Sahabat Rasa Pacar

Sahabat Rasa Pacar
Teman Baru


__ADS_3

Jam dinding menunjukan pukul 10 pagi, setelah mendengan pengumuman dari kepsek semua anak masuk dalam kelas masing masing.


Satu persatu bangku di kelas mulai terisi oleh tuannya , aku sendiri duduk di bangku barisa tiga dari depan , satu barisan di isi oleh empat bangku.aku satu barisan dengan Anik , Dinuk , Aprilia , aku tau nama mereka dari belt nama yang terpasang di saku baju mereka.


"Hai...,salam kenal aku Dinuk senang berkenalan dengan mu"


Satu persatu teman sebarisku memperkenalkan diri. Sungguh aku sangat senang bisa duduk di barisan gadis gadis lucu dan konyol..mereka terkesan tulus berteman dengan ku. Anik Dinuk dan Aprilia mereka gadis yang periang , konyol , dan blak blak an kalau bicara..."


Selang tak berapa lama masuklah seorang guru Sastra Bahasa Indonesia Ibu Endang begitulah beliau di sebut.


Perawakan nya menunjukan kalau beliau adalah guru yang lemah lembut, ada kabar burung mengatakan kalau usia nya sudah berkepala 3 hampir 4 tapi beliau belum juga menikah.


"Perawan tua datang..."


Aku menangkap salah satu di antara murid mengatakan itu..


"Huh!!kurang ajar banget sih dia"


Gumamku.


perkenalan pun di mulai, ibu Endang tidak hanya guru sastra tetapi beliau juga wali kelasku.


sedikit ketenangan mulai muncul di hatiku.


"Di dalam ruangan ini aku tidak hanya bersama orang orang yang menyebalkan tetapi aku juga punya teman dan walikelas yang baik padaku" Gumamku dalam hati lega .


waktu terus berjalan dengan normal sampai sesuatu mengenai kepalaku

__ADS_1


Tukk...


"Apa sih ini!!" Sambil menggerayangi rambutku.


Ada potongan kertas yang di lipat lipat kecil membentuk lingkaran kecil bersarang di rambutku.


mataku mulai menyapu setiap sisi sambil mencari


siapa sih yang usil begini ?


Mataku terhenti di pojok barisan cowok.


dia..,kenapa dia cengar cengir begitu?apa dia yang sengaja melempar kertas di kepalaku?


Aku melihat Irwan cengar cengir nggak jelas menatapku,


"Kenapa vid?" Tanya Anik ingi tau karena melihatku melirik tajam seperti sedang kesal.


"Ahh..,nggak papa koq he..he" Sahutku sambil kembali mencatat tugas yang di berikan bu Endang.


Melihatku yang benar benar tidak merespo keusilannya itu , irwan merasa kali ini dia gagal


ihh...kenapa cuek begitu?dasar gadis lupu!! lucu dan cupu..haa..ha !!


Aksinya tidak berhenti sampai di situ


dia berjalan menghampiri teman cewek yang duduk di barisan belakangku dan dengan seenaknya dia menyuruh anak perempuan itu tukeran bangku dengan nya.

__ADS_1


"Heh..,kamu pindah gih di bangku ku!!aku mau duduk disini!!" Ucap nya.


Aku mendengar apa yang dia bicarakan , tetapi aku menahan diri untuk berbalik melihat atau peduli dengannya.


"Ini kan barisan cewek,kalau aku pindah kamu akan duduk bertiga dengan teman perempuan disini,apa kamu nggak risih?" Ucap siswa perempuan itu pada Irwan.


Ehh...benar juga ya .. aku bakal di tertawai oleh semua murid kalau seperti itu..lagian gengsi juga terkesan nya aku laki laki genit yang suka sekali di kerumuni oleh wanita


Irwan terdiam sejenak dan berfikir.


"Ahh,begini saja! kamu beserta ke tiga teman mu pindanh ke barisanku , dan aku beserta tiga teman ku akan pindah di barisanmu"


dengan begini kan aku tidak akan menjadi satu satunya cowok di barisan ini..he..he..he..


Otak jahil nya mulai beraksi.


gadis perempuan itu akhirnya menyetujui permintaan Irwan untuk bertukar tempat.


huh,mau bagaimana lagi?aku harus menyetujui nya.Dia kan ketua kelas disini.


Ucap anak perempuan itu dalam hati.


Selang tak berapa lama mereka pun sudah menempati barisan di belakangku,ya dia Irwan dkk ( dan kawan kawan ).


Aku yang mengetahui keadaan ini mencoba menahan diri untuk tidak menoleh ke belakang walaupun sekedar memastikan.


*H*uh...,kalau seperti ini hari hari ku pasti nggak akan tenang!!apa sih yang dia mau?kenapa seperti di sengaja oleh nya.

__ADS_1


__ADS_2