
" Xiao feiiii" teriak Bai zhi
Xiao fei langsung menoleh ke atasnya terlihat seseorang sangat familiar dan benar dia adalah teman beratemnya 5 tahun yang lalu.
" Bai zhiii.... apa kauuuu ber..." ucap Xiao fei kaget melihat yang baru muncul di dekat Bai zhi.
Lihatlah dia tambah tampan apa aku harus pingsan?? aku tidak bisa!!! paman xu tak berbohong padaku, dia tambah tampan dan bahkan terlihat aura bangsawan pada dirinya.
Aku ingin pingsan.... Ya dewa, apa boleh aku pingsan sebentar??? aku sungguh merindukannya. Tapi sudahlah aku mempunyai banyak waktu untuknya, tapi karena ada mereka aku harus menyincang mereka dulu baru melihat suami masa depanku, batin Xiao fei.
Dan tiba-tiba Xiao fei menarik kekuatan tanpa sadar karena memandangi punjaan hati bahkan dia tidak tahu kalau ancaman di belakangnya datang menghampiri dirinya.
" Xiao fei awasss" teriak Bai zhi
...****************...
breakkk
bommm
agrhhh
fengyin menyelamatkan Xiao fei dengan auranya hanya mengeluarkan 10% saja, menolong Xiao fei mungkin saja hanya panggil hati.
" Kauuu feng yin..." ucap Xiao fei yang terbata bata.
ilustrasi kondisi mereka
Dan feng yin menurunkan tubuh Xiao fei dengan perlahan dan mulai tegak dengan benar, tindakan hal itu membuat badan Xiao fei panas dingin tak karuan.
" Xiao fei apa kau demam? wajahmu merah sekali" ucap feng yin dengan lugunya.
Demam? kau... bodoh sialan, kau tahu jatungku tidak aman dan tindakan tadi membuat hampir gila, gerutu batin Xiao fei.
" Ahhh ... ti- tidak feng yin" jawab Xiao fei.
Dan para pengunjung masih bengong apa yang ia liat tadi seperti melihat dewa dewi di alam bawah sungguh cantik dan tampan.
" Coba cubit aku!!!" ucap pelanggan
" Awww, sakitttt pelan dikitlah" gerutu pelanggan
" Kan aku hanya melakukan dengan instruksi mu saja salah siapa gak bilang gini. (Cubit tapi pelan yahh). Kalau seperti itu kan bisa lebih pelan haha."
" Kauuu.....huh,sudahlah. apa aku bermimpi mimpi"
" Tidakkk"
__ADS_1
" Ck, menyebalkan. mereka sepertinya sepasang kekasih dewa dewi"
oke mari kembali ke arah Xiao fei, sekarang terlihat wajah merona yang terukir di pipinya bagaikan tomat yang sudah matang tinggal di panen dan dipetik.
" Xiao feiiii, kau baik-baik saja?" ucap Bai zhi.
" uh, aku baik baik saja"
" Kalian terlihat lebih tampan dari 5 tahun yang lalu" ucap Xiao fei
" Kau juga tambah cantik" ucap Bai zhi
sedengkan disisi lain 5 laki laki disana sudah geram dan mulai memutahkan darah segar dari mulutnya.
" Apa kalian sudah selesai mengobrol? bisakah singkirkan ini" ucap li ying
dan feng ying menarik auranya kembali dan mencari tempat duduk akhirnya feng yin menarik 3 kursi dengan kekuatannya.
" Nona aku hanya inginnn" ucap li ying yang terputus.
Xiao fei dengan ke adaan yang reflek langsung mundur ke belakang dan Bai zhi tanpa sadar menariknya untuk duduk saja.
" Bai zhii" ucap Xiao fei
"Tenang saja, aku yang akan mengurus bajingan ini" ucap Bai zhi
Xiao fei duduk di tengah tepat disampingnya feng yin dan membuat jantung dan hatinya terus bertedak dengan cepat.
