
" Tuan kita akan kemana ?" tanya Bai zhi
" Hutan Kematian "
" kita harus melakukan penerimaan petir sidang petir dan itu syarat untuk memasuki alam menengah" ucap feng yin.
"Kenapa harus disana?" tanya Xiao fei
" Karena petir ini sangatlah mematikan, bahkan nyawa terancam" jawab feng yin
" Baiklah ayo berangkat lebih cepat lebih baik" ucap Xiao fei
Setelah mereka meninggalkan perbatasan negara dan menuju ke hutan kematian mereka bertiga di hadang beberapa orang yang terlihat cukup menganggumkan.
" Siapa kalian?"
...----------------...
" Kami adalah malaikat maut kalian" ucap pria misterius itu
kawanan itu langsung menyerang ke arah mereka bertiga. Dari bagian feng yin menang telak dan dibagian Xiao fei juga sama sedangkan bagian Bai zhi lebih banyak dari meraka berdua membuat Bai zhi hampir terbunuh.
" Pelindung perisaii" teriak Xiao fei
" Pedang pengahancur" ucap feng yin dan mereka langsung mati tanpa menyisakan 1 pun
__ADS_1
" Kau baik baik saja Bai zhi?"
Bai zhi hanya menganggukan kepala dan tidak terasa pertarungan mereka selesai 1 jam lamanya, dan akhirnya mereka melanjutkan menuju ke hutan kematian.
Singkat cerita mereka sudah sampai di tepi ujung hutan kematian yang terlihat sangat gelap dan lebih hijau dari hutan biasanya, karena hutan kematian mempunyai banyak hewan Spiritual langka disana.
" Dilarang masuk!!! jika kau masih sayang nyawamu" ucap Xiao fei yang melihat papan peringatan disana.
" Xiao fei Ah, kau takut??" tanya fengyin yang memandangi wajab Xiao fei.
" Tidakk!!! aku berani" ucap Xiao fei penuh dengan percaya diri.
Kini mereka bertiga mulai memasuki hutan kematian yang pandangan mereka lihat adalah pohon yang tinggi, hewan berkeliaran, buah buah yang terlihat manis dan terakhir herbal yang melimpah.
Dan mereka memutuskan istirahat di gua agar besok dalam penerobosan itu lancar tanpa hambatan. Namun, Bai zhi memutuskan mencari makanan untuk malam nanti sedangkan Xiao fei mengumpulkan ranting ranting pohon di sekitar gua untuk membuat api unggun agar nanti malam tak kedinginan. Disisi lain feng yin tetap di gua melakukan meditasi sambil menunggu mereka kembali.
"Xiao fei, aku sudah membersihkannya kau bisa memasak kan?" ucap Bai zhi
" Heyyy,wajahmu seperti meremehkan Rubah Kecil ini. Aku ini serba bisa tau" ucap Xiao fei yang langsung merebut kelinci dari tangan Bai zhi.
"Jika sudah matang, panggil aku" ucap Bai zhi
Xiao fei menghiraukan perkataan Bai zhi Dan langsung mengesekusi bintang yang hendak ia bakar dan beberapa menit kemudian mencium bau harum yang membawa kedua pria itu ke arah Xiao fei.
" Ah kalian sudah datang, baru saja baru akan memanggil kalian" ucap Xiao fei yang meletakkan daging ia bakar di daun segar.
__ADS_1
" Harumnya, kau bisa masak Xiao fei?" tanya Bai zhi dengan polosnya.
" Heyy, aku pernah memasak buat kalian 5 tahun yang lalu, dasar naga kejam!!!" ucap Xiao fei dengan kesal.
kini Xiao fei membelah dagaing kelinci agar mereka mudah untuk memakannya dan disamping itu ada buah sebagai penyegar nantinya.
" Xiao Fei, kauuu..... kenapa bisa tahu aku seorang naga?" tanya Bai zhi yang menatap mata Xiao zhi dengan intens.
" Karena paman xu memberitahuku, dan selalu seperti itu" ucap Xiao fei.
Deghh
" Lalu tentangku apa yang paman cerikan tentangku?" tanya feng yin.
" emmm Tidak ada hanya 1 saja"
" apa itu?"
" Kau gagal 20 kali di air terjun" ucap Xiao fei yang sedikit terkekeh.
" Ah baiklah "
Mereka mulai menyantap kelinci bakar lalu menikmati api unggun serta bercerita satu sama lagi dengan sambil memakan buah yang baru di petik.
Dan malam mulai larut angin malam mulai semakin dingin dan embun mulai padat dan bertebangan diluar goa. Mereka memutuskan untuk tidur agar siap untuk hari esok.
__ADS_1
bersambung.....