Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat

Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat
Siapa mereka kakek


__ADS_3

Feng Yin yang sedang keluar ingin membuka pintu " Karena kau perlu menyebatabilkan emosi dan jangan berpikir bahwa memperlambat kepergian tentu saja tidak. Kau adalah sahabatku jadi itu hal harus di lakukan "ucap feng yin langsung berjalan pergi lalu di ikuti Bai zhi.


Sahabat? terdengar perkataan yang manis tapi tidak untukku, aku mencintaimu apa kau tahu feng yin, batin Xiao fei yang nampak sedih namun juga semangat.


5 Hari kemudian....


Xiao kini sudah dibawah sambil menunggu sahabatnya yang turun mungkin saja ia bangun terlalu pagi.


Dan tak lama Feng yin menuruni tangga dan disusul oleh bai zhi yang menyita perhatian para wanita, Xiao fei melihat itu ber denyut kesal.


" Lihat itu, wanita wanita itu sungguh ingin congkel matanya agar gk bisa melihat feng yin lagi" gumam Xiao fei dengan kesal


Xiao fei melihat feng yin mendekat mulai merubah raut muka yang kesal menjadi hal biasa biasa saja terlihat tidak ada hal yang terjadi.


" Xiao fei kau sudah disini apa sudah lama?" ucap Bai zhi lalu menuju ke kasir membayar tagihan kamar dan makanannya.


Xiao fei dan feng yin mereka menunggu Bai zhi membereskan pembayaran penginapan mereka dan Xiao fei berusaha mengobrol dengan feng yin walaupun dijawab dengan sangat menyebalkan, tapi dia orang yang ia cintai.


" Sudah selesai?" ucap feng yin


" Sudah tuan, mari kita berangkat" ucap Bai zhi.


...----------------...


Mereka kini berjalan keluar penginapan menuju gerbang perbatasan negara Ming yang lumayan cukup dekat dari penginapan mereka.


Kini tujuan mereka ada dinegara kerajaan Lei yang dipimpin Kaisar Lei Wuse yang terkenal ketampananya dan pengelolaan sistem militer yang kuat.


Fengyin, Xiao fei dan Bai zhi memutuskan untuk terbang saja agar mempersingkat waktu namun ada suara yang menyita perhatian feng yin.


treangg


booommm


Tang


Sontak feng yin berhenti terbang " Tuan muda apa yang terjadi, kita belum sampai di negara lei" ucap Bai zhi


" Aku mendengar suara pertarungan yang sengit" ucap Xiao fei.


" Ikuti aku" ucap feng yin sambil terbang kebawah menuju ke hutan dan berhenti di atas pohon yang besar


" Feng Yin kita tidak menolongnya?" ucap Xiao fei yang penasaran karena saat sampai hanya diam diatas pohon.


" Kita lihat dulu" balas feng yin yang singkat.


Terlihat pertarungan antara sekelompok orang dan 3 orang yang membawa kereta diantara mereka ada seorang seperti kakek kakek, seorang paman dan seorang anak kecil sekiranya umur 9 tahun.


" Pak tuaa, serahkan hebal yang kau bawa itu atau hanya kematian yang ada" ucap perampok yang menutupi wajahnya.


" Jika aku menyerahkan herbal langka ini juga kalian pasti akan membunuh kami bukan!!!" ucap kakek tua.


Dan terjadinya pertarungan sengit antara sekelompok pembunuh itu. jangan menyepelekan seorang kakek tapi dia kuat namun saja dia mempunyai luka jadi tak bisa bertahan lama.


Trang


trang

__ADS_1


boom


trakk


krakkk


" Menarik" ucap singkat feng yin.


Menarik apanya feng yin kau tak liat seorang kakek serbu 6 pembunuh bayaran kelas menengah itu?, batin Xiao fei yang tak paham jalan pikiran feng yin.


Uhukkk


bommm


Kakek itu terlempar di pohon besar dan mengeluarkan darah yang banyak dan sontak anak kecil itu langsung menolongnya.


" Kakek kau tidak apa-apa?" ucap anak kecil itu.


" Nona kecil cepat pergi dengan paman jangan hiraukan kakek" ucapnya


" Tidakkk!!! pergi bersama maka pulang harus bersama" ucap nona muda yang terisak


" Ingin pergi? jangan harap " ucap pembunuh itu langsung mengarahkan kekuatannya kakek dan anak kecil itu.


tranggg


booom


Lalu akhirnya dihadang oleh seorang paman yang dikira tidak mempunyai ilmu bela diri namun ternyata menunggu waktu yang tepat.


Dan akhirnya mereka bertarung dengan segit pohon pohon, tumbuhan bahkan hewan disana lari pergi dan tumbuhan terbebas dari ketajaman pedang paman itu.


Bomm


uhukkkk


" Aku tak akan kalah" ucap paman itu.


Paman itu mulai menggerakkan pedang seperti ingin menggunakan jurus terhebat miliknya itu tapi sang pembunuh tak tinggal diam.


" Hentikan diaa" ucap ketua pembunuh.


Pembunuh itu mulai menyusun formasi dengan rapi untuk bersiap menerima dan menyerang kembali.


Terlihat Spiritual pedang menjulang tinggi dan terlihat sangat tajam berbahaya di waktu yang bersamaan.


" Niat pedang?" ucap Bai zhi dengan kagetnya.


" Sungguh menarik bukan" balas feng yin


Niat pedang tidak sembarangan bisa pahami dengan sembarang karena perlu adanya pemahaman yang tinggi.


Bommm


kreakkkk


bommm

__ADS_1


Mereka terpental dari para pembunuh maupun paman itu semuanya terpental jauh dan sama-sama memuntahkan darah segar.


Kekuatan dan energi paman itu sudah terkuras karena menghadapi 6 pembunuh seorang diri sebaliknya pembunuh itu memang terluka tapi masih mempunyai kekuatan mungkin bisa membunuh 3 orang itu.


" Lindungi nona muda" ucap kakek itu.


Tiba-tiba para pembunuh berdiri dan mulai ingin menyerang ke arah mereka dengan sisa kekuatan mereka tapi.


Bommmm


bommm


Diserang dengan telapak surgawi yang berbentuk seperti tangan raksasa berwarna ke emasan menghantam para pembunuh sehingga mereka terlempar berbagai arah


" Xiao fei kau sembuh kan kakek itu , aku menyembuhkan paman ini dan kau Bai zhi jika perlu bunuh mereka" ucap feng yin.


" Baik tuan" balas Bai zhi dengan menuju pembunuh.


Bai zhi terlihat melangkah maju dan menggunakan kekuatannya mengumpulkan 6 pembunuh dengan mudahnya dan para pembunuh melihat perawakan Bai zhi agak merinding karena mereka sudah tak memiliki tenaga.


" Teknik pertama Pedang pengahancur" teriak Bai zhi langsung aura ketajaman pedang mulai menuju ke arah pembunuh.


mereka memasang formasi pertahanan dengan cepat dan berharap agar bisa bertahan sampai bala bantuan datang kepada mereka ber 6.


" Anak muda... auhukkk... jika kau membunuh kami kau akan di kejar dengan anggota pembunuh kelas atas" ucap ketua pembunuh itu dengan bertahan menggunakan formasi.


Bommm


Sang pembunuh pembunuh itu langsung terlempar tak bernyawa dan bersimbah darah dimana mana.


" Aku tak takut" ucap Bai zhi langsung berjalan pergi menuju ke arah feng yin.


Sepertinya terlihat feng yin dan Xiao fei sedang mengobati orang terluka itu dan terlihat menjadi lebih baik.


" Naga jelek kau sangat kejam" celetuk Xiao fei yang selesai mengobati kakek itu dan begitupun dengan feng yin.


" Ckkk kau selalu saja menyebutkan dengan emebel embel jelek bisakah dengan naga tampan atau naga Menawan hmm" ucap Bai zhi yang mulai berlagak kembali.


Saat Xiao fei ingin menjawab baju bawah Xiao fei di tarik oleh nona muda dan Xiao langsung jungkok kembali.


" Ada apa adik kecil?" tanya Xiao fei.


" Kakak cantik apa paman dan kakek akan sembuh" ucap nona muda itu.


" Tentu saja, ini kakak berikan obat minum 3x sehari dengan rutin makan 3 hari mereka akan sembuh" ucap Xiao fei dengan menyerahkan bahan obat obatan.


" Mari kita pergi" ucap feng yin yang melangkah maju.


" Tuan tuan dan nona kami bisa mengantarkan anda kemanapun." ucap kakek itu


" Kita akan ke negara lei -...." ucap Bai zhi terpotong.


" Kami bisa pergi sendiri tuan Ye dan tuan Li. Kita akan bertemu kembali jika berjodoh" jawab feng yin yang terbang menjauh yang disusul oleh Xiao fei dan Bai zhi di belakangnya.


" Siapa mereka kakek?" ucap nona muda itu.


" Mereka sepertinya pendekar hebat bahkan mengetahui identitas kakek bahkan paman. sudah mari kita cepat kembali" ucap kakek itu.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2