Sahabat Rasa Pacar

Sahabat Rasa Pacar
#SEMAKIN_AKRAB


__ADS_3

Vida tengah sibuk bersiap untuk berangkat ke sekolah , baju seragam yang rapi dengan kaos kaki setinggi lutut...yahh...itu adalah penampilan yang menurut nya adalah yang terbaik tidak perduli teman teman di sekolahnya berpendapat apa...yang penting dia merasa nyaman.


Vida berjalan menuju sekolah , entah apa yang dia makan tadi...sehingga membuat nya merasa lebih bersemangat.


" hai vid..." sapa seorang teman sekolah sekaligus tetangga nya... " hai juga ning... " sahut ku ramah. " aku lihat dari tadi kamu berjalan sambil senyum senyum...lagi seneng ya..." tebak nining sok tau.


" ah enggak..biasa aja koq.." balasku sambil tersipu.Kami berjalan bersama sambil mengobrol , sesekali sambil membicarakan apa yang kita lihat di sepanjang perjalanan.


seperti komentator profesional yang selalu menilai apa yang dilihatnya dengan gaya yang sotoy....


selang beberapa menit kami pun sampai di gerbang sekolah . karena kelas kita berbeda maka kami pun harus berpisah di lorong sekolah.


sambil menebak nebak keadaan yang akan terjadi nanti setelah sampai di kelas... ya siapa lagi yang membuatku sampai separno ini...huhh....


terlihat kelas sudah mulai rame dengan suara gelak tawa penghuni kelas dua D , perlahan aku masuk dan lihat apa yang terjadi....


" awas aku mau duduk !! " ketusku sebal karena melihat Irwan duduk di mejaku dan kaki nya naik di kursi ku. huh...nggak sopan banget sich...dasar....


" kalau mau duduk ya duduk aja... " kata Irwan sambil menurunkan kaki nya dari kursi ku tetapi posisinya tetap sama , duduk di meja.....apa sih...bagaimana aku bisa duduk kalau dia tetap duduk di meja...memangnya aku mau duduk sambil menghadapnya ...huh...dasar gila...


" hei...kenapa bengong..." ucap nya sambil menepuk kursi di depannya " duduk sini..."


aku nggak mungkin menuruti kata katanya...bisa di bayangkan bagaimana jadi nya posisi nya nanti...iihhhh...tiba tiba merasa merinding...


mataku menyapu seluruh ruangan mencari kursi yang masih kosong...haaa..aku menemukan kursi kosong...itu adalah kursi nya si Irwan..seringai ku licik...he..he..

__ADS_1


tanpa basa basi aku langsung duduk di kursi Irwan.membuat empunya kursi melotot " hei !!" teriaknya..." itukan kursiku..kenapa kamu duduk di situ..." sambil mendekat ke arahku hingga membuat posisi kami sangat dekat.


jantungku benar benar berdebar entah karena apa aku sendiri tidak tahu.


menyadari situasi yang nantinya akan menimbulkan perasaan yang tidak tidak ," awas minggir..." aku sedikit mendorongnya untuk segera kembali ke tempat duduk ku.


huhh...berhasil.....


Di barisan bangku di depanku Yuni tengah memperhatikan ku dengan wajah yang kesal..eh bukann...tapi itu adalah raut wajah cemburu . ehh...kenapa dia memandangku seperti itu....


Jam menunjukan pukul 7 pelajaran pun di mulai..jam pertama adalah fisika , pak guru yang senang banget ngasih catatan dari pada soal kepada muridnya.


kalau sudah mencatat bisa hampir menghabiskan satu buku penuh dalam satu jam pelajaran saja...huh capek nya tangannku...sambil memijat mijat telapak tangan ku sendiri.kapan sih jam fisika habis...gumamku sambil melirik jam dinding.


Irwan yang sedari tadi melihat Vida menggerakan badan tak jinak hanya tersenyum , seperti tau kalau Vida sedang merasa tidak nyaman.


Jam selanjutnya ternyata adalah jam kosong karena guru tata busana sedang rapat.


tapi bukan berarti jam bebas ya...ibu guru tata busan ternyata sudah menyiapkan tugas tugas yang banyak...oh tuhann...mencatat lagi ???? tangan ku pun belum hilang capeknya..kenapa sekarang harus mencatat lagi...


Karena tidak adanya guru yang mengawasi


keadaan kelas tidak sehening saat pelajaran fisika tadi..ada yang ngegosip ada yang jalan jalan ... tugas dari guru di anggap mereka sebagai angin lalu.


" Hei Anik...siapa sih nama teman di dekatmu itu.." tanya Irwan sambil menusuk nusuk punggung Anik dengan jarinya. ehh...modus banget sich..udah sejail itu masak nggak tau namanya..." kamu belum kenal Ir...sini aku kenalin..." ucap Anik dengan tatapan nakal sengaja mengikuti drama si Irwan.

__ADS_1


" Hei vid..Irwan mau kenalan tuh..." sambil megang tanganku seraya menghentikan ku untuk mencatat. " siapa ?? " tanyaku pura pura tidak tau. huhh...drama apa sih...


" Hai aku Vida..." ucapku merasa risih...bagaimana aku bisa sama gilanya dengan kalian...


sepertinya Irwan tau apa yang tengah ada dalam pikiranku...


Irwan memepetkan kursi ku dan mejanya...sangat dekat sehingga aku sendiri tidak bisa bergerak bebas...dia pasti sengaja kan...supaya bisa leluasa berbuat jahil...


" Vid...Vid.." sambil mencolek punggungku..


" iya...ada apa ?? " " pinjam tipe x nya dong...bentar aja..."


aku ambil tipe x ku dan ku berikan padanya " nih..." sambil menyodorkan nya kepada Irwan .


" mana ???..." dia mengadahkan tangannya seakan akan memberikan kode kalau aku harus menaruh nya di telapak tangannya. ihh...apa sih...kenapa kau menggenggam tanganku...sambil berusaha menarik tanganku dari genggaman Irwan .


huhh...dia tersenyum senyum nakal...benarkan modus...


gumamku kesal...Anik Dinuk dan Aprilia hanya tersenyum melihat kami berdua.


melihat ku kesal Irwan pun meminta maaf padaku " maaf .... " sambil berganti tangannya memainkan rambutku dengan menyisirnya dengan jepit sisir yang aku pakai.


membuat bulu kudug ku merinding nggak karuan...


Bersambung....

__ADS_1


jangan lupa like dan koment nya ya...😊😊


__ADS_2