Sakitnya Ditinggal Nikah

Sakitnya Ditinggal Nikah
EPISODE 27 Masa kelam Part 1


__ADS_3

Aku berlari masuk ke dapur mencari orang yang ku kenal, pandangan ku tertuju pada Dina teman kecilku, Segera ku hampiri dan menyapanya


"Din masih ingat aku enggak?"


"Astaga Lindah ya, ya ampun aku pangling hampir tak mengenalimu Lin, apa kabar"


"Baik, kamu sendiri baik?..."


"Alhamdulillah.. Eh Lin di luar ada Wildan tadi, kalian ketemu enggak? itu loh tetangga kamu saat masih tinggal disini"


Deg... aduh kok ni anak harus Omongin Wildan lagi sih, apa di jidatku ini tertulis mantannya Wildan apa ya, jadi setiap orang yang ku temui omongin tentang Wildan dan Wildan lagi.


Aku menggaruk kepalaku yang tak gatal mencoba santai dengan suasana yang mulai panas lagi.

__ADS_1


"Iya tadi aku masuk sempat liat" jawabku pendek


"Tau enggak Lo Lin, dulu saat Wildan tuh nikah kacau banget, dari mulai dua hari sebelum acara Ampe hari-H, Wildannya cuek banget enggak mau dengerin orang, pas malam sebelum hari-H aja nih ya, semua keluarga kan ngumpul tu selamatan gitu, eehh Wildannya malah keluar pake baju kaos oblong gitu, duduk sambil asyik pantengin gawainya aja kayak anggap orang sekelilingnya itu enggak pernah ada. Trus satu lagi ni pas acara nikah dan resepsi di mempelai wanita Wildannya malah mogok enggak mau pergi Sampei-sampei semua keluarga dan para tamu pujukin tapi Wildannya enggak bergerak malah asyik chattingan sama telponan sama pacarnya ampe tengah hari, entah apa yang membuat dia akhirnya bangun ganti baju dan pergi juga, yang lebih parah lagi ya tu anak pulang sebelum acara selesai. Kami semua emosi banget sama tu mantan pacarnya wildan" Cerita dina berapi-api..


Aku terhenyak mendengar semua cerita dina, apa separah itu gumamku, aku bahkan baru tahu kisah aslinya, sungguh tidak sama dengan versi yang Wildan ceritakan padaku, eeh tunggu dulu apa Dina tidak tahu kalau seorang mantan yang barusan Dina omongin itu adalah aku???


Aku jadi enggak enak dan serba salah.


Jadi bahkan semua orang membenciku tanpa ku tahu dan alasanya apa!!!


"Gitu ya Din, Aku enggak tahu kalo separah itu, maaf ya aku mau ke kamar sebentar"


Ucapku lirih dan bergegas pergi, aku tidak ingin airmataku jatuh di depan Dina, aku juga tak ingin Dina tahu kalo akulah mantan yang dia maksud, maafkan aku Dina, aku tidak pernah bermaksud merusak acaranya Wildan, aku hanya mengantar ke pernikahan nya, maafkan aku kalo itu semua ternyata merusak, sungguh aku tidak pernah tahu.

__ADS_1


Aku baru saja hendak menghambur kan tubuh ku ke tempat tidur terhenti saat sebuah tangan menarik ku.


"Nak Lindah sebentar ada yang ibu mau omongin...."


Ibu Sur mau apa, apalagi ini, aku terdiam menatap wanita separoh baya didepan ku.


"Ini ada titipan tolong di balas ya nak"


Aku mengambil secarik kertas yang diberikannya, ku buka


"Lin tolong maafin aku ya ku mohon, Aku benar-benar sangat merasa bersalah dengan mu, ku mohon, kalo kamu mau maafin aku, aku tunggu di rumah Bu Sur sekarang, aku tunggu..." by Wildan.


Aku tersentak membaca secarik pesan Wildan, apa maksud Wildan dengan semua ini, mau mempermalukan aku, apa dia pikir aku cewek rendahan yang akan mendatangi laki-laki beristri???!!!

__ADS_1


Ini juga ibu-ibu maunya di suruh-suruh lakuin apa aja sama Wildan, apa enggak berpikir ini salah...


Ku remas kertas itu hingga remuk dan menatap ibu Sur di depanku, ku rasakan tatapanku seperti harimau kelaparan, Seandainya aku tak menyadari wanita yang di depan ku ini orang tua pasti sudah ku maki-maki, sangking aku emosinya.


__ADS_2