Sakitnya Ditinggal Nikah

Sakitnya Ditinggal Nikah
Episode 36 Cinta Sejati


__ADS_3

"Aku terima nikah dan kawinnya Linda Dewi putri dengan maskawin seperangkat alat sholat, tunai" Andi mengucapkan dengan sekali helaan nafas dan keringat bercucuran, dia berucap syukur saat semua yang hadir mengucapkan kalimat sah, lengkaplah sudah kebahagiaan nya gadis disampingnya kini telah berstatus istri


Aku mencoba mencerna semua yang terjadi secepat ini, kata-kata sah barusan telah merubah status ku menjadi nyonya Andi yah Andi telah resmi menjadi suamiku, lucunya dunia seseorang yang pernah aku pertahankan bertahun-tahun dengan drama dan air mata tetap pergi meninggalkanku tapi Andi yang hanya aku kenal baru beberapa bulan saja tepatnya tiga bulan telah merubah status ku menjadi istrinya, sungguh jodoh tiada yang tahu....


Andi masuk ke kamar pengantin setelah selesai semua acara, adat dan tradisi keluarga mereka, dia begitu lelah rasanya seharian ini menyalami dan tersenyum pada semua tamu, dia perlahan masuk matanya terpana pada istrinya yang sedang duduk didepan meja rias membuka semua pernak pernik yang dipakainya, Andi berjalan menjinjit kakinya perlahan lalu memeluk istrinya dari belakang dan mencium lehernya, rasanya seperti mimpi kini telah memiliki gadis pujaannya, Linda yang merasa geli berpaling dan memonyongkan bibirnya maju ke depan dengan tingkah Andi yang mendadak romantis


"Lo apaan si Ndi, geli tau, aku lagi sibuk ni, huush huush sana...." ujarnya sambil sok sibuk dan kikuk


Andi yang melihat wajah istrinya merah merona malu, semakin menggoda nya


"Aahh cuman mau peluk cium dikit aja kok pelit amat sih sayang kan sudah muhrim, emang lagi apa sini aku bantu" ucapnya sambil menarik tangan Linda membantu membuka gelangnya


Melihat tingkah Andi, Linda hanya menggeleng kepala, sambil berfikir "nanti aku harus gimana ya, ngelakuin apa,. ngomong apa mah ini anak...." gumam Linda dalam hati sambil berfikir keras dia benar-benar pusing dengan situasi yang serba canggung ini, cowok yang dikenalnya sebagai teman dan saudara itu juga baru tiga bulan dan sekarang sudah berganti status suami


"Hai, kok bengong non, inikan malam pertama kita, ayo honeymoon...." ujar Andi mengagetkan nya


"Haah apa.... Aku capek tidur yuk..." ucap ku sambil berlari, merebahkan tubuhku dan manarik selimut berpura-pura memejamkan mata


"Hei non kita belum selesai, ayo bangun" Andi menarik selimut Linda, menariknya kedalam pelukannya dan menghujaninya dengan ciuman


"Andi iis geli tau, tidur enggak, tidur aku bilang...."


"Enggak mau, pokonya kita bercinta dulu"


"bercinta kek, making love kek bodo aku mau tidur...."

__ADS_1


"Iih enak aja, enggak boleh sini...." Andi tertawa menarik Linda kembali yang meringkuk dalam selimut nya, membelai rambut dan mencium keningnya lalu turun ke wajah dan bibir mungil istrinya, setelah memastikan Linda tidak lagi berontak menolak, Andi melanjutkan ciumannya ke leher jenjang Linda yang putih bersih tanganya mulai pun mulai menjalar membuka kancing baju tidur istrinya satu persatu, Andi sungguh mabuk kepayang dengan tubuh istrinya yang sangat sempurna menurut nya....


Aku mencoba menggerakkan kaki dan pinggul ku, oohh seperti nya tubuhku tidak bisa ku gerakkan, terasa sakit semua, aku beralih menatap Andi yang tidur dengan pulas, aku menowel hidungnya yang mancung, ini semua gara-gara nih anak yang membuat ku tidak bisa bergerak seperti ini.... "kata orang malam pertama itu indah....


Indah apanya bagiku ini tidak lebih penyiksaan gerutu ku, bagaimana tidak disaat Andi memasukkan anunya kepadaku terasa sangat sakit dan pedas dan sekarang ************ ku masih terasa perih bahkan buat bergerak pun aku sakit....


Linda menggerakkan kakinya perlahan melangkah turun dari tempat tidurnya berharap Andi tidak terusik apalagi terbangun kalo tidak dia bisa tidak terlepas lagi dari pelukan lelaki yang sudah berstatus suami ini, Linda menghela napas lega setelah berhasil melangkah kan kakinya selangkah namun langkah kedua sebuah tangan mendadak menariknya membuatnya otomatis jatuh kembali menimpa tubuh Andi yang kekar.... Linda mendorong tubuh Andi dengan kesal campur kaget gimana enggak kaget coba barusan dia liat nih anak tidur pulas kapan bangunnya coba.....


"Lo mau ngapain lagi, enggak kerja apa?! Tanya Linda gugup, dia sudah membayangkan bakal diapakan lagi sama suaminya


"Kan masih cuti sayang...."


"Awas tuh tangan, aku mau makan lapar...."


"Masak, aku masak?! emang kamu tidak punya asisten rumah tangga apa?!"


"Ya belom ada dong sayang, rumah ini aja kan baru dibeliin mama hadiah pernikahan kita, emang kenapa, Lo enggak bisa masak ya....?!" Tanya Andi sambil menahan tawa, dia sudah menduga istri cantiknya ini pasti tidak tahu soal perdapuran


"Bisa kok, siapa bilang aku enggak tau masak air doang...." Jawab Linda malu mengakui dirinya tidak tau sama sekali memasak


" Benar bisa masak air aja gosong hahaha"


Lindah melempar bantal ke wajah suaminya yang terkekeh dengan gemas


"Ayo sini mas mu ini yang masakin, mas Andi mu ini jago masak lo, Istriku tersayang mau makan apa...." ucap Andi sambil berdiri dan menggandeng Linda menuju dapur...

__ADS_1


"Serius kamu bisa masak, Entar kamu racuni aku lagi....?!" ujar Linda menatap mata Andi seakan tidak percaya


"Ya iyalah Aku bukan kayak kamu, anak mama yang manja, sini duduk tunggu lima belas menit aku buatin kamu nasi goreng spesial" sahut Andi menuntun Linda duduk di kursi meja makan


Linda duduk dengan harap cemas, namun melihat gerakan tangan Andi yang cekatan dia harus mengakui Andi pastilah memang koki yang handal setidaknya melihat nya yang cekatan dan tidak kaku sebagai pembuktian jika Andi sudah biasa memegang alat yang berhubungan dengan dapur....


Andi membawakan dua porsi nasi goreng lengkap ayam, bakso dan telur mata sapinya super komplit katanya, menyuapi Linda dengan mesra


"Coba cicip enak enggak sayang.....?!"


Linda mengangguk dan mengacungkan jempolnya dua kepada suami lalu menarik piring memasukkan sendiri sendok kedalam mulutnya


"Sini piringnya aku lapar, kalo nunggu lo suapi enggak kenyang aku...." cueknya


Andi hanya menggeleng kepala dan tersenyum melihat tingkah istrinya, pasti dia sangat capek dan kelaparan setelah tadi malam gumamnya dalam hati


Setelah semua makanan sudah pindah semua kedalam perut, aku membereskan meja makan dan mencuci semua piring kotor kami berdua, kemudian bergegas ke kamar aku baru ingat tadi belum sempat beres kamar....


Andi menyusul Linda kedalam kamar melihat istrinya yang sibuk bersih-bersih tanpa memperhatikannya, dia melempar tubuhnya ditempat tidur mereka dan menatap lekat Linda


"Ekhemm Lin kamu masih perawan enggak sih?!" ucapnya tiba-tiba membuat Lindah menghentikan kegiatannya dan menatap Andi serius sambil mengangguk


"Tentu saja aku perawan, maksud lo apaan.."


"Oh ya, tapi kok diselimut ini enggak ada darah ya?!"

__ADS_1


__ADS_2