
Hari ini sangat melelahkan....
Vida berbaring di tempat tidurnya , dia menggulingkan badannya kesana dan kemari
Pikirannya masih terganggu dengan sikap Nining
Vida bangun dari ranjangnya , dia berjalan ke almari buku nya
Vida mengambil sebuah buku lawas , Vida kembali duduk di ranjang , dia membuka buku tersebut
" andai kau tau Ir....bahkan sampai saat ini...buku buku ini masih ku simpan dengan rapi "
ucap Vida sambil tersenyum getir melihat kenangan buku buku sekolah nya dulu yang penuh dengan kamut kamut yang di tulis Irwan
" kau menyuruhku untuk menunggu mu , tapi ini sudah hampir setahun , tapi kau tidak kunjung datang...apalagi memberi kabar "
Vida kembali merebahkan tubuhnya ke ranjang
" seharusnya dari awal aku tidak mempercayai perkataan mu..."
sekarang kau menjadi mahasiswa di sebuah fakultas ternama...di sana pasti banyak sekali gadis gadis cantik , lalu buat apa kau harus kembali kepadaku ??
Gumam Vida getir ,
Dia cukup tau diri
memang seharusnya aku melupakannya... aku harus move on dari nya...dan buku buku ini , tidak boleh aku simpan terus..ini membuatku semakin terpuruk
Gumam Vida sambil mengemas semua buku buku lamanya
__ADS_1
maafkan aku Irwan...tapi mungkin ini yang terbaik untuk ku
Setelah mengemasnya , Vida berniat ingin menjualnya ke tukang loak
Karena yang terpikir saat ini adalah...dia bisa jauh dari semua kenangan tentang Irwan tanpa harus menyia nyiakannya
semua kenangan yang indah dulu..berakhir di tukang loak
PERMINTAAN IBU >>>>>>>
" Vida...." panggil Ibu
" iya bu..." sahut Vida sambil berjalan ke arah ibunya
" ada apa bu ?? " tanya Vida khawatir
Ibunya terlihat tegang , seperti ada sesuatu yang penting yang ingin dia sampaikan
" Vida...selama ini kau sudah berkorban , kau sudah bekerja mencari uang untuk kami " ucap ibu Vida sambil menggenggam tangan Vida
" ibu minta maaf karena tidak bisa membahagiakanmu , kau harus bekerja demi kami .. demi membantu biaya sekolah adikmu..." ucap Ibu Vida lagi
" nak...." ucap Ibu Vida sambil menatap lekat mata anaknya
" menikah lah....." tambah Ibu Vida
" a...apa ?? Menikah ??? Ada apa dengan mu bu ??? Aku masih ingin seperti ini...la...lagi pula...aku tidak punya pacar..mau menikah dengan siapa ??? " pekik Vida histeris
" ibu...kumohon jangan seperti ini..." rengek Vida
__ADS_1
" aku menyukai pekerjaanku..aku tidak merasa tertekan untuk membantumu mencari uang...kumohon jangan seperti ini..." rengek Vida sambil memeluk ibunya
" sampai kapan kau akan seperti ini nak ?? Sampai kapan kau akan terus mengorbankan kebahagianmu untuk kami ?? Kau berhak bahagia Vida...." jawab Ibu sambil mengelus rambut anaknya
" kalau masalah dengan siapa kau akan menikah..ibu sudah ada calon yang baik untukmu " ucap Ibu Vida
" a..apa ?? Jadi ibu bermaksut menjodohkan aku ?? Ibu ini tega sekali padaku....." ucap Vida sambil menangis
Dia benar benar tidak tau apa yang tengah ibu nya fikirkan
Di saat dia mau move on dari Irwan dan menata hati nya
Ibu malah menyuruhnya untuk menikah dengan orang pilihannya
oh tuhan...kenapa ini terjadi padaku...aku tidak mau menikah secepat ini...aku mohon...
" ibu ingin melihat mu bahagia...sudah cukup kau bekerja keras selama ini...dengan menikah , kau akan ada yang mengurusmu...mencukupimu dan menjagamu" ibu kembali menjelaskan
Ibu tidak ingin anaknya menjadi salah paham padanya
Vida tidak menjawab lagi ucapan ibunya , dia bergegas kembali ke kamarnya , dia menangis , marah dan kecewa
kenapa seakan semua tidak adil padaku..
Penantian nya kepada Irwan yang tak kunjung datang
Sekarang di tambah lagi permintaan ibu untuk nya segera menikah dengan orang yang tidak dia kenal
oh tuhan...aku juga ingin bahagia .....
__ADS_1
Bersambung....
😉😉😉