
" Baiklah.... Tuan memiliki 5 energi tubuh dan salah satunya raja obat berguna mengobati dan langsung membuat luka sembuh tapi tidak bisa digunakan sembarangan" ucap Bai zhi.
" Lalu 4 energi lainnya?" tanya Xiao fei yang penasaran.
" Itu yaa... saat ini kau belum bisa mengetahuinya tunggu di waktu yang tepat" ucap Bai zhi yang berjalan menyerahkan sarapannya.
" Tuan muda makanlah supaya tenaga anda pulih kembali" ucap Bai zhi
" umm"
" Hmphhh... dasar pelit" ucap Xiao fei yang langsung melahap sarapannya.
trakk
klottakkk
suara sarapan mereka dikamar dan saat feng yin selesai makan dia langsung berdiri membuat Xiao fei panik.
" Feng Yin jangan bergerakkk kau masih sakit" ucap Xiao fei
" Xiao fei aa, tuan muda Lukanya sudah sembuh" ucap Bai zhi.
" Tetap saja dia perlu istirahat Bai zhi"
" Hehhh, kau ini seperti melihat suami mu sedang terluka dan melarangnya" ucap Bai zhi tanpa sengaja dan membuat hati Xiao fei yang gelisah.
bagaimana tidak?? Bai zhi menyebut kata 'Suami' sungguh pikiran Xiao fei saat ini sudah kemana mana dan feng yin terlihat seperti biasanya tanpa ekspresi.
" Sudahlah kalian aku sudah sembuh... aku ingin mandi. mari nanti kita jalan - jalan" ucap feng yin yang meninggal mereka maka.
...----------------...
Dan mereka berdua juga menghabiskan makanan dan membersihkan diri mereka lalu melihat feng yin yang sudah menunggu dibawah tapi...
" Yang mulai, itulah pria itu!" ucap pengawal bayangan.
"Nak"
" Kau Siapa"
" Nak, apa aku boleh duduk disini?" tanyanya
" Dan juga aku bukan pemilik penginapan ini jadi aku tak berhak melarang dirimu" ucap feng yin dengan dingin.
" Benar juga"
" Mana ada yang berani kepada seorang Kaisar Ming di tempat ini hmmm" ucap Bai zhi yang mulai mendekat.
" Feng Yin, apa kau sudah lama menunggu ?" tanya Xiao fei.
__ADS_1
" Tidak juga" jawab singkat
" Tuan Bai" ucap pengawal bayangan yang memberi hormat kepadanya.
" Ahh kauuu, tidak mati???" ucap Bai zhi
" Tidak tuan"
" Bai zhi, jaga sopan santun" sahut feng yin
Bai zhi Dan Xiao fei kini hanya terdiam yang berada samping feng yin Tanpa duduk hanya berdiri disampingnya saja.
" Kaisar Ming ada angin apa menemui saya? sungguh tamu yang langka " ucap feng yin dengan dinginnya.
Kaisar hanya menghela nafas panjang dan lalu berbicara terus terang " Apakah anda benar ingin menghancurkan kerajaanku?" ucap Kaisar
" Apa kerajaanmu pantas??? aku rasa tidak!!! pertanyaan Kaisar sudahku jawab maka aku izin pergi" ucap feng yin
" Tunggu aku hanya ingin tahu jawabannya, dan soal putra saya. Saya akan memberikanmu uang ataupun jabatan jika tuan melepaskan anakku" ucap Kaisar dengan rendah hati.
" Jawabannya aku tidak berminat menghancurkan kerajaanmu. Aku tidak kekurangan uang dan jabatan juga tidak menginginkannya" ucap feng yin yang membelakangi Kaisar.
" Tapi, apa tuan melepaskan anak saya?"
"Melepaskan????" ucap Bai zhi penuh dengan penekanan.
" Aku tak setuju!!!! Darah dibalas derah dan luka dibalas dengan luka juga harusnya impas bukan" ucap Xiao fei.
" Apa itu tuan" ucap pengawal bayangan
" Jangan sampai aku bertemu putramu lagi kalau tidak -...." ucap feng yin yang terpotong
" Kalau tidak aku yang menghabisi nyawanya sendiri" ucap Xiao fei dengan aura yang gelap seperti dewi kematian yang datang sendiri.
" Nona ini?" tanya Kaisar
" Aku Xiao fei dokter dan kata Bai zhi Feng Yin adalah suamiku" celetuk Xiao fei dan membuat feng yin yang bergeleng gelang bingung dan pasrah.
