
Setelah kebersamaan mereka hari ini di Bukit Cinta , Vida memutuskan untuk membuka sedikit ruang untuk Tio
" Aku tidak mau selamanya patah hati , aku juga ingin bahagia "
Ucap Vida di kamarnya
Vida berfikir tidak ada salahnya dia membuka diri nya untuk Tio
Toh Tio cowok yang baik
" Huh , hari ini aku akan memulai lembaran baru ku , semangat !!! " pekik Vida semangat
Setelah mandi , Vida beristirahat di kamarnya
Dia berbaring di ranjang sambil mengotak atik handphone nya
Tiba tiba ...
Kring..., kring...
Handphone Vida berbunyi
Tampak nama di handphone itu terlihat sangat familyar
" Fitry..., kenapa lagi dia menelfonku ?? " Gumam Vida sambil mengangkat telfonnya
" Hai Vid..., lama banget ngangkatnya !! Lagi sibuk ya ?? " Cecar Fitry
Sebenarnya Vida sedang tidak ingin berbincang dengan Fitry
Dia masih sangat trauma
Mengingat percakapan terakhir nya dengan Fitry
" Nggak koq , kebetulan sedang rebahan " Jawab Vida
" Aku mau menyampaikan suatu hal padamu , aku dapat informasi baru tentang Irwan " Ucap Fitry bersemangat
Informasi ?? Informasi apa lagi ?
" Apa ?? " Balas Vida
" Ini mungkin tidak baik bagimu , tapi aku harus menyampaikannya padamu " Ucap Fitry
" Iya apa ?? Apapun itu , aku sudah siap mendengarnya " Ucap Vida sambil menghela nafas
Mencoba mempersiapkan diri untuk tegar
" Aku dapat kabar dari temanku , katanya Irwan sudah menikah " Ucap Fitry
Apa ?? Bahkan mereka sudah menikah !! Kenapa Nining tega sekali !! Irwan..., kau memang tidak punya hati ...
Mata Vida mulai penuh dengan air
Wajahnya memerah menahan sakit hati dan amarah
__ADS_1
Vida merasa tidak berdaya , mendengar semua ini
Hati nya benar benar sudah tersayat sayat perih
" Aku sudah menduga ini akan terjadi " Ucap Vida lirih
" Mereka akan menikah ..." tambah Vida
" Mereka ?? Siapa ?? Memang kau sudah tau istrinya Irwan ?? " ucap Fitry
" Siapa lagi ?? Nining kan ?? " Sahut Vida kesal
" Bukan !! Bukan Nining !! " Sahut Fitry
Bukan ? Lalu siapa ?
" Kau jangan salah paham dulu dengan Irwan , masalah Irwan nekat berpacaran dengan Nining itu karena jebakan Nining " Fitry mulai menjelaskan
" Nining bercerita pada Irwan , kalau kau akan menikah dengan laki laki pilihan ibumu . Sepertinya Nining menjelek jelekan mu di depan Irwan , Irwan yang kesal akhirnya memutuskan untuk memacari Nining sebagai pelarian " Jelas Fitry bersemangat
" Kenapa selama ini dia tidak mencoba mencariku ?? Kenapa dia begitu mudah untuk percaya " Ucap Vida mencari kesalahan Irwan
" Dia sebenarnya sudah mencarimu , tapi Nining bilang kamu sudah pindah dan ikut suamimu " Jelas Fitry
huh...dasar wanita penggoda !! Pandainya dia berbicara , menikah saja belum kenapa aku harus ikut suamiku ??
Hati Vida benar benar di buat kacau balau acak acakan
Selama ini , selama hampir 3 tahun dia salah paham
kenapa dulu aku begitu percaya pada Nining !!
Oh Tuhan..., andai semua bisa di putar ulang
Air mata Vida tumpah
Dia tidak bisa lagi menahannya
Matanya kembali sebam
Entahlah...
Niatnya yang ingin membuka lembaran baru bersama Tio dan melupakan Irwan
Kini menjadi ragu
sebelum aku memutuskan untuk bersama dengan Tio , aku harus meluruskan semua ini dulu , aku tidak mau terjadi salah paham dengan Irwan . Bagaimanapun aku masih menyayanginya
" Hallo Vida .., kau masih mendengarku ? " Tanya Fitry
" Iya , aku masih di sini " jawabVida
" lalu..., siapa istri Irwan ? " Tambah Vida
" Dia menikah dengan wanita pilihan ayahnya , seorang janda " jelas Fitry pelan
__ADS_1
Kali ini ucapan Vitry sangat mengejutkan Vida
Yang benar saja !! Irwan menikah dengan seorang janda
Memang tidak ada salahnya menikah dengan siapapun,Tapi alasan apa Ayah nya menjodohkan anaknya dengan seorang janda ?
Vida semakin di tambah bingung dengan jalan cerita dirinya dengan Irwan
Seperti sebuah sinetron dan drama
" Kau tau semua tentang Irwan , kau juga pasti tau nomor hp nya kan ? " Tanya Vida
" Boleh aku minta ? Aku janji tidak akan mengganggunya " Bujuk Vida
" Maaf sekali Vid , aku tidak punya " Jawab Fitry
" Sejak pernikahan itu , Irwan menjadi pribadi yang tertutup " Tambahnya
oh Tuhan..., kasihan sekali dia
" Kalau kau mau bertemu dengannya , kau bisa datang di sebuah toko plastik di daerah **** itu toko milik ayahnya , dia yang mengelola toko itu " Ucap Fitry
" Trimakasih untuk informasinya ya friend , ini sangat berarti bagiku " Ucap Vida mengakhiri telfonnya
" Ha...ha..kau lebay sekali , santai saja ..., kau kan temanku " Ucap Fitry sambil tertawa
" Sudah ya...,bye " Ucap Vida
Vida menutup telfonnya
Hati nya benar benar tak karuan
SALAH PAHAM
Satu kata yang ternyata selama ini membumbui hubungannya dengan Irwan
Ingin rasanya dia menyampaikan curahan hatinya pada Tio
Tapi Vida segera mengurungkannya
Vida tidak ingin Tio tahu tentang apapun kisah nya dengan Irwan
Aku harus menemui Irwan , aku harus meluruskan semua ini . Walaupun ini tidak akan merubah apapun , walau penjelasan ini tidak bisa membuat Irwan kembali padaku !!
Aku tidak mau sepanjang hidupku di hantui rasa bersalah
Entahlah,
Ada perasaan sedih tapi juga lega
Sedih karena pada akhirnya Dia harus kalah.
Tetapi juga lega , karena akhirnya Vida tau semua kebenarannya
Bersambung
__ADS_1
😉😉😉😊