" Tuan jaga sikap anda?" ucap feng yin
" Apa kau tahu aku siapa?"
" Kau adalah anak selir dan ayahmu menteri astronomi di kerajaan ini bernama Li xuan, apa aku benar tuan li ying" ucap feng yin dengan penuh aura penekanan.
sebenarnya li ying sudah merasakan bahwa tubuhnya bergetar " yaa memangnya kenapa, dan kenapa kau membela gadis ****** itu" ucap li ying
" ******?? yang aku tahu temanku ini dia bukan wanita seperti itu aku sudah mengenalnya 5 tahun jadi aku tahu siapa yang mengoda seperti bajingan, dan aku hanya pria biasa tak punya jabatan hebat seperti ayahmu" ucap feng yin yang menyeruput tehnya.
" lalu kenapa kau tak berlutut hah?" teriak li ying.
" Berlutut? Kau tak pantas" ucap feng yin
" Kauuuu, teknik pedang ke lima pedang pembunuh" teriak li ying
truangg
tanggg
dengan sigap Bai zhi melindungi feng yin dan Xiao fei karena ini adalah tugasnya sebagai bawahan feng yin.
__ADS_1
" ahhh agrhhh...." Terlihat tetesan darah segar dari mulut dan tubuhnya.
" Tuannn mudaaa" sorak pengawal
" Tuan muda li ying, ingatlah namaku Feng Yin" ucap feng yin
" Feng Yin..... kau akan habis ditanganku...." teriak li ying dilanda amarah.
" Bai zhi, kau yang hajar dia tapi jangan membunuhnya." ucap feng yin
" Baik tuannn"
Bai zhi kini melangkah ke arah pemuda pemuda itu dan mulai mengeluarkan pedangnya dan terlihat aura kematian yang pekat.
" Jangannn mendekattttt, kau akan di hajar ayahhhkuu" ucap li yang
dan Bai zhi membuat 1 bayangan dirinya yang satu mengurus para pengawal pengecut dan lainnya membereskan tuan muda itu. Bai zhi langsung melesat ke arah Bai zhi dengan cepat.
" agrhhh.... uhukkk...lepaskan aku..." ucap bata bata dari li ying karena di cengkram lehetnya
bruakk
tang
booom
" Hebatnya Bai zhi, mungkin sekarang aku bukan tandingannya" ucap Xiao fei
feng Yin langsung menoleh ke arah Xiao fei dengan tatapan ramah " Tenang saja kau bisa mengejarnya nanti" ucap feng yin yang sambil mengusap rambut Xiao fei.
Feng Yin jangan lakukan itu... aku sungguh tidak tahan lagi...., jeritan batin Xiao fei
" Sudahlah Bai zhi, kita kembali ke atas dan beri uang ke resepsonis untuk biaya yang rusak disini" ucap feng yin
bruakkk
" Kalian sangat beruntung, hanya kalian yang lolos dari tanganku biasanya yang sudah jatuh di tanganku hanya ada kematian saja" ucap Bai zhi
" Xiao fei ikutilah kita makan di atas aku sudah memesankan makanan buatmu" ucap feng yin yang sambil menaiki tangga.
tanpa berkata Xiao fei dan Bai zhi langsung mengikuti feng yin dari belakang dan banyak melihat tatapan takjub sekaligus ngeri secara bersamaan.
" Kita pergiii" ucap li ying yang mencoba berdiri.
" Aku merasa mereka bertiga bukanlah kultivator sembarangan, apalagi pria yang dibakang pria itu.... sangat mengerikan" ucap pengunjung
" Tapi mereka tidak jahattt, dia hanya membela sahabatnya saja apalagi dia seorang gadis... mana mungkin seorang sahabatnya dihina dan lecehkan dibiarkan begitu saja" balas pengunjung
Bersambung.....
__ADS_1