Mati aku....dewa tolong lindungi aku setelah ini, hamba ini adalah orang yang sangat baik, Suci,polos dan tak berdosa jadi lindungilah pria ini, batin Bai zhi yang melas.
" Hahaha.... Kaisar jangan di dengarkan dia, dia sahabatku namanya Xiao fei" ucap feng yin yang berseri seri entah kenapa.
Kaisar hanya menganggukan kepalanya dan melanjutkan perbincangan mereka dan keadaan terkendali tidak seperti kemarin.
" Jika tidak ada keperluan saya pamit" ucap feng yin yang langsung meninggalkan kaisar dan di ikuti Bai zhi Dan Xiao fei dibelakangnya.
" Kaisar, bukankah tuan muda itu tidak sopan terhadap anda" ucap pengawal bayangan.
" Terkuat jadi pemimpin dan aku sudah melihat ke wajah mereka bertiga, kekuatan mereka sedang disegel dan apalagi tanda di dahi tuan muda tadi terlihat sangat istimewa" ucap Kaisar berjalan meninggalkan penginapan roses untuk kembali ke istana
__ADS_1
Dan mulai ricuh dalam penginapan roses yang karena mereka melihat perkataan feng yin yang dingin terhadap kaisar Ming yang belum pernah terjadi sebelumnya.
" Kalian lihat, sungguh sombong pemuda itu" ucap pengunjung 1
" Sombong apanya? kau pasti tidak melihat kejadian kemarin. Yang salah itu anaknya kaisar" jawab pengunjung 2
" Walaupun dia terlihat dingin tapi dia sangat baik, jika mereka bertiga ingin membunuh pangeran itu bisa saja kemarin sudah jadi mayat" jawab pengunjung 3
" Memang kemarin kejadian seperti apa sampai kalian membela mereka" ucap pengunjung 1
" Pangeran menyerang tuan muda tadi itu dan sebagai pertahanan diri menyerang pangeran balik" jawab pengunjung 3
" Terusss"
" Setelah itu, pangeran yu tidak jera dan masih menyerang lagi dan lagi. sebenarnya tadinya tuan muda itu mengacuhkan namun karena menghina tuan muda dan menggoda gadis itu" ucap pengunjung 3
" Menggoda?? sungguh menjijikan tidak pantas sebagai pangeran" ucap pengujung 1
" Dan saat ingin menghabisi pangeran mahkota, karena emosi tak terkendali gadis bersih keras memeluk tuan muda agar tidak membunuh orang yang tak pantas dan tuan muda menuruti dan mengusap pipi gadis itu dan tiba-tiba pengeran menusuk perutnya dari belakang dan untungnya gadis itu pintar dengan hal pengobatan" ucap pengunjung 2
" Pantas saja"
oke kita kembali ke feng yin, Bai zhi Dan Xiao fei yang sedang berjalan jalan di pasar untuk menikmati hari mereka di negara Ming.
Dan mereka sudah membeli barang yang mereka sukai di pasar tradisional dan lalu bersinggah ke tempat makan sederhana di tepi jalan yang menjual makanan khas mie.
" Kalian beli apa?" tanya feng yin yang sambil duduk di kursi kosong.
" Aku tidak membeli apa apa hanya berjalan jalan mengikutimu" jawab Bai zhi
"hahaha aku baru inget kau ada dibelakang ku, Bai zhi" jawab feng yin yang sambil terkekeh
" Feng Yin ini untukmu, walaupun tidak sebagus liontin itu" ucap Xiao fei yang menyerahkan liontin ke arah feng yin
feng Yin masih tertegun dan melihat liontin yang terlihat bagus mengkilap berwarna putih ke hijauan.
feng Yin langsung menggambil dan memakaikan dibajunya " Terima kasih Xiao fei, liontin sangat indah" jawab feng yin ke arah Xiao fei dengan tatapan lembut.
" Tuan anda jangan menatap wanita lain dengan tatapan seperti" ucap Bai zhi
" Kenapa?" tanya feng yin
" Jika kau melakukan, para gadis mungkin mengira bahwa menyukai dia dan berlaku semua gadis kecuali dia" ucap Bai zhi yang menunjuk arah Xiao fei.
" Apa maksudmu naga jelek hah?" ucap Xiao fei yang sedang kesal.
Aku tadinya ingin memujinya tapi mendengar kata terakhir, aku menarik perkataan ku, batin Xiao fei yang sedang dilanda kekesalan.
Pertengkaran merekapun terjadi lagi karena 1 minggu mereka berdamai dan sekarang sudah mendirikan bendera perang. Dan hal itu feng yin hanya bisa menggelengkan kepala namun sedikit terhibur.
__ADS_1
Bersambung....