida tak menunggu lama
Begitu ibu guru selesai mengucap salam
Vida langsung berlali keluar kelas
Irwan pun terkejut melihat gelagat Vida
Vida yang biasanya memilih keluar belakangan karena tidak mau berdesak desakan
Kali ini dia malah yang pertama keluar kelas
Pikiran Vida sedang tidak karuan
Malu bercampur sebal
Dia terus saja berjalan menyusuri lorong sekolah
Namun tiba tiba ada sebuah tangan yang merangkul pundaknya
Sesaat yang ada di pikiran Vida itu adalah Dinuk
Teman sebangkunnya...
Tapi terkejutlah Vida saat menyadari kalau tangan itu adalah Irwan
Sontak Vida terkejut dan reflek melepaskan tangan Irwan
Dan di waktu yang sama terdengar suara sorakan teman teman di belakangnya...
__ADS_1
Bersambung....