
" Feng Yin, selamat kamu berhasil" ucap Xiao fei terlihat memutahkan darah.
"Xiao feiiii... kau... gadis bodoh.... kenapa kau menghalangi petir untukku... kau harus bertahan" ucap fengyin yang tiba-tiba Xiao fei menutup mata dan membuatnya panik.
" Xiao feiii kau jangan tidur.... hey Xiao fei" teriak feng yin
Feng Yin sangatlah panik, lalu mengendong tubuh Xiao fei ke arah goa dengan kecepatan cahaya dan ikuti Bai zhi di belakangnya.
" Bai zhi, kau bersihkan luka -luka Xiao fei." ucap feng yin yang langsung pergi mencari bahan herbal.
" Tapi...." ucap Bai zhi terhenti Karena tuannya sudah tak ada didekatnya lagi
Kini Xiao fei dan Bai zhi tiba di goa. Dan meletakkan tubuh Xiao fei disebuah batu panjang disana.
Bagaimana aku membersihkan luka seperti ini, jika Xiao fei tahu aku pasti akan digoreng hidup- hidup, sudahlah aku bersihkan dengan menutup mata saja, batin Bai zhi yang frustasi.
" agrhhh, akhirnya aku mendapatkan hebal ini untung saja ada di hutan ini, bahkan herbal ini sangat langka tidak disangka aku menemukan disini" gumam feng yin yang sambil terbang dengan kecepatan cahaya
Dan sesampainya disana melihat Bai zhi membersihkan tubuh Xiao fei. Namun, anehnya dengan menutup mata, tadinya ia ingin bertanya tapi dia sudah tak punya waktu. Feng yin langsung membuat obat dengan tungku miliknya dengan menggunakan kekuatan tersisanya yang membuatnya muntah darah dan akhirnya berhasil dibuat.
"uhukkk,... akku berhasill" ucap feng yin senang yang langsung mencari Xiao fei.
...----------------...
__ADS_1
" Bai zhi, kau bantu Xiao fei duduk dan setelah aku memasukkan obat ini kemulutnya kau saluri dengan kekuatanmu, apa kau masih punya?" tanya Xiao fei dengan perkataan cepat.
" Kenapa harus disaluri energi Spiritual tuan?"
" Terlalu banyak ngomong, pil ini sangatlah kuat apalagi tubuhnya saat ini tidak memungkinkan....uhukkkk" ucap feng yin yang memuntahkan darah
" Tuann an...."
" Cepatlahh"
feng Yin memasukkan pil ke mulut Xiao fei dan langsung Bai zhi mengaliri dengan tenang Spiritualnya dengan tahap berkala hingga 20 menit.
" sudah tarik kembali"
tiba-tiba feng yin terjatuh pingsan, Bai zhi melihat itu langsung menidurkan Xiao fei kembali dan menolong feng yin dengan pil dari paman xu sebelum mereka berangkat.
...----------------...
Di tengah hutan Terlihat banyak pohon yang tumbang dan batu pecah berkeping keping, banyak lubang seperti bekas pertarungan tapi bukan.
" Jendral, sepertinya orang yang disebutkan Kaisar sudah pergi, sudah tidak ada aura seseorang disini" ucap prajurit kekaisaran Tang.
Dan mereka melakukan penyelidikan dahulu dan banyak bercak darah dimana mana hingga mereka memutuskan kembali kekaisaran.
__ADS_1
...----------------...
Kekaisaran Tang
" Bagaimana apa yang terjadi disana jendral xiu" tanya Kaisar Tang
" Kondisi disana sangat mengenaskan yang mulia" ucap jenderal xu
" coba jelaskan dengan teliti" ucap Kaisar yang menatap lekat pada jendral xiu
" Disana terlihat banyak pohon tumbang dan batu-batu hancur serta banyak lubang disana bahkan banyak bercak darah disana namun tidak menemukan orang disana, dan setahuku pohon dan benda di hutan kematian sangatlah susah dihancurkan. yang saya bisa selidiki hanya itu saja yang mulia" ucap jenderal xiu
" Baiklah, kau sudah bekerja keras. kau bisa kembali " ucap Kaisar Tang.
setelah kepergian jenderal xiu Kaisar Tang termenung melihat arah jendela miliknya dan berpikir.
banyak bercak darah? batu hancur? pohon tumbang? tanah berlubang besar? hmmm ..
ini bukanlah kejadian kebetulan.... jika mendengar laporan jenderal xiu disana seperti tidak 1 orang .... tapi mungkin salah satunya kultivator hebat yang bersembunyi....
jika sudah begini, lebih baik aku diam tidak mencari gara gara, jika aku menganggunya pasti akan habis kerajaanku. Lebih baik , aku tidak menyulut bambu yang kering, batin Kaisar Tang.
Bersambung.......
__ADS_1