Sahabat Rasa Pacar

Sahabat Rasa Pacar
PELUKAN KETENANGAN


__ADS_3

SAHABAT BUKAN PACAR


PELUKAN_KETENANGAN


Hari ini adalah hari sabtu hari paling menyebalkan di sekolah , karena hampir dua jam pelajaran diisi dengan materi geografi


Sebenarnya bukan pelajarannya yang Vida tidak suka tetapi guru nya yang terlalu otoriter sadis dan tidak masuk akal


Langkah Vida jelas tidak bersemangat hari ini


Walaupun Vida sudah membayangkan Irwan sebagai penyemangat , tetapi ketidak sukaannya pada geografi tetap saja menguasai pikiran dan emosinya


Bel berbunyi tanda jam pelajaran di mulai


Ibu guru geografi berjalan menuju kelas dua D


" pasti membosankan..." gerutu Vida...


Kali ini Irwan tidak duduk di sebelah Vida


Ya..itu karena ibu guru geografi yang tidak pernah bersahabat dengan muridnya


" hari ini kita akan ulangan..." kata ibu guru seenaknya...


" whattt...ulangan...kenapa dadakan.." mata Vida melotot kaget.


bagaimana cara nya aku mengerjakan soal soal ini...aku menyadari kalau aku tidak terlalu pandai , makanya perlu bagiku untuk belajar dulu...


Vida melihat beberapa temannya yang bersikap biasa saja...


Yah...karena mereka pandai...Yuni..Irwan..mereka pandai..bagaimana nasibku sekarang...kalau aku mendapat nilai buruk , pastilah aku akan malu terutama di depan Irwan..dia pasti akan mengejek ku....


Vida terpaksa mengeluarkan jurus ampuhnya


NYONTEKK....


Vida simpan buku materi geografi di dalam laci


Fikirannya sudah tidak bisa lagi berfikir secara cerdas

__ADS_1


Jalan satu satu nya adalah dengan menyontek buku secara diam diam...


" bagi siapa saja yang ketahuan mencontek , ibu akan hukum dan mengulang ulangannya..." suara bu geografi memperingatkan


tapi teguran itu tidak di indahkan oleh Vida ,


konyolnya ... Vida tetap menyontek


" huhh...akhirnya selesai , menyontek kali ini dinyatakan sukses..." gumam Vida puas ke pede an.


Waktu ulangan pun telah habis


Semua soal jawaban di kumpulkan di meja guru


Bu geografi mulai memeriksa satu per satu lembar jawaban muridnya


" Vida..." tiba tiba bu geografi menyebut namaku


" i..iya..bu..." jawabku gugup sambil menunjuk jari


" jawaban kamu benar benar sempurna...persis sekali seperti di buku...kamu menyontek kan !!! "


" i..iya..bu..." maafkan saya "..


" ambil Kertas ulangan kamu , ibu tidak akan menilainya !!! " ucap bu geografi ketus


huh...kenapa cuma aku yang ketahuan...padahal kan banyak juga mereka yang nyontek sama seperti ku


Sontak semua anak menertawai ku..." huuuuu...."


Malu bukan kepalang...rasanya untuk menegak kan kepala saja tidak mampu


" sudah...sabar..jangan sedih...kamu sih terlalu berani..." ucap Dinuk menenangkanku


Tapi ucapan Dinuk tidak berpengaruh apapun padaku...


aku maluuu....


"Sudah sabar...jangan nangis.." ucap Irwan

__ADS_1


Entah dia mau menghiburku atau sengaja meledek ku dengan ucapan itu


Rasa malu ini ku tahan sampai jam terakhir pelajaran


Aku memilih diam walau berkali kalu Irwan menegurku


Kriingg.....


Suara bel menunjukan jam pelajaran berakhir


Vida tak menunggu lama


Begitu ibu guru selesai mengucap salam


Vida langsung berlali keluar kelas


Irwan pun terkejut melihat gelagat Vida


Vida yang biasanya memilih keluar belakangan karena tidak mau berdesak desakan


Kali ini dia malah yang pertama keluar kelas


Pikiran Vida sedang tidak karuan


Malu bercampur sebal


Dia terus saja berjalan menyusuri lorong sekolah


Namun tiba tiba ada sebuah tangan yang merangkul pundaknya


Sesaat yang ada di pikiran Vida itu adalah Dinuk


Teman sebangkunnya...


Tapi terkejutlah Vida saat menyadari kalau tangan itu adalah Irwan


Sontak Vida terkejut dan reflek melepaskan tangan Irwan


Dan di waktu yang sama terdengar suara sorakan teman teman di belakangnya...

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2