
" Bagaimana apa yang terjadi disana jendral xiu" tanya Kaisar Tang
" Kondisi disana sangat mengenaskan yang mulia" ucap jenderal xu
" coba jelaskan dengan teliti" ucap Kaisar yang menatap lekat pada jendral xiu
" Disana terlihat banyak pohon tumbang dan batu-batu hancur serta banyak lubang disana bahkan banyak bercak darah disana namun tidak menemukan orang disana, dan setahuku pohon dan benda di hutan kematian sangatlah susah dihancurkan. yang saya bisa selidiki hanya itu saja yang mulia" ucap jenderal xiu
" Baiklah, kau sudah bekerja keras. kau bisa kembali " ucap Kaisar Tang.
setelah kepergian jenderal xiu Kaisar Tang termenung melihat arah jendela miliknya dan berpikir.
banyak bercak darah? batu hancur? pohon tumbang? tanah berlubang besar? hmmm ..
ini bukanlah kejadian kebetulan.... jika mendengar laporan jenderal xiu disana seperti tidak 1 orang .... tapi mungkin salah satunya kultivator hebat yang bersembunyi....
jika sudah begini, lebih baik aku diam tidak mencari gara gara, jika aku menganggunya pasti akan habis kerajaanku. Lebih baik , aku tidak menyulut bambu yang kering, batin Kaisar Tang.
...----------------...
Hutan kematian
Keesokannya kondisi dalam goa terlihat sepi dan akhirnya Xiao fei bangun terlebih dahulu dari mereka. Lalu, melihat mereka berdua yang masih tertidur dan memutuskan tak membangunkan mereka dan pergi begitu saja untuk mencari air untuk ia mandi karena tubuh sangat lengket .
" Dimana aku bisa mencari air disini" ucap Xiao fei
tak selang lama ia berjalan menelusuri hutan, akhirnya menemukan sumber mata air dan langsung merendamkan diri disana tanpa berpikir lama .
" Ehhh kenapa lukaku sembuh?? apa jangan jangan sumber mata air ini sangatlah berharga" ucap Xiao fei
__ADS_1
dan setelah ia mengganti pakaian baru yang ia simpan di cincin penyimpanan lalu mengambil 1 botol air tersebut dan tiba-tiba tubuh Xiao fei panas.
bomb
bomb
bomb
bomb
Dan benar adanya air ajaib, tiba-tiba Xiao fei menembus ranah yang sama seperti Bai zhi ranah Immortal emas sungguh mendapatkan rezeki berlimpah. Dan Xiao fei memutuskan pulang dan sambil mengambil buah untuk mereka yang masih tidur.
kini terlihat Bai zhi Dan feng yin bangun di waktu yang bersamaan dan mencari keberadaan pasien perempuan mereka tadi malam.
" Xiao fei bang-... " ucap Bai zhi yang terhenti melihat tidak ada dirinya.
mereka berdua bertanya tanya dan bahkan berdebat tak karuan melihat Xiao fei yang sudah hilang yang tak tahu keberadaannya, sehingga tiba-tiba Xiao fei sudah di goa melihat pertengkaran mereka berdua yang tak tahu bahwa Xiao fei sudah kembali.
" Kalian sedang apa?" ucap Xiao fei
mereka mendengar suara itu langsung menoleh kearah sumbernya " Xiao feii, kau darimana saja?? aku sangat panik kau sedang ter-...." ucap Bai zhi terhenti melihat tidak ada bekas luka.
" Kalian pakai ini lalu usapkan ke luka Kalian " ucap Xiao fei
Kalian tahu meraka melakukan sesuai dengan arahan Xiao fei dengan benar, wajah mereka serius terlihat berbeda saat bertarung saat ini terlihat sangat bodoh. Xiao fei susah payah menahan ingin tertawa.
" Ehh ...." ucap feng yin melotot melihat luka lebarnya lenyap tanpa bekas bersamaan dengan Bai zhi ekspresi mereka sama persis.
" aku memetik buah untuk kalian " ucap Xiao fei yang langsung duduk.
__ADS_1
di sela sela saat mereka makan buah " Bai zhi, saat kau membersihkan luka Xiao fei, dan aku pulang habis mencari herbal lalu aku melihat sesuatu. Kenapa kau membersihkan luka Xiao fei dengan menutup matamu dengan kain?" tanya feng yin dengan santainya
Deggg
" Apaaa?" teriak Xiao fei yang kaget mendengarnya
gluggg
" Ahhh... itt..u tidakkkk seperti yang kau bayangkan Xiao fei... aku hanya takuttt.... ahhhhh"ucap Bai zhi dengan terbata bata dan langsung meninggalkan tempat duduknya tadi
" Bai zhi.... kau tetap disana jangan bergerakkk" teriak Xiao
bruggg
belum sempat menjauh ternyata sudah kena pukul duluan dan sudah tak jadi tampan lagi, Xiao tak tega melukai Bai zhi mengoleskan air itu ke bagian luka Bai zhi lagi.
" Kalian terlihat pasangan kekasih " ucap feng yin dengan senyum kecutnya.
" Tidak" kompak mereka berdua
" Feng Yin- ahhh, mana mungkin aku suka sama naga licik itu" ucap Xiao fei dengan nada manja kesal dan mulai menjauh dari Bai zhi.
" Siapa kau bilang naga licik?" ucap Bai zhi
" siapa lagi selain kau.." balas Xiao fei
" sudah sudah, habiskan makan Kalian kita harus segera ke alam menengah " ucap feng yin yang berusaha menyidahi pertengkaran mereka berdua.
Bersambung.....
__ADS_1