
" Apa kau tahu, iblis tidak menakutkan tapi ada lebih menakutkan"
"Apa itu kak?"
"Iblis hati"
"Iblis hati???"
"Ya iblis hati, semacam obsesi terhadap sesuatu yang berlebihan dan kultivator sejati tidak boleh mempunyai iblis hati. Xiao fei dalam masalah apapun harus berpikir dengan tenang jangan amarahmu menguasaimu. 1 lagi ingatt!!! Jika kau ingin kuat bekerja keraslah bukan menjadi iblis" ucap Xiao fei yang elus rambut kepalanya.
" Putih maupun hitam tak bisa dilihat dari sifatnya akan tetapi hatinya. Apa kau paham Xiao fei?" ucap Xiao feng
sebenarnya aku tidak terlalu memahami tapi aku berusaha berjalan yang benar jika dia berbuat salah namun menurutku dia tak salah aku akan selalu disisinya, batin Xiao fei yang sambil tersenyum.
"Xiao Fei paham"
"umm, selanjutnya aku akan melatihmu dengan ilmu pedang" ucap Xiao feng
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hutan....
Terlihat di air terjun feng yin sudah gagal 4 kali dan bahkan ia tak menyerah karena ingin mengetahui identitas dirinya.
Dan disisi lain Bai zhi sedang serius dengan pelatihan tanpa pedang dan melakukan dibawah tekanan energi Spiritual waktu jadi membuatnya dibawah tekanan se akan akan lebih lama dan menyakitkan.
" Bai Zhi"
"Iya Paman Xu"
"Ingat pondasi awal adalah kuda kuda dan melakukan gerakan harus rileks jangan terlalu terburu - buru dan banyak pikirkan, bersatulah dengan energi sekitar maka kau tahu apa maksudku" ucap xu zhen dengan lembut
Kini Bai zhi terlihat memejamkan mata mulai mengikuti semua arahan paman xu dan xu Zhen dengan sengaja menghantam tubuh Bai zhi dengan tekanan Spiritual memang awal Bai zhi langsung jatuh kebawah, namun dengan tekat dan keinginan yang luar biasa ia kini berhasil berdiri tegak dan mulai bergerak memperagakan teknik tangan kekosongan.
"Bagus Bai zhi kau melakukan dengan baik, kau istirahatlah sudah sore" ucap xu zhen yang menepuk pundak Bai zhi lalu menghilang
" Ahhh"
"hah"
"sungguh air terjun yang ganas"
__ADS_1
" Feng Yin"
Feng Yin menoleh kebelakang lalu tersenyum kecut " Kau sudah gagal sebanyak 15 kali, cobalah besok lagi"
Feng Yin menganggukan kepala karena ia sebenarnya sudah sangat lelah dan ia pergi membersihkan diri, sebenarnya dia kecewa gagal menaklukkan air terjun dan gagal mengetahui identitasnya yang sebenarnya.
...----------------...
Kediaman Xiao....
"Xiao fei gerakanmu jauh lebih baik, apa kau diluar menemukan guru hebat?" tanya Xiao feng
"Tidak kakak aku hanya bertemu dengan pemuda beserta bawahannya dari keluarga Su dan akhirnya bertemu paman dia, yang mengatar aku pulang kemarin " ucap Xiao fei
" Lalu apa tuan muda itu tampan?"
"Sangatlah tampan, apalagi ada simbol merah di dahinya. bahkan seperti seorang dewa muda hehe" ucap Xiao fei tanpa sadar
"ouhhh begitu" ucap Xiao feng yang berhasil menggoda adiknya.
"Ehh... bukannn seperti kakak pikirkan.... aku hanyalah mengagumi saja" ucap Xiao fei yang mukanya sudah memerah.
" kakak jangan seperti itu, aku malu" ucap Xiao fei
" Gadis bodoh, kau tak perlu malu. aku ini kakakmu dan sudah sewajarnya jika kamu sudah menyukai seseorang. Kakak merestui kalian namun kau harus jadi wanita kuat dulu baru merebut hati pria itu" ucap Xiao feng yang memegang tangan adik kecilnya.
...----------------...
Hutan
1 jam menit kemudian.....
" Bau yang harum" ucap feng yin
"Aroma sangat lezat " sahut Bai zhi
mereka berdua akhirnya mengikuti arah aroma wangi itu berasal dan akhirnya menemukan bahwa berasal dari daging rusa.
" Apa kalian lapar?" tanya xu zhen
kruggg
__ADS_1
krugggg
"ohooo.... seperti perut kalian kompak" ucap xu zhen yang terkekeh melihat tingkah muridnya ini.
Dan mereka bertiga menyantap daging rusa itu dengan lahap Karena rasa yang berbeda dari yang lain dan daging hewan disini mengandung aura Spiritual dapat membantu peningkatan kekuatan.
" Feng Yin jika kau ingin berhasil bertahan dia air terjun hanya memerlukan 1 cara" ucap xu zhen
" Apa itu paman"
" Berteman dengannya, jangan melawan tapi menyatu dengan energinya." jawab xu zhen
" Baik paman, feng yin paham. paman apa boleh aku mengetahui identitas diriku sebenarnya" tanya fengyin.
" Baiklah seperti kamu sudah tidak sabaran, identitas dirimu kamu memang feng yin tapi kamu berasal dari alam atas dan identitas keluargamu kau harus mencarinya sendiri" jawab xu zhen
" Lalu mengapa aku di buang ke alam bawah?" tanya lagi dari feng yin.
" Menurut paman, kamu tidak dibuang. namun demi kebaikan dirimu sendiri pasti orangtuamu memiliki masalahnya sendiri jadi mereka tidak ada pilihan lain. " jawab xu zhen dengan kata yang hati hati agar feng yin tak tersinggung.
" Baiklah paman fengyin paham, fengyin izin tidur." ucap feng yin.
kini fengyin menjauh dari mereka hanya menyisakan Bai zhi Dan xu zhen akhirnya mereka juga mengobrol semalam.
"Paham xu, apa yang kau katakan benar?" tanya Bai zhi yang cukup penasaran.
" Itu benar Bai zhi"
"Tapi kenapa tuan seperti ada kesedihan yang mendalam" tanya Bai zhi
" Seperti orang umumnya jika seorang anak dibuang bahkan melihat dan mengingat orangtuanya saja tidak pernah apa yang kau rasakan saat di posisi itu?" ucap xu zhen
" Sedih, kecewa, marah dan...." ucap Bai zhi.
" Seperti itulah yang di rasakan oleh feng yin saat ini, kita berikan waktu menyendiri dahulu, kau pergi istirahat besok waktu yang panjang untukmu Bai zhi " ucap xu zhen
disisi lain feng yin yang sudah tergeletak dikamarnya yang tadinya dia sudah ingin tidak dan memutuskan duduk.
Apa mereka tidak menginginkan? sebagitu jijiknya mereka terhadapku? dan lalu apa salahku hah? aku dulu hanya seorang bayi biasa yang tak paham apa apa. Dan lagi....jika aku bertemu mereka di alam atas apa aku merasa senang? kecewa? sedih?, batin fengyin yang penuh dengan kegundahan hati.
Bersambung .....
__ADS